Jakarta, CNN Indonesia -- PT Bio Farma (Persero) mengklaim produk PCR kumur Bio Saliva hasil kerja sama GSI Lab dengan Bio Farma dan Nusantics memiliki kemampuan untuk mendeteksi sampai 10 varian virus SARS-CoV-2 atau covid-19.

Sekretaris Perusahaan Bio Farma Bambang Heryanto merinci 10 varian tersebut di antaranya adalah varian B 1.617.2 (Delta), B 1.617.1 (Kappa), B117 (Alpha), B1351 (Beta), P1 (Gamma), B1525 (Eta), B1526 (Iota), B1466.2 (varian Indonesia), B 1.427/29 (Epsilon), dan varian C.37 (Lambda).

"Sampai saat ini belum ada produk alat uji covid-19 di Indonesia yang dapat mendeteksi 10 varian mutasi covid-19," kata Bambang, Sabtu (3/7).

Bambang mengatakan PCR kumur Bio Saliva telah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan pada 1 April 2021 dengan Nomor KEMENKES RI AKD 10302120673.

Ia juga menyebut PCR kumur dapat berkontribusi meningkatkan kapasitas tracing nasional. Sebab, bisa mendeteksi hingga angka CT 40 dengan tingkat sensitivitas hingga 93,57 persen.

Selain itu, PCR kumur tersebut bisa diberikan kepada anak-anak sampai lansia. Proses pengambilan sampel PCR kumur pun terbilang praktis sehingga, memungkinkan pengambilan sampel dalam jumlah yang sangat besar tanpa perlu menambah tenaga medis.

"Hal ini menjadikan Gargle-PCR sebagai alternatif selain gold standard Swab Nasofaring-Orofaring menggunakan PCR Kit yang memiliki sensitivitas hingga 95 persen," terang dia.

Namun demikian, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi memastikan sampai saat ini hanya ada dua tes yang terbukti efektif, PCR swab dan antigen yang memenuhi standar serta rekomendasi Badan Kesehatan Dunia (WHO).

"Kalau sampai saat ini kita mengikuti rekomendasi WHO ya di mana pemeriksaan PCR swab dan rapid antigen," kata Nadia.

Meski belum standar WHO, layanan tes PCR Kumur ini diketahui sudah dibuka sejak Jumat (2/7). Dalam unggahan Instagram resminya @gsilab.id menjelaskan, tata cara tes PCR Kumur melalui empat tahap.

Pertama, orang yang akan menjalani tes diminta menarik nafas dan batuk keras. Kedua, orang itu diminta memasukkan cairan khusus ke dalam mulut. Cairan itu harus dikumur-kumur sebanyak tiga kali.

Ketiga, ludah yang sudah bercampur cairan dimasukkan ke dalam satu wadah. Keempat, cairan di wadah tersebut akan dipindahkan ke tube lain.

Ada dua titik yang menyediakan tes kumur itu, yakni di GSI Lab Cilandak yang beralamat di Jl. RA Kartini Nomor 34, Cilandak, Jakarta, serta di GSI Lab Sintesa Kuningan yang beralamat di Jl. Setiabudi Selatan No.17, Lapangan Parkir Menara Duta.

Biaya tes PCR kumur dihargai Rp799 ribu per orang. Hasil tes keluar di hari yang sama jika tes dilakukan sebelum pukul 12.30 WIB.

 

(khr/bir)
Diterbitkan di Berita

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dubes Indonesia Tantowi Yahya membagikan kisah sukses Selandia Baru mengatasi Covid-19.  Ada tiga hal yang dilakukan Selandia Baru ketika kasus Covid pertama ditemukan.

“Kami mengikut berita Covid-19 di tanah air dari luar negeri. Kita sepertinya sedang menunggu undian, sooner or later pasti akan mendapatkan itu.,” ujar Tantowi di akun Instagramnya, Kamis, (1/7/2021).

Tantowi menyebutkan, dengan penuh kepedihan dan keprihatinan dirinya mengikuti perkembangan kasus Covid dia Tanah Air. Ia menyebut, bisa belajar dari pemerintah Selandia Baru yang dianggap salah satu negara yang sudah keluar dari kasus Covid-19. 

Pertama, tutup perbatasan yang kedua lockdown lokal maupun nasional. Ketiga partisipasi mayarakat melaluti tim yang disebut dengan tim lima juta orang. Lima juta orang itu adalah keseluruhan penduduk Selandia Baru.

Setiap orang mempunyai peran masing-masing untuk mendukung pemerintah dalam merespon Covid-19.  Menurut Tantowi, di Selandia Baru tidak semuanya rakyat mendukung kebijakan pemerintah.

Ada oposisi yang sangat kuat di parlemen. Namun ketika  itu menyangkut  kepentingan bersama, keselamatan bersama maka tidak ada seorang pun yang berpendapat berbeda atau melakukan aksi melawan kebijakan pemerintah.

“Barangkali poin  ketiga inilah yang menjadi sumber utama kesuksesan negeri ini dalam menanggulangi Covid-19, Inshaa Allah hal-hal baik yang kami share dari penanganan selama kami berada di Selandia Baru selama Covid ini berlangsung dapat menadi inspirasi saudara-saudaraku rakyat Indonesia dimanapun Anda berada.

“Kita harus bersatu tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah  dalam merespon Covid -19 ini. Pandemi ini perlu kerja bersama perlu kekompokaan perlu kesatuan pemikiran dan aksi untuk asia bersama-seama keluar bersama-sama dari krisis ini. Inshaa Allah Tuhan selalu bersama kita dan krisis ini akan sager berakhir,” pungkasnya.

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Sesmawati

Diterbitkan di Berita

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Agama akan menyiapkan Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, untuk dijadikan sebagai rumah sakit darurat sementara, dalam menangani pasien COVID-19 dengan gejala sedang dan berat.

"Kami bersepakat, menjadikan Gedung Arafah yang selama ini digunakan oleh RS Haji untuk perawatan pasien COVID-19 dengan gejala sedang dan berat, ditingkatkan sarana prasarananya agar bisa menjadi RS Darurat," ujar Sekjen Kemenag Nizar dalam keterangan tertulisnya, Sabtu.

Rencana menjadikan asrama haji Pondok Gede menjadi RS Darurat sementara merupakan hasil pembicaraan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Menteri BUMN Erick Tohir beberapa waktu lalu.

Jajaran di Kemenag kemudian menindaklanjutinya dengan menggandeng Petra Medika, anak perusahaan PT Pertamina yang bergerak pada layanan kesehatan untuk menyiapkan tenaga kesehatan dan segala fasilitas penanganan.

"Rencana, hari ini akan dilakukan survei lokasi dan diharapkan peralatan pemeriksaan kesehatan dari Perta Medika bisa segera dipasang," kata dia.

Menurut Nizar, dalam mengatasi lonjakan kasus COVID-19 serta RS yang sudah tak bisa menampung pasien lagi, dibutuhkan tempat baru yang dapat dijadikan ruang penanganan COVID-19.

Apabila membangun, tentu butuh waktu. Karenanya, kedua pihak bersepakat untuk meningkatkan layanan di gedung Arafah asrama haji Pondok Gede sebagai RS darurat.

"Kebetulan, layout kamar dan struktur bangunan gedung Arafah menyerupai rumah sakit, sehingga diharapkan dapat memudahkan proses optimalisasi fungsinya sebagai RS darurat," kata dia.

Ia berharap keberadaan RS darurat di asrama haji Pondok Gede ini bisa ikut memudahkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, utamanya bagi pasien COVID-19 dengan gejala sedang dan berat.

"Ini bagian kehadiran Kemenag dan komitmen BUMN dalam membantu masyarakat," kata dia.

Sebelumnya, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi menyatakan sebanyak 3.308 kamar dari 26 asrama haji di seluruh Indonesia siap digunakan sebagai ruang isolasi pasien COVID-19 menyusul melonjaknya angka penularan virus berbahaya tersebut.

"Ada sebanyak 3.308 kamar yang siap digunakan untuk pasien COVID-19. Kira-kira dapat menampung sebanyak 10 ribuan orang," kata dia.

Menurut dia, Kemenag hanya mampu menyiapkan kamar isolasi, sementara tim pendukung seperti tenaga medis, obat-obatan, dan makanan harus berkoordinasi dengan Gugus Tugas COVID-19, BNPB, Kodam, dan Dinas Kesehatan setempat.

"Sementara tenaga medis, obat-obatan, tenaga pengamanan dan konsumsi diserahkan kepada pemda dan dinas kesehatan masing-masing," kata dia.

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Diterbitkan di Berita

Angga Yudha Pratama Merahputih.com - Kasus positif COVID-19 harian kembali memecahkan rekor sejak awal pandemi terjadi di Tanah Air. Per Jumat (2/7), Kasus positif bertambah 25.830 orang.

Penambahan tersebut menyebabkan total kasus COVID-19 di Indonesia saat ini mencapai 2.228.938 orang

Data yang sama juga menunjukkan penambahan 11.578 pasien sembuh dalam waktu 24 jam terakhir. Dengan demikian, jumlah pasien COVID-19 yang sembuh hingga saat ini mencapai 1.901.865 orang. 

Kemudian, jumlah pasien yang meninggal setelah terpapar juga bertambah. Pada periode 1 Juli-2 Juli 2021, ada 539 pasien COVID-19 yang meninggal. Jumlah ini juga tercatat sebagai angka kematian tertinggi selama pandemi berlangsung.

 

Petugas memberikan paket bahan pangan ke warga yang menjalani isolasi mandiri di Jalan As-Syafiiyah, Cipayung, Jakarta, Jumat (28/5/2021). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.
Petugas memberikan paket bahan pangan ke warga yang menjalani isolasi mandiri di Jalan As-Syafiiyah, Cipayung, Jakarta, Jumat (28/5/2021). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.
 
 

Dengan demikian, kasus kematian mencapai 59.534 orang sejak awal pandemi. Selanjutnya, tercatat ada 267.539 kasus aktif COVID-19.

Kasus aktif yakni pasien yang masih terkonfirmasi positif virus corona, dan menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri. 

Selain itu, pemerintah juga mencatat 135.043 orang berstatus suspek. Sejauh ini, kasus COVID-19 sudah berdampak pada 510 kabupaten/kota dari 34 provinsi atau seluruh wilayah Indonesia.

Ini berarti sudah lebih dari 99 persen wilayah di Tanah Air yang mencatat penularan virus corona. (Knu)

Diterbitkan di Berita

Jakarta, Beritasatu.com – Anggota DPR Guspardi Gaus dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Hal ini terkait sikap politikus Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut yang menolak dikarantina usai pulang dari luar negeri dalam rangka kunjungan kerja (kunker).

“Kami mendapat info adanya penyampaian laporan dari Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) atas Saudara Guspardi Gaus,” kata Wakil Ketua MKD Habiburokhman kepada wartawan, Jumat (2/7/2021).

Habiburokhman menyatakan pihaknya belum dapat mempelajari laporan tersebut. Sebab, MKD masih lockdown akibat empat orang staf dinyatakan positif Covid-19.

“Kami belum bisa mempelajari substansi laporan soal apa, karena MKD sendiri sedang lockdown terkait status empat staf MKD yang dinyatakan positif Covid-19,” ucap Habiburokhman.

Diketahui, Guspardi Gaus menolak dikarantina dengan alasan harus segera mengikuti rapat Panitia Khusus (pansus) Rancangan Undang-Undang Otonomi Khusus (otsus) Papua.

MKD juga mendapat informasi bahwa sebenarnya Guspardi sudah ditegur oleh Ketua Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay. Habiburokhman menyatakan situasinya memang agak rumit.

Di satu sisi, pihaknya memahami Guspardi sangat berkomitmen menjalankan tanggung-jawab kedewanannya. Sebab, Pansus Otsus Papua dikejar deadline pengesahan RUU Otsus Papua.

Di sisi lain, mekanisme rapat saat ini belum bisa merespons situasi pandemi yang memburuk secara drastis sejak awal Juni. Sampai sekarang, DPR masih memberlakukan aturan rapat hybrid di DPR. Kehadiran fisik anggota DPR dibatasi hanya 25%.

Lalu kapan laporan terhadap Guspardi akan dilakukan? Habiburokhman mengatakan pihaknya masih menunggu aturan teknis penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di lingkungan DPR.

“Karena ada ketetapan WFH 100 %, belum ada kejelasan tata cara pelaksanaan tugas MKD jika ada laporan yang masuk,” demikian Habiburokhman.

 

 

Diterbitkan di Berita

MURIANEWS, Kudus – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kudus kembali mencatat penamabahan pasien sembuh pada Kamis (1/7/2021) malam. Jumlah pasien sembuh lebih banyak dari pasien konfirmasi baru, sehingga kasus aktif di Kudus kembali menurun.

Jumlah pasien sembuh tercatat sebanyak 229 orang, sementara kasus baru sebanyak 104 orang. Satgas juga mencatat ada 14 pasien corona yang meninggal dunia.

“Sehingga kini jumlah pasien aktif menurun ke 1.312 orang, dibanding hari sebelumnya yakni sebanyak  1.451 orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Badai Ismoyo, Jumat (2/7/2021).

Sementara untuk akumulasi, lanjutnya, hingga Jumat pagi, sudah ada sebanyak 11.688 orang yang terkonfirmasi Covid-19. Untuk jumlah pasien sembuh, kini beradai di angka 9.137 orang. Kemudian pasien meninggal berada di angka 1.178 orang.

“Sementara jumlah pasien aktif adalah yang kami sebutkan tadi, 1.312 orang. Dari jumlah itu, 1.021 orang menjalani isolasi mandiri, dan 291 lainnya dalam perawatan di rumah sakit,” rincinya.

Kabupaten Kudus, lanjut Badai, juga masih ada sebanyak 207 suspek yang masih menunggu hasil swab-PCR, dan 189 probable. “Oleh karena itu kami harapkan masyarakat bisa melaksanakan disiplin protokol kesehatan secara baik dan benar,” katanya.

Penerapan prokesnya, seperti rajin mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. “Sehingga bisa memutus rantai penularan virus ini,” lanjut Badai.

Para pasien yang kini menjalani isolasi pun diharapkan bisa melaksanakannya dengan sungguh-sungguh. Sehingga klaster keluarga bisa dihindari. “Pasien yang tengah dirawat juga kami upayakan kesembuhannya,” jelas dia.  

Reporter: Anggara Jiwandhana Editor: Ali Muntoha


Diterbitkan di Berita

Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui, pihaknya sempat berkirim surat ke sejumlah kantor duta besar di Jakarta guna menggalang donasi bantuan penanganan Covid-19.

Pernyataan Riza merespons sebuah salinan surat berkop Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang beredar. Berbahasa Inggris, surat tersebut ditujukan untuk kantor duta besar di Jakarta berisi permintaan donasi bantuan Covid-19.

Surat diteken Kepala Biro Kerja Sama Pemprov DKI Jakarta Andhika Permata pada 28 Juni 2021. "Tentu kita mengajak semua masyarakat berkolaborasi bersama untuk saling membantu, satu sama lain," kata Riza kepada wartawan, saat dimintai konfirmasi, Kamis (1/7) malam.

Namun, katanya, surat sebetulnya bukan hanya ditujukan untuk kantor dubes, melainkan semua perkantoran swasta di Jakarta. Menurut dia, upaya itu dilakukan agar penanganan pandemi bisa dilakukan bersama.

Para duta besar juga diminta ikut dalam memenuhi kebutuhan ekstensi rumah sakit yang menangani Covid-19 di Jakarta.Sebelumnya, lewat surat tersebut, Pemprov DKI mengajak para duta besar mengisi perabotan di Rusun Nagrak Cilincing, Jakarta Utara.

Rusun tersebut diketahui baru dibuka sebagai tempat isolasi terpusat pasien Covid-19. "Itu bukan ke dubes, itu disampaikan ke seluruh elemen. Nanti dicek ke Pak Sekda persisnya," kata Riza.

(thr/ugo)

Diterbitkan di Berita

Danu Damarjati - detikNews Jakarta - Seharian ini, muncul 24.836 kasus baru COVID-19 dari seluruh Indonesia. Ini adalah catatan tertinggi sepanjang sejarah COVID-19 di Indonesia. Rekor tertinggi kasus baru COVID-19 yang tercatat 21.807 kasus pada 30 Juni kemarin terpecahkan.

Kewaspadaan terhadap COVID-19 perlu ditingkatkan. Data penambahan kasus Corona ini disampaikan melalui akun Instagram resmi Kementerian Kesehatan RI, Kamis (1/7/2021).

Data diperbarui setiap hari dengan cut off setiap pukul 12.00 WIB. Dengan adanya tambahan 24.836 kasus baru, total kumulatif kasus terkonfirmasi COVID-19 di Indonesia sejak Maret 2020 hingga hari ini berjumlah 2.203.108 kasus.

Sementara ini, kasus aktif COVID-19 hari ini bertambah 14.458 kasus sehingga menjadi 253.826 kasus aktif. Angka pasien Corona yang dinyatakan sembuh khusus hari ini ada 9.874 orang.

Total pasien Corona yang dinyatakan sembuh hingga saat ini berjumlah 1.890.287 orang. Kabar duka, ada 504 pasien Corona meninggal dunia hari ini. Total jumlah pasien COVID-19 di Indonesia yang meninggal dunia sebanyak 58.995 orang.

Hari ini, pemerintah memantau 131.329 kasus suspek Corona. Jumlah spesimen COVID-19 yang diperiksa pemerintah hari ini berjumlah 155.191 spesimen.

Pemerintah terus mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penularan COVID-19. Masyarakat diminta berdisiplin memakai masker, rajin mencuci tangan memakai sabun, dan menjaga jarak.

(dnu/dnu)

Diterbitkan di Berita

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews Jakarta - Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai keras dalam memberikan arahan di rapat kabinet mengenai penanganan COVID-19. Jokowi disebut selalu menekankan soal penyelesaian target di lapangan.

"Bapak Presiden sekarang agak keras memberikan peringatan bahwa yang penting sebetulnya apa pun konsep yang kita gunakan untuk menyelesaikan COVID ini sebetulnya adalah penyelesaian di lapangan," kata Muhadjir saat membuka Rakornas KPAI secara virtual, Rabu (30/6/2021).

Muhadjir menyebut Jokowi selalu memberikan arahan mengenai pentingnya eksekusi target di lapangan. Konsep dinilai menjadi percuma ketika tak direalisasikan di lapangan.

"Biar rapatnya berkali-kali, berbusa-busa, menghitung angka-angka, tetapi kalau di lapangan tidak bergerak, tidak jalan seperti biasa, tidak berjalan seperti yang seharusnya, ya tidak akan selesai masalah ini.

Karena itu, Bapak Presiden selalu wanti-wanti sekarang yang menjadi perhatian beliau serius, setiap rapat setahu saya setiap rapat kabinet, yaitu pelaksanaan di lapangan, pelaksanaan di lapangan, pelaksanaan di lapangan," ujar Muhadjir.

"Itulah cara kemudian vaksinasi besar-besaran, percepatan vaksinasi. Jadi sudahlah akhiri kita dengan berbagai skenario karena skenario-skenario itu tidak akan berjalan seperti biasa kalau tidak dilaksanakan di lapangan," sambung Muhadjir.

Penekanan mengenai pentingnya pengawasan lapangan juga disampaikan Jokowi saat meninjau lokasi PPKM Mikro di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, seperti disiarkan akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (25/6). Jangan sampai, kata Jokowi, suatu kebijakan tak berjalan di level bawah.

"Yang diperlukan sekarang ini tindakan lapangan, pengawasan lapangan, kontrol lapangan berjalan atau tidak berjalan, percuma kita membuat sebuah kebijakan policy, tetapi di bawah tidak berjalan," kata Jokowi.

Jokowi senang PPKM Mikro di RW 01 Rawasari, Cempaka Putih, Jakpus, ini berjalan baik. Kunjungan mendadak Jokowi itu semata-mata untuk memastikan penerapan PPKM Mikro.

"Ini yang kita harapkan di semua provinsi berjalan seperti ini sehingga keyakinan itulah yang akan kita pakai dalam rangka kebijakan-kebijakan selanjutnya. Saya rasa kedatangan saya mendadak itu satu, ingin kepastian mengenai pelaksanaan PPKM Mikro, itu saja," ujar Jokowi.

 

(knv/haf)

Diterbitkan di Berita

sindonews.com CANBERRA - Pemerintah negara bagian Australia , New South Wales (NSW) mengatakan, varian delta COVID-19 yang sangat menular menginfeksi dengan cepat (superspreader) semua orang yang menghadiri pesta ulang tahun di Sydney kecuali enam orang yang telah divaksinasi.

Pesta West Hoxton - digambarkan sebagai acara "Superspreader" - telah menjadi salah satu peristiwa penularan paling signifikan di NSW dengan 24 dari 30 peserta semuanya dinyatakan positif COVID-19.

Virus itu akan memiliki tingkat penularan hampir 100 persen jika bukan karena enam orang yang menghadiri pesta telah menerima vaksinasi.

"Untuk menekankan betapa pentingnya vaksinasi...tidak satu pun dari 24 orang itu yang divaksinasi," kata Menteri Kesehatan NSW Brad Hazzard.

"Saya juga dapat memberi tahu bahwa enam petugas kesehatan yang menghadiri pesta, yang telah divaksinasi lengkap, tidak satu pun dari orang-orang itu yang terinfeksi," imbuhnya seperti dikutip dari ABC News, Kamis (1/7/2021).

Hazzard mengatakan ada juga seorang pekerja perawatan lanjut usia di acara tersebut yang menerima dosis pertama mereka yang juga tidak tertular virus.

"Jelas, ini adalah situasi yang sedang berlangsung... tetapi indikasi awal dan kuat dari pihak itu adalah jika Anda divaksinasi, Anda jauh lebih mungkin untuk tidak terinfeksi COVID-19," ujarnya.

"Pesan singkatnya adalah, dapatkan vaksinasi," imbaunya. Perdana Menteri Gladys Berejiklian kembali menekankan bahwa vaksin COVID-19 sangat penting bagi NSW untuk kembali ke kehidupan normal.

Berejiklian mengatakan vaksinasi telah bertahan dengan sangat baik terhadap varian ini meskipun negara bagian mencatat 130 kasus sejak 16 Juni.

"Yang kami tahu adalah bahwa vaksin itu efektif dalam mencegah orang terkena penyakit serius," ucap Berejiklian.Meski tidak tertular, keenam orang itu masih dikenakan perintah penguncian.

"Mendapatkan vaksinasi tidak berarti Anda tidak mendapatkannya atau tidak akan menularkannya," tegas Berejiklian.

Dalam kesempatan itu, Bereijklian pun menegur mereka yang masih ragu terhadap vaksin yang meluas di NSW, menunjuk pada sejumlah besar orang yang mendaftarkan minat mereka untuk mendapatkan dosis pertama mereka.

Untuk alasan ini, Berejiklian menolak memberikan insentif seperti di Amerika Serikat (AS) di mana bisnis swasta dan pemerintah menawarkan bir dan acara gratis kepada yang divaksinasi.

"Sampai kita memiliki cukup vaksin untuk semua orang yang menginginkan vaksin untuk meminumnya, tidak adil untuk memiliki insentif," ujarnya.

"Banyak orang menginginkan vaksin tetapi mereka belum memiliki akses ke sana," imbuhnya, menambahkanakan adalebih banyak dosisyang tersedia dalam beberapa minggu ke depan.

(ian)

Diterbitkan di Berita