VIVA – Kehadiran Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan dalam pertemuan pimpinan partai politik (parpol) dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara menegaskan bahwa partai itu kini jadi parpol pendukung pemerintah. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi.

"Tadi Ketua umum PAN Zulkifli Hasan didampingi Sekjen Eddy Soeparno hadir di Istana, bertemu dengan partai koalisi bersama Presiden Jokowi. Hadir sebagai partai koalisi pendukung pemerintah," kata Viva Yoga dilansir dari Antara, Kamis, 26 Agustus 2021. 

PAN sejak kepemimpinan Zulkifli Hasan, lanjut dia telah menegaskan sebagai partai politik pendukung pemerintah dan ikut sebagai partai koalisi.

Menurut dia, pertemuan para pimpinan parpol tersebut tidak membicarakan terkait komposisi kabinet karena merupakan kewenangan dan hak prerogatif Presiden. Viva Yoga menjelaskan, Zulkifli menyampaikan masukan kepada Presiden Jokowi khususnya terkait penanganan pandemi COVID-19.

"PAN mendukung penanganan pemerintah soal pemberantasan pandemi COVID-19, terutama soal kebijakan PPKM, protokol kesehatan, dan mempercepat program vaksinasi untuk dapat menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity," ujarnya.

Dia juga menegaskan, PAN mendukung pemerintah dalam mempercepat program pemulihan ekonomi nasional melalui bantuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan kebijakan ekonomi yang dapat menstimulasi pertumbuhan ekonomi nasional.

Sebelumnya, Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebutkan, pertemuan Presiden Joko Widodo dengan para ketua umum partai politik pendukung pemerintah pada Rabu petang dapat memperkuat gotong royong dalam mengatasi pandemi COVID-19.

Hasto mengatakan, PDI Perjuangan menyambut baik pertemuan yang dilaksanakan secara periodik antara Presiden Jokowi dengan Para Ketua Umum Parpol pendukung pemerintah didampingi para Sekjen Partai.

"Pertemuan kali ini selain dihadiri Ketum dan Sekjen dari PDI Perjuangan, Gerindra, Golkar, PKB, NasDem, PPP, juga dihadiri PAN. Semangat bergotong royong dan memberikan energi positif bagi Pemerintah untuk menangani Pandemi sangat terasa," kata Hasto.

Seluruh Ketum Parpol yang hadir, lanjut dia, merasakan pentingnya gotong royong seluruh komponen bangsa, dan apa yang telah dilakukan oleh Presiden Jokowi di dalam mengatasi pandemi sudah pada track yang benar. (Ant)

Diterbitkan di Berita

KALTIM, POSKOTA.CO.IDMenteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya mendukung penuh agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) berani memindahkan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur.

Menurut Prabowo, pemindahan IKN ke Kalimantan Timur merupakan langkah yang strategis dan memang sudah harus dilakukan demi segera memisahkan pusat pemerintahan dari pusat ekonomi negara.

“Kita harus ada keberanian untuk memindahkan ibu kota, memisahkan pusat pemerintahan dari pusat keuangan, perdagangan, industri,” kata Prabowo Subianto ketika sedang menemani Presiden Jokowi memantau akses sodetan menuju IKN pada Selasa (24/8/2021).

Pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur dinilai Prabowo sudah melewati segala pertimbangan dan studi yang matah sehingga langkah pemindahan ini sudah harus diwujudkan.

“Saya kira ini saya sangat mendukung, saya menyarankan kepada Presiden bahwa kita harus teruskan Pak, begitu saran saya, dan Menteri PU juga sudah meyakinkan bahwa ini memang persiapannya sudah sangat matang,” pungkas Prabowo.

Presiden Joko Widodo juga sudah meninjau langsung sodetan akses jalan menuju rencana ibu kota negara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur. Sodetan akses tersebut berlokasi di Jalan Tol Balikpapan-Samarinda KM 14 yang dilewati Presiden dalam perjalanan dari Kota Samarinda ke Kota Balikpapan pada Selasa (24/8/2021).

“Kita melihat ini melihat lebih detail lagi karena untuk membangun ibu kota baru yang paling penting adalah infrastruktur menuju ke sana dulu untuk nanti membawa logistik,” ujar Presiden di lokasi.

Dalam peninjauan tersebut, Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 15.33 WITA dan tampak didampingi oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. 

Ketiganya tampak berdiskusi seraya melihat peta dan meninjau langsung dengan menggunakan teropong.

“Tadi saya dengan Pak Menhan dengan Pak Menteri PUPR untuk melihat secara detail juga. Tadi kita diskusi mengenai kira-kira di mana pelabuhan, di mana airport. Kalau kita melihat ke lapangan seperti ini akan lebih mudah. Itu saja,” ucapnya menambahkan. (cr03)

Diterbitkan di Berita

Dalam peninjauan tersebut, Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 15.33 WITA dan tampak didampingi oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Ketiganya tampak berdiskusi seraya melihat peta dan meninjau langsung dengan teropong.

"Tadi saya dengan Pak Menhan dengan Pak Menteri PUPR untuk melihat secara detail juga. Tadi kita diskusi mengenai kira-kira di mana pelabuhan, di mana airport. Kalau kita melihat ke lapangan seperti ini akan lebih mudah. Itu saja," lanjutnya.

Menhan Prabowo menyampaikan saran kepada Presiden bahwa lokasi calon IKN merupakan lokasi yang strategis. Menurutnya, harus ada keberanian untuk memindahkan ibu kota sehingga bisa memisahkan pusat pemerintahan dari pusat ekonomi.

"Kita harus ada keberanian untuk memindahkan ibu kota, memisahkan pusat pemerintahan dari pusat keuangan, perdagangan, industri," ungkap Menhan.

Menhan menilai, pemindahan ibu kota negara sudah disiapkan dengan matang melalui berbagai studi dan pertimbangan. Untuk itu, pihaknya juga mendukung rencana tersebut untuk diteruskan.

"Saya kira ini saya sangat mendukung, saya menyarankan kepada Presiden bahwa kita harus teruskan Pak, begitu saran saya, dan Menteri PU juga sudah meyakinkan bahwa ini memang persiapannya sudah sangat matang," jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor, menyebut bahwa pemerintah dan masyarakat Kalimantan Timur berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo atas penetapan titik simpang sodetan ke arah IKN.

Menurutnya, akses tersebut nantinya akan memberikan kecepatan bagi mobilitas masyarakat dari Kota Balikpapan dan Samarinda ke arah ibu kota negara.

"Kalau dukungan pemerintah daerah pasti sudah sangat kami lakukan kepada masyarakat bersama-sama. Kawasan ini adalah kawasan hutan dan lahan negara, jadi tidak ada masalah dengan lahan," ujar Gubernur Kalimantan Timur.

Diterbitkan di Berita

JAKARTA, REQNews - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyoroti efek penggunaan baju adat Baduy oleh Presiden Jokowi pada Sidang Tahunan MPR RI 16 Agusus 2021 lalu.

Diungkapkan Sandi, gara-gara hal tersebut, pakaian adat Suku Baduy laris terjual di berbagai marketplace. Bahkan, kata Sandi, tas yang dipakai oleh Jokowi sudah habis di berbagai tempat dan sulit ditemukan.

"Kemarin saya dapat laporan stok tasnya habis di seluruh platform e-commerce, habis semua," kata Sandiaga, dikutip Selasa, 24 Agustus 2021.

Menurut Sandi, saat Jokowi sedang pidato, ada 300 juta orang yang melihatnya. Foto-foto Jokowi yang tersebar di berbagai media sosial lantas memberikan dampak baik pihak-pihak yang menjual baju tersebut.

Sandi pun optimistis, larisnya penjualan baju adat Suku Baduy ini menjadi bukti kembali pulih dan tumbuhnya sektor ekonomi Indonesia di masa pandemi.

Diterbitkan di Berita

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada hari ini, Kamis (19/8/2021) bertolak menuju Provinsi Jawa Timur guna melakukan kunjungan kerja.

Menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, Jokowi dan rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 08.00 WIB.

Setibanya di Pangkalan TNI AU Iswahjudi, Kabupaten Madiun, Presiden disambut oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nico Afinta.

Agenda kerja pertama yang akan dilakukan Jokowi pada kunjungan ini adalah meninjau vaksinasi Covid-19 bagi pelajar di SMPN 3 Mejayan, Kabupaten Madiun.

 

Presiden Joko Widodo Melakukan Kunjungan Kerja ke Jawa Timur. (Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev)
Foto: Presiden Joko Widodo Melakukan Kunjungan Kerja ke Jawa Timur. (Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev)
Presiden Joko Widodo Melakukan Kunjungan Kerja ke Jawa Timur. (Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev)

 

Selepas itu, Jokowi akan menuju Gang Kampung Pesilat, Kelurahan Krajan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dari rumah ke rumah bagi masyarakat.

Pada siang harinya, Jokowi diagendakan untuk memberikan pengarahan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Provinsi Jawa Timur di Pendopo Ronggo Djoemeno, Kabupaten Madiun.

Jokowi pun dijadwalkan akan mengunjungi pabrik pengolahan porang milik PT Asia Prima Konjac, dan menyaksikan peletakan batu pertama perluasan pabrik.

Turut mendampingi Jokowi dalam penerbangan menuju Provinsi Jawa Timur antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.

Kemudian, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Brigjen TNI Tri Budi Utomo, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

(cha/cha)

Diterbitkan di Berita

alinea.id Presiden Amerika Serikat Joe Biden telah mengirimkan ucapan selamat atas perayaan Hari Ulang Tahun ke-76 Republik Indonesia kepada Presiden Joko Widodo.

"Atas nama AS, saya mengucapkan salam hangat kepada Anda dan rakyat Indonesia yang merayakan HUT Kemerdekaan ke-76 RI pada tanggal 17 Agustus," tutur Biden seperti dikutip dari keterangan resmi Kedutaan Besar AS di Indonesia.

Lebih lanjut, Biden menyatakan bahwa AS sangat menghargai kepemimpinan demokratis Indonesia di kawasan Indo-Pasifik. 

"Kemitraan strategis yang erat di antara kedua negara kita kini semakin penting dibanding sebelumnya," lanjutnya. Biden menyampaikan harapannya agar AS dan Indonesia dapat semakin mempererat hubungan kerja sama mereak.

"Kami menantikan untuk bekerja sama guna mempererat hubungan ekonomi dan hubungan antarrakyat kedua negara, melawan pandemik Covid-19, mendorong pemulihan hijau, serta mempromosikan perdamaian dan stabilitas di seluruh Indo-Pasifik dan kawasan-kawasan lainnya," ungkap Biden.

Diterbitkan di Berita
Tim detikcom - detikFinance Jakarta -  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merampungkan pembangunan 4 bendungan baru di sejumlah provinsi untuk memperkuat ketahanan air dan pangan nasional.

Empat bendungan multifungsi tersebut siap diresmikan untuk menambah suplai air irigasi pertanian, penyediaan air baku dan pengendalian banjir. Pertama, Bendungan Way Sekampung di Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung.

Kedua, Bendungan Bendo di Kabupaten Ponorogo Provinsi Jawa Timur. Ketiga, Bendungan Paselloreng di Kabupaten Wajo Provinsi Sulawesi Selatan, dan keempat, Bendungan Kuningan di Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat.

Bendung Gilireng sebagai sistem irigasi yang airnya bersumber dari Bendungan Paselloreng juga siap diresmikan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan empat bendungan tersebut merupakan bagian Proyek Strategis Nasional (PSN) sebagaimana disebutkan dalam Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020 tentang Percepatan Pelaksanaan PSN yang bertujuan untuk peningkatan volume tampungan air sehingga suplai air irigasi ke lahan pertanian terus terjaga, penyediaan air baku dan pengendalian banjir.

"Pembangunan bendungan akan diikuti dengan pembangunan jaringan irigasinya, sehingga dengan adanya suplai air yang kontinu dari bendungan, petani yang sebelumnya hanya satu kali tanam setahun, bisa bertambah menjadi 2-3 kali tanam," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan resminya, dikutip Senin (16/8/2021).

Lalu kapan bakal diresmikan?

"Pada prinsipnya kami telah siap di bulan Agustus ini dan kami menunggu petunjuk dari Istana. Saat ini Balai-Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) di lingkungan Ditjen Sumber Daya Air sedang melakukan perapian-perapian saja. Semoga 4 bendungan dan 1 bendung bisa menjadi Kado Kemerdekaan untuk HUT RI ke-76 ini." kata Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidja.

Bendungan Way Sekampung memiliki kapasitas tampung 68 juta m3 yang akan dimanfaatkan untuk penyediaan air irigasi seluas 72.707 hektar di Daerah Irigasi (DI) Sekampung seluas 55.373 hektar dan menambah areal irigasi DI Rumbia Extension seluas 17.334 hektar.

 

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyambangi Bendungan Way Sekampung, Lampung. Intip yuk penampakan bendungannya.
Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyambangi Bendungan Way Sekampung, Lampung. Intip yuk penampakan bendungannya. Foto: Dok. PT Waskita Karya

 

Pembangunannya dikerjakan oleh beberapa kontraktor, yakni PT PP-PT Ashfri (KSO), PT Waskita Karya - PT Adhi Karya (KSO) di bawah tanggung BBWS Mesuji - Sekampung.

Selain mendukung kebutuhan air irigasi di Provinsi Lampung, Bendungan Way Sekampung yang didesain memiliki luas genangan sebesar 800 hektar juga dapat dimanfaatkan sebagai infrastruktur pengendalian banjir di Provinsi Lampung sebesar 185 m3/detik karena terintegrasi dengan

Bendungan Batutegi dan Bendungan Margatiga. Bendungan multifungsi ini juga berpotensi sebagai penyedia air baku untuk Kota Bandar Lampung, Kota Metro dan Kabupaten Lampung Selatan sebesar 2.482 liter/detik, tenaga listrik sebesar 5,4 MW serta menjadi objek wisata di Kabupaten Pringsewu.

Kedua, Bendungan Bendo yang berada di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo dapat dimanfaatkan untuk peningkatan layanan irigasi seluas 7.800 hektar di Kabupaten Ponorogo dan Madiun sebagai sentra pertanian Jawa Timur.

 

Pekerja menggunakan alat berat menyelesaikan proyek pembangunan Bendungan Bendo di Desa Ngindeng, Sawoo, Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (17/4/2021). Progres pembangunan Bendungan Bendo yang diproyeksikan mampu mengairi lahan pertanian seluas 73 ribu hektare dan pengendali banjir tersebut saat ini telah mencapai sekitar 91 persen dan rencananya akan diresmikan Presiden Joko Widodo antara Juni-Juli 2021. ANTARA FOTO/Siswowidodo/wsj.
Pekerja menggunakan alat berat menyelesaikan proyek pembangunan Bendungan Bendo di Desa Ngindeng, Sawoo, Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (17/4/2021). Progres pembangunan Bendungan Bendo yang diproyeksikan mampu mengairi lahan pertanian seluas 73 ribu hektare dan pengendali banjir tersebut saat ini telah mencapai sekitar 91 persen dan rencananya akan diresmikan Presiden Joko Widodo antara Juni-Juli 2021. ANTARA FOTO/Siswowidodo/wsj. Foto: ANTARA FOTO/SISWOWIDODO

 

Selain sebagai layanan irigasi, manfaat lain bendungan berkapasitas tampung 43,11 juta m3 ini dapat menjadi sumber air baku domestik dan industri bagi Kabupaten Madiun sebesar 418 liter/detik dan Ponorogo 372 liter/detik serta mereduksi debit banjir Kota Ponorogo dari 1.300 m3/detik menjadi 490 m3/detik dan pembangkit tenaga listrik sebesar 1,56 MW.

Pekerjaan dilakukan oleh PT. Wijaya Karya, PT Hutama Karya dan PT Nindya Karya di bawah supervisi dan tanggungjawab BBWS Bengawan Solo.

Bendungan ketiga siap diresmikan yakni Bendungan Kuningan yang dirancang memiliki kapasitas tampung sebesar 25,9 juta m3 dan luas genangan 221,59 hektar untuk menyuplai air bagi daerah irigasi seluas 3.000 hektare di beberapa daerah Jawa Barat bagian utara.

Bendungan ini juga berpotensi sebagai sumber air baku bagi Kabupaten Kuningan sebesar 0,30 m3/detik, mereduksi debit banjir sebesar 213 m3/detik, dan potensi sebagai sumber tenaga listrik 0,50 MW.

Kontraktor pelaksana PT Wijaya Karya dan PT Brantas Abipraya di bawah supervisi dan tanggung jawab BBWS Cimanuk Cisanggarung.

 

Proyek bendungan Kuningan milik Kementerian PUPR digarap Kerjasama Operasi antara PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk. bersama PT Brantas Abipraya (Persero)
Proyek bendungan Kuningan milik Kementerian PUPR digarap Kerjasama Operasi antara PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk. bersama PT Brantas Abipraya (Persero) Foto: Wijaya Karya

 

Terakhir, keempat, Bendungan Paselloreng memiliki kapasitas tampung 138 juta m3 dan luas genangan 169 hektare.

Salah satu bendungan besar di Provinsi Sulawesi Selatan ini mampu mengairi areal persawahan seluas 8.510 hektar serta berpotensi sebagai sumber air baku untuk 4 kecamatan di Kabupaten Wajo sebesar 200 liter/detik.

Kontraktor pelaksana PT. Wijaya Karya dan PT. DMT dibawah supervisi dan tanggungjawab BBWS Pompengan Jeneberang.

Tak hanya itu, Bendungan Paselloreng yang dibangun dengan biaya sebesar Rp 771,69 miliar ini juga dimanfaatkan sebagai infrastruktur pengendali banjir wilayah hilir Sungai Gilireng sebesar 1.000 m3/detik, pengembangan sektor perikanan air tawar dan pariwisata serta konservasi Sumber Daya Air pada kawasan green belt.

Selain Bendungan Paselloreng, Kementerian PUPR juga menyelesaikan pembangunan Bendung Gilireng di Desa Arajang, Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo.

Potensi Irigasi Bendung Gilireng ini juga berasal dari suplai Bendungan Passelloreng yang telah rampung konstruksi untuk selanjutnya dialirkan ke lahan-lahan pertanian di Kabupaten Wajo.

Bendung Gilireng mulai dibangun sejak tahun 2018 akan dimanfaatkan untuk mengairi daerah irigasi Gilireng seluas 8.510 ha sehingga membantu petani meningkatkan intensitas tanamnya dari 112 % menjadi 300 % dengan pola tanam padi - padi - palawija.

Bendung yang dibangun dengan biaya sebesar Rp 199 miliar ini didesain memiliki lebar bendung 50 meter dengan debit intake sebesar 16,34 m3/detik dan berpotensi sebagai objek wisata baru di Sulawesi Selatan. Bertindak sebagai kontraktor PT Adhi Karya.

(eds/eds)

Diterbitkan di Berita

Lebak (ANTARA) - Tetua adat Badui yang juga Kepala Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Jaro Saija merasa bangga Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggunakan pakaian busana Badui dalam Pidato Sidang Tahunan Bersama MPR, DPR dan DPD di Jakarta.

"Kami tentu memberikan penghargaan besar terhadap Bapak Presiden Jokowi yang memakai busana pakaian adat masyarakat Badui, " katanya di Lebak, Senin.

Penggunaan pakaian busana adat Badui oleh Presiden Jokowi kemungkinan besar dapat membangkitkan kembali sekitar 2.000 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) masyarakat Badui.

Dimana saat ini, mereka pelaku UMKM terpuruk akibat dampak pandemi virus Corona atau COVID-19.

Bahkan, pelaku UMKM di kawasan hak tanah ulayat tersebut menutup kegiatan usaha karena tidak lagi dikunjungi wisatawan yang biasanya datang dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi.

"Kami yakin pelaku UMKM akan dibanjiri pesanan setelah Bapak Presiden Jokowi memakai busana Badui itu," katanya menjelaskan.

Menurut dia, sebagian besar pelaku UMKM masyarakat Badui memproduksi aneka kerajinan tenun, batik Badui, pakaian kampret atau pangsi, selendang, suvenir atau cenderamata, kain pengikat kepala madu dan golok.

Busana yang dipakai Jokowi merupakan pakaian pangsit yang sehari- hari digunakan masyarakat Badui.

Sebelum pademi COVID-19, kata dia, pemukiman masyarakat Badui di Kampung Kadu Ketug selalu ramai karena warga menggelar dagangan hasil kerajinan pelaku UMKM di bale-bale rumah.

"Kami berharap pelaku UMKM warga Badui itu kembali bangkit karena orang nomor satu di Indonesia mencintai busana adat masyarakat Badui," katanya menjelaskan.

Begitu juga tetua adat masyarakat Badui Saidi Yunior mengaku dirinya tentu merasa bangga Presiden Jokowi memakai busana adat Badui, sehingga akan berdampak terhadap pendapatan pelaku UMKM.Pemakaian busana yang digunakan pada Sidang Tahunan MPR, DPR dan DPD itu, kata dia, Indonesia memiliki keanekaragaman perbedaan suku, adat, bahasa dan keyakinan merupakan simbol kekayaan khasanah budaya yang tidak ternilai.

"Kita berharap persatuan dan kesatuan lebih kokoh untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat " katanya. Sementara itu, Kudil (40) seorang pelaku UMKM warga Badui mengatakan dipastikan pemakaian busana Badui oleh Presiden Jokowi akan berdampak positif terhadap peningkatan omzet pendapatan para perajin.

Saat ini , harga pakaian busana Badui mulai Rp100 ribu hingga Rp450 ribu dan tergantung kualitas. Pakaian busana Badui lebih simpel dan memiliki filosofi tersendiri karena masyarakat Badui mencintai alam. Kebanyakan corak pakaian busana Badui didominasi warna hitam, putih dan biru.

"Kami hari ini sudah ada pesanan pakaian yang dipakai Jokowi," katanya.

Pewarta: Mansyur suryana
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Diterbitkan di Berita

KBRN, Jakarta: Presiden Joko Widodo berpesan kepada seluruh Pramuka Indonesia untuk menjadi pelopor penerapan protokol kesehatan di saat pandemi COVID-19 seperti sekarang ini. Hal ini disampaikan Presiden Jokowi selaku Pembina Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-60 pada Sabtu (14/08/21).  

"Pramuka Indonesia harus menjadi contoh dan teladan tangguh menghadapi setiap tantangan, menggalang kepedulian kepada sesama, bersedia berkorban, suka menolong, membantu meringankan beban keluarga, saudara dan tetangga kita. Pramuka Indonesia juga harus menjadi pelopor kedisiplinan, terutama disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan : disiplin memakai masker, disipin menjaga jarak, disiplin mencuci tangan stiap saat, dan disiplin untuk menghindari kerumunan," tutur Presiden Jokowi. 

Kepala Negara ingin, Pramuka menjadi yang terdepan dalam hal perlindungan terhadap diri sendiri, teman, keluarga, serta tidak sungkan untuk mengingatkan sesama betapa pentingnya arti protokol kesehatan di masa pandemi ini. 

"Pramuka Indonesia harus berada di baris terdepan  melindungi diri, melindungi teman dan melindungi keluarga yang kita sayangi. Kalau ada teman yang tidak mematuhi protokol kesehatan, diingatkan, beri penjelasan, beri pengertian," ujar Jokowi. 

Jokowi juga ingin agar semua anggota Pramuka aktif untuk meningatkan teman-teman yang belum vaksin agar segera divaksin. 

"Kalau ada teman yang sudah berusia di atas 12 tahun yang belum divaksin, ajak untuk segera vaksin karena kunci utama untuk bisa keluar dari pandemi adalah kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan dan percepatan vaksinasi untuk mencapai kekebalan komunal," himbau Jokowi. 

Jokowi ingin semua pramuka di Indonesia optimis dengan masa depan, dengan terus membangun harapan akan kejayaan Indonesia.

"Pramuka Indonesia harus optimis melihat masa depan, terus membangun harapan tentang kejayaan Indonesia," pungkas Jokowi. 

Peringatan Hari Pramuka ke-60 Tahun 2021 ini menjadi peringatan Pramuka yang kedua kalinya dilaksanakan secara virtual. Semua anggota pramuka dari berbagai daerah seperti cabang dan ranting mengikuti upacara Hari Pramuka dari tempat masing-masing. 

Diterbitkan di Berita
Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganugerahi ratusan tokoh tanda kehormatan. Tanda kehormatan yang diberikan mulai Bintang Mahaputera Adipradana hingga Bintang Jasa Utama.

Acara penganugerahan dilakukan di Istana Negara, Jakarta, pukul 09.00 WIB, Kamis (12/8/2021). Wakil Presiden Ma'ruf Amin turut hadir dalam penganugerahan tanda kehormatan itu.

Penganugerahan ini didasarkan pada Keppres No 76, 77, 78/TK Tahun 2021 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera, Bintang Budaya Parama Dharma, dan Bintang Jasa.

"Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Presiden Republik Indonesia menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memutuskan menetapkan dan seterusnya.

Ke-1 menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Mahaputera, Bintang Budaya Parama Dharma, dan Bintang Jasa kepada mereka yang nama jabatan dan profesinya tersebut dalam lampiran keputusan ini sebagai penghargaan atas jasa-jasanya sesuai ketentuan syarat khusus dalam rangka memperoleh tanda kehormatan Bintang Mahaputera, Bintang Budaya Parama Dharma, dan Bintang Jasa sebagaimana diatur dalam undang-undang," ujar Sekretaris Militer Presiden, Marsda TNI Tonny Harjono.

Ada 355 tokoh yang dianugerahi tanda kehormatan. Beberapa di antaranya almarhum Artidjo Alkostar, yang dianugerahi Bintang Mahaputera Adipradana hingga Komisaris Transmedia Ishadi SK, yang dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama.

Tanda kehormatan ini merupakan tanda kehormatan yang tertinggi yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia. Tanda kehormatan ini diberikan kepada mereka yang secara luar biasa menjaga keutuhan, kelangsungan, dan kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Berikut daftar penerima Tanda Kehormatan:

1. Almarhum Artidjo Alkostar, dianugerahi Bintang Mahaputera Adipradana
2. Almarhum I Gede Ardika, dianugerahi Bintang Mahaputera Adipradana
3. Antonius Sujata, dianugerahi Bintang Mahaputera Utama
4. Maradaman Harahap, dianugerahi Bintang Mahaputera Nararya
5. Dipl. -Ing Jacobus Busono, dianugerahi Bintang Mahaputera Nararya
6. Almarhum Kusumokesowo, dianugerahi Bintang Budaya Parama Dharma
7. Almarhum Rusdi Sufi, dianugerahi Bintang Jasa Utama
8. Goldammer, Johan Georg, Andreas, dianugerahi Bintang Jasa Utama
9. Ishadi SK, dianugerahi Bintang Jasa Utama
10. Eurico Guterres, dianugerahi Bintang Jasa Utama
11. Almarhum Adnan Ibrahim, dianugerahi Bintang Jasa Pratama
12. Almarhum Ngadiah, dianugerahi Bintang Jasa Pratama
(Almarhum Adnan Ibrahim dan Almarhum Ngadiah mewakili 256 tenaga kesehatan yang gugur dalam penanganan COVID-19)
13. Almarhum Soehendro mewakili 66 tenaga kesehatan yang gugur dalam penanganan COVID-19, dianugerahi Bintang Jasa Nararya

Diterbitkan di Berita