Berita Menarik 5 Des 2020

Sabtu, 05 Desember 2020 09:26
(11 pemilihan)

Dari Ingin Bertemu Presiden sampai Iyut Menangis Histeris

Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, Jakarta, Hendri Satrio menyebut bahwa Rizieq Shihab dan Pemerintah diharapkan tidak sama-sama gengsi untuk membuka ruang pintu dialog kedua belah pihak.  Sementara itu, Ketua The United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Benny Wenda, menyatakan kesiapannya untuk duduk dan membahas urusan Papua - Papua Barat dengan Presiden Joko Widodo.

Republika.co.id memberitakan, Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap Soni Eranata (28) alias Ustaz Maaher At-Thuwailibi dan menetapkannya sebagai tersangka atas kasus dugaan ujaran kebencian di media sosial Twitter.

Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Awi Setiyono memberikan tanggapan perihal laporan terhadap pegiat sosial media yang telah dilaporkan, salah satunya Denny Siregar yang dinilai mandek tanpa kejelasan.

Pada peristiwa yang lain, polisi menangkap Iyut Bing Slamet karena penyalahgunaan narkoba. Saat ditangkap Iyut Bing Slamet menangis histeris. "Ya Allah... mati aja deh... mati aja deh... Ya Allah... Ya Allah," ujarnya sambil terus menangis sambil sesekali menyebut mamanya.

Sedangkan BBC menyiarkan, Pemerintah Prancis meluncurkan inspeksi puluhan masjid dan musala yang dicurigai terkait dengan ekstremisme. 

Di Jakarta, Hashim Djojohadikusumo, dalam konferensi pers, menyatakan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tak bisa menahan kemarahannya kepada kader sekaligus orang kepercayaannya, Edhy Prabowo, yang kini tersangkut kasus korupsi kala menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan. Sedangkan di Jepang, Menko Luhut Panjaitan menyatakan Jepang akan investasi 4 miliar dolar untuk dukung SWF (Sovereign Wealth Fund) Indonesia.

Selanjutnya silakan simak berita-berita menarik itu di bawah ini. (inharmonia.co)

 

Rizieq dan Pemerintah Diminta Tak Gengsi untuk Memulai Dialog

Puteranegara Batubara, Okezone · Sabtu 05 Desember 2020 04:32 WIB

JAKARTA - Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, Jakarta, Hendri Satrio menyebut bahwa Rizieq Shihab dan Pemerintah diharapkan tidak sama-sama gengsi untuk membuka ruang pintu dialog kedua belah pihak.

"Kemudian ketiga HRS jangan nurunin gengsi juga kan tak harus Presiden turun ketemu jadi sama-sama tak gengsi," kata Hendri saat dikonfirmasi Okezone, Jakarta, Sabtu (5/12/2020).

Menurut Hendri, yang paling terpenting apabila pintu dialog itu dilakukan adalah adanya keterbukaan kedua belah pihak. Hal itu, dinilai dapat menurunkan tensi politik yang belakangan ini memanas. "Yang paling penting adalah terbuka aja nanti pembicaraanya," ujar Hendri.

Klik untuk baca: https://nasional.okezone.com/read/2020/12/05/337/2322019/rizieq-dan-pemerintah-diminta-tak-gengsi-untuk-memulai-dialog

 

Deklarasi Pemerintahan Papua Barat, Benny Wenda Siap Duduk Bersama Jokowi

Reporter: Egi Adyatama; Editor: Syailendra Persada

Jumat, 4 Desember 2020 10:23 WIB

TEMPO.COJakarta - Ketua The United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Benny Wenda, menyatakan kesiapannya untuk duduk dan membahas urusan Papua - Papua Barat dengan Presiden Joko Widodo. Benny sebelumnya mendeklarasikan diri sebagai Presiden dari Pemerintah Sementara Papua Barat.

"Saya siap untuk duduk bersama Presiden, negara ke negara dan menyetujui sebuah proses untuk mengakhiri konflik ini untuk selamanya, melalui mekanisme mediasi internasional," kata Benny dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Jumat, 4 Desember 2020.

Klik untuk baca: https://nasional.tempo.co/read/1411459/deklarasi-pemerintahan-papua-barat-benny-wenda-siap-duduk-bersama-jokowi/full&view=ok

 

Bareskrim Tangkap Ustaz Maaher At-Thuwailibi

Kamis 03 Dec 2020 13:52 WIB; Rep: Ali Mansur, Antara/ Red: Andri Saubani

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap Soni Eranata (28) alias Ustaz Maaher At-Thuwailibi dan menetapkannya sebagai tersangka atas kasus dugaan ujaran kebencian di media sosial Twitter. Soni ditangkap di kediamannya di Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah sereal, Kota Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (3/12) pukul 04.00 WIB pagi.
"Tersangka ditangkap karena yang bersangkutan melakukan dugaan tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian, permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan," kata Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono di Jakarta, Kamis.
Klik untuk baca: https://republika.co.id/berita/nasional/hukum/qkr4ga409/bareskrim-tangkap-ustaz-maaher-atthuwailibi

 

Kenapa Kasus Denny Siregar dan Abu Janda Mandek? Ini Jawaban Polri

Muhamad Rizky, Okezone · Jum'at 04 Desember 2020 19:14 WIB

JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Awi Setiyono memberikan tanggapan perihal laporan terhadap pegiat sosial media yang telah dilaporkan, salah satunya Denny Siregar yang dinilai mandek tanpa kejelasan. Menurut Awi setiap kasus memiliki perbedaan, karena itu pula tidak semua kasus dapat langsung diproses dengan cepat. "Perlu saya sampaikan cast per case tidak sama, jangan dilihat dari covernya saja. Mungkin pasal boleh sama, tapi dalam penanganan kasus kita semua dari proses penyelidikan ke pengidikan itu berproses," kata Awi di Mabes Polri, Jumat (4/12/2020). Awi mengaku telah menanyakan perkembangan kasus Denny Siregar kepada jajaran Direktorat Kriminal Khusus Polda Jawa Barat. Namun mereka menemui kendala untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

"Misalnya terkait dengan saksi dengan capture yang ada dengan saksi yang didalam itu ternyata sampai sekarang belum terpenuhi. Orang orang yang ada didalam gambar itu sampai sekarang masih dicari," ungkapnya.

Awi memastikan, pihaknya akan profesional dalam menangani setiap kasus yang ada. Namun menurutnya semua pihak haru memahami ada kendala tertentu yang dihadapi petugas dilapangan dalam penanganan suatu kasus.

Klik untuk baca: https://nasional.okezone.com/read/2020/12/04/337/2321884/kenapa-kasus-denny-siregar-dan-abu-janda-mandek-ini-jawaban-polri

 

Prancis periksa puluhan masjid dan musala, yang dicurigai terkait ekstremisme, sebagian akan ditutup

3 Desember 2020; Diperbarui 4 Desember 2020 Pemerintah Prancis meluncurkan inspeksi puluhan masjid dan musala yang dicurigai terkait dengan ekstremisme.

Menteri Dalam Negeri Gérald Darmanin yang mengumumkan langkah itu mengatakan sejumlah masjid akan ditutup bila ditemukan mendorong "separatisme."

Operasi itu dilakukan satu minggu sebelum pengumuman undang-undang baru untuk memerangi ekstremisme, yang diambil sebagai repons serangan kelompok yang disebut separatis Islamis, termasuk pemenggalan guru Samuel Paty.

Dalam pengumuman kepada para kepala daerah, seperti dilaporkan media Prancis, Darmanin mengatakan akan ada pengawasan khusus untuk 76 masjid dan musala, 16 di antara di Paris dan sekitarnya

https://www.bbc.com/indonesia/dunia-55163412

 

Saat Prabowo Marah Besar dan Merasa Dikhianati Edhy Prabowo

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tak bisa menahan kemarahannya kepada kader sekaligus orang kepercayaannya, Edhy Prabowo, yang kini tersangkut kasus korupsi kala menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan. Murka Prabowo kepada Edhy diungkapkan sang adik, Hashim Djojohadikusumo, dalam sebuah konferensi pers yang sedianya bertujuan mengklarifikasi bahwa perusahaan Hashim tak mendapat izin ekspor dari Edhy.

Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2020/12/05/06081861/saat-prabowo-marah-besar-dan-merasa-dikhianati-edhy-prabowo.Penulis : Rakhmat Nur Hakim; Editor : Jessi Carina

Luhut: Jepang akan investasi 4 miliar dolar untuk dukung SWF Indonesia

Sabtu, 5 Desember 2020 00:00 WIB

Klik untuk baca: https://www.antaranews.com/berita/1878132/luhut-jepang-akan-investasi-4-miliar-dolar-untuk-dukung-swf-indonesia

 

Histerisnya Iyut Bing Slamet saat Ditangkap Gegara Narkoba

Tim detikcom – detikNews; Sabtu, 05 Des 2020 05:55 WIB

Jakarta - Iyut Bing Slamet ditangkap polisi atas penyalahgunaan narkoba. Saat ditangkap Iyut Bing Slamet menangis histeris.

Iyut Bing Slamet ditangkap polisi di rumahnya pada Kamis (3/12/2020) malam. Adik dari Adi Bing Slamet ini ditangkap atas dugaan penyalahgunaan sabu.

Penangkapan Iyut Bing Slamet berlangsung dramatis. Dia menangis histeris saat ditangkap polisi. Dalam sebuah video yang diterima detikcom, Iyut Bing Slamet menangis histeris saat polisi menemukan barang bukti di rumahnya.

"Ya Allah... apa itu?," Iyut Bing Slamet menangis histeris. Suasana pun terdengar riuh. Keluarganya mencoba menenangkannya. "Ya Allah... mati aja deh... mati aja deh... Ya Allah... Ya Allah," ujarnya sambil terus menangis sambil sesekali menyebut mamanya.

Klik untuk baca: https://news.detik.com/berita/d-5282426/histerisnya-iyut-bing-slamet-saat-ditangkap-gegara-narkoba?single=1

 

 

Baca 3588 kali
Bagikan: