Berita Menarik 2 Des 2020

Rabu, 02 Desember 2020 10:47
(14 pemilihan)

Dari Papua Merdeka hingga Ibunda Mahfudz MD

Tidak banyak media yang memperhatikan, kasus proklamasi Papua Barat Merdeka perlu mendapat sorotan, Desember 2020 ini. Benny Wenda mengangkat dirinya sebagai Presiden Papua Barat.

ABC menyiarkan, akademisi dan peneliti isu-isu Papua dari University of Melbourne, Dr Richard Chauvel, menilai pengumuman pembentukan pemerintahan sementara ini tidak akan terlalu banyak mengubah kenyataan yang ada, khususnya terkait kontrol Pemerintah Indonesia di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Sehari sebelumnya, Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Manokwari, Papua Barat, mengatakan tak akan ada kegiatan politik pada 1 Desember 2020. KNPB mengatakan tidak bertanggung jawab jika ada pengibaran bendera bintang kejora.

Selain masalah Papua Barat, yang menarik adalah reuni 212 yang dilakukan secara virtual. Kemarin, Rizieq Shihab tidak memenuhi panggilan polisi. Pihak FPI menyatakan Rizieq Shihab memerlukan waktu beristirahat sepulangnya dari rumah sakit. Sementara itu di beberapa grup WA beredar hasil test PCR Rizieq Shihab yang dinyatakan positif. Berkaitan dengan Rizieq Shihab, rumah ibunda Mahfudz MD digeruduk oleh gerombolan berbaju putih, Mahfudz tidak terima terhadap ancaman kepada ibunya itu.

Masih tentang covid-19, Presiden Joko Widodo, mengingatkan angka kematian itu Indonesia masih di 3,1 persen, angka kematian dunia 2,32 persen. Presiden menyatakan, keadaan ini perlu diperbaiki.

Angka kematian akibat Covid-19 yang diungkapkan Presiden itu berasal dari jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dengan jumlah penderita Covid-19 di negara itu. Ada perhitungan lain yang dilakukan worldometer.info yaitu dari jumlah pasien yang meninggal per sejuta penduduk suatu negara. Jika cara worldometer yang dilakukan, maka Belgia menduduki peringkat pertama yaitu dengan angka 1.434 orang per sejuta penduduknya, sedangkan Indonesia pada peringkat 110 dengan angka 62 orang per sejuta penduduk. (Silahkan simak: https://inharmonia.co/index.php/berita/berita/update-posisi-indonesia-dalam-pandemi-covid-19-seluruh-dunia).

Ada yang menarik lain, adalah pernyataan MUI bahwa Nabi tak pernah mengubah redaksi azan menjadi seruan jihad. Perlu juga disimak diakuinya pencak silat diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia milik Indonesia yaitu ICH (Intangible Cultural Heritage) oleh UNESCO. Selanjutnya silakan simak berita-berita menarik itu di bawah ini. (inharmonia.co)

 

Papua Barat Nyatakan Kemerdekaan Dan Pemerintahan Sementara, Wenda: Provinsi Ini Tidak Tunduk Lagi Kepada Indonesia

Papua Barat telah mendeklarasikan pemerintahan sementara pada Selasa (1/12). Media asing menyoroti upaya deklarasi ini sebagai dorongan menuju pelepasan wilayah itu dari pemerintahan Indonesia di tengah meningkatnya kekerasan yang terjadi akhir-akhir ini. Gerakan Persatuan Pembebasan untuk Papua Barat (ULMWP), telah menyusun konstitusi baru dan menominasikan Benny Wenda sebagai presiden sementara provinsi itu.

Klik untuk baca: https://dunia.rmol.id/read/2020/12/01/463680/papua-barat-nyatakan-kemerdekaan-dan-pemerintahan-sementara-wenda-provinsi-ini-tidak-tunduk-lagi-kepada-indonesia

 

'Sudah saatnya Indonesia pergi dari Papua': ULMWP Umumkan Pemerintah Sementara Papua

Oleh: ABC; Selasa, 1 Desember 2020 12:18 WIB

The United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) hari ini (01/12) mengumumkan pembentukan Pemerintah Sementara West Papua. ULMWP adalah koalisi dari berbagai faksi politik yang berjuang untuk kemerdekaan selama bertahun-tahun.

Menurut keterangan tertulis yang diterima ABC Indonesia dari ULMWP, pembentukan pemerintah sementara dalam penantian ini bertujuan untuk memobilisasi rakyat West Papua yang mencakup Provinsi Papua dan Papua Barat, untuk mewujudkan referendum menuju kemerdekaan.

Pemerintah ini nantinya yang akan memegang kendali di Papua dan menyelenggarakan pemilu yang demokratis di sana. Langkah pembentukan pemerintah sementara ini sekaligus merupakan penolakan langsung apa yang disebut ULMWP sebagai "usaha Jakarta untuk memperpanjang status otonomi khusus di Papua.”

Akademisi dan peneliti isu-isu Papua dari University of Melbourne, Dr Richard Chauvel, menilai pengumuman pembentukan pemerintahan sementara ini tidak akan terlalu banyak mengubah kenyataan yang ada, khususnya terkait kontrol Pemerintah Indonesia di Provinsi Papua dan Papua Barat.

"Sangat kecil kemungkinannya Pemerintah Sementara ini benar-benar akan terlaksana secara nyata di Papua saat ini atau dalam waktu dekat," kata Dr Richard Chauvel kepada Hellena Souisa dari ABC Indonesia.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Teuku Faizasyah, membantah legitimasi Wenda dan langkah ULMWP untuk membentuk pemerintahan sementara. "Dengan dalih apa seseorang bernama Benny Wenda membuat status memproklamasikan diri sebagai wakil rakyat Indonesia di Papua?" katanya kepada ABC.

"Kembalinya Papua ke Indonesia sebagai negara penerus Hindia Belanda; koloni yang membentang dari barat di Aceh hingga timur di Papua; sudah final."

Klik untuk baca: https://www.tempo.co/abc/6163/sudah-saatnya-indonesia-pergi-dari-papua-ulmwp-umumkan-pemerintah-sementara-papua

 

KNPB Sebut Tak akan Ada Pengibaran Bendera Bintang Kejora pada 1 Desember 2020

Reporter: Hans Arnold Kapisa (Kontributor); Editor: Syailendra Persada

Senin, 30 November 2020 17:02 WIB

TEMPO.COManokwari - Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Manokwari, Papua Barat, mengatakan tak akan ada kegiatan politik pada 1 Desember 2020. KNPB mengatakan tidak bertanggung jawab jika ada pengibaran bendera bintang kejora.

Juru bicara KNPB Mnukwar (Manokwari), Bocor Magai, mengatakan 1 Desember 2020 hanya dirayakan dalam doa oleh setiap warga Papua, tanpa kegiatan yang bersifat publik. Selain tak ada agenda publik, Magai juga menegaskan bahwa tidak ada pengibaran bendera bintang fajar khusus di wilayah Manokwari. 

Klik untuk baca: https://nasional.tempo.co/read/1410251/knpb-sebut-tak-akan-ada-pengibaran-bendera-bintang-kejora-pada-1-desember-2020/full&view=ok

 

Wujud Baru Reuni 212 yang Hadirkan Habib Rizieq

Hestiana Dharmastuti – detikNews; Rabu, 02 Des 2020 05:03 WIB

Jakarta - Reuni 212 tetap digelar pada 2 Desember 2020 dengan wajah baru. Pada tahun ini, Reuni 212 tidak lagi digelar di Monas melainkan diselenggarakan secara virtual. Reuni 212 menjadi 'acara tahunan' para peserta aksi 212 yang awalnya digelar pada 2 Desember 2016 silam.

Klik untuk baca: https://news.detik.com/berita/d-5277767/wujud-baru-reuni-212-yang-hadirkan-habib-rizieq?tag_from=wp_nhl_8

 

Habib Rizieq Masih Mangkir hingga Selasa Sore, Polda Metro Jaya Setia Menunggu hingga Malam

Nopsi Marga - 1 Desember 2020, 16:36 WIB

PIKIRAN RAKYAT - Pimpinan Front Pembela Islam (FPIHabib Rizieq Shihab dijadwalkan untuk menghadiri undangan pemeriksaan dari Polda Metro Jaya pada hari ini 1 Desember 2020, atas kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

Habib Rizieq Shihab diminta jadi saksi terkait kasus kerumunan massa di acara pernikahan putrinya yang digelar pada 14 November 2020 lalu, di Petamburan, Jakarta Pusat. Kendati demikian Habib Rizieq justru masih mangkir dari pemeriksaan hingga Selasa sore.

Klik untuk baca: https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-011041976/habib-rizieq-masih-mangkir-hingga-selasa-sore-polda-metro-jaya-setia-menunggu-hingga-malam

 

Mahfud Md: Mereka Mengganggu Ibu Saya, Bukan Menko Polhukam

Tim detikcom – detikNews; Selasa, 01 Des 2020 21:12 WIB

Jakarta - Rumah ibunda Menko Polhukam Mahfud Md di Pamekasan, Madura, didatangi massa. Mahfud Md tak terima ibundanya diganggu.

Mahfud Md bicara soal rumah ibundanya yang didatangi massa di Pamekasan, Madura, lewat Twitter, Selasa (1/12/2020). Mahfud mulanya menegaskan tak pernah menindak orang-orang yang menyerangnya secara pribadi.

"Saya selalu berusaha menghindar untuk menindak orang yang menyerang pribadi saya karena khawatir egois dan sewenang-wenang karena saya punya jabatan," kata Mahfud Md. Mahfud Md menegaskan siap menindak kasus yang tak merugikan pribadinya. Namun, menurut Mahfud, yang dirugikan bukan Menko Polhukam, melainkan ibundanya.

"Saya siap tegas untuk kasus lain yang tak merugikan saya. Tapi kali ini mereka mengganggu ibu saya, bukan mengganggu Menko Polhukam," ucap Mahfud Md.

Klik untuk baca: https://news.detik.com/berita/d-5277608/mahfud-md-mereka-mengganggu-ibu-saya-bukan-menko-polhukam

 

Jokowi Ungkap Penyebab Angka Kematian Covid-19 RI di Atas Dunia

Kompas.com - 01/12/2020, 19:14 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengakui bahwa angka kematian pasien Covid-19 di Indonesia masih lebih tinggi dari rata-rata dunia. Hal ini, menurut Jokowi, masih perlu diperbaiki. "Yang masih belum dan perlu kita harus perbaiki yaitu di angka kematian itu kita masih di 3,1 persen, angka kematian dunia 2,32 persen," kata Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, dipantau melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (1/12/2020). Jokowi menyebut, ada sejumlah hal yang menyebabkan angka kematian Covid-19 melebihi rata-rata dunia, salah satunya keterlambatan penggunaan ventilator pada pasien. Hal ini terjadi di awal masa pandemi. "Ini saya kira di awal ini dulu karena keterlambatan ventilator," kata Jokowi.
Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2020/12/01/19141851/jokowi-ungkap-penyebab-angka-kematian-covid-19-ri-di-atas-dunia.
Penulis : Fitria Chusna Farisa
Editor : Krisiandi

MUI: Nabi Tak Pernah Ubah Redaksi Azan Jadi Seruan Jihad

CNN Indonesia | Selasa, 01/12/2020 06:13 WIB

Jakarta, CNN Indonesia --  Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis menegaskan Nabi Muhammad SAW tidak pernah mengganti redaksi azan untuk menyerukan jihad meski sedang dalam keadaan perang. Cholil menyampaikan Muhammad SAW hanya mengubah kalimat azan saat ada bencana yang menghalangi orang datang ke masjid.

Sebelumnya, beredar  video yang menayangkan azan jihad. Beberapa orang terlihat berbaris dalam video-video itu. Satu orang di bagian depan melantunkan azan dengan mengganti satu kalimat. Kalimat "hayya 'alas sholah" (mari mendirikan salat) diganti hayya 'alal jihad' (mari berjihad).

Klik untuk baca: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20201130172335-20-576282/mui-nabi-tak-pernah-ubah-redaksi-azan-jadi-seruan-jihad

 

Memperingati 1 Tahun Pengakuan UNESCO Tentang "the Tradition of Pencak Silat" sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia milik Indonesia

sjo news; Selasa, 01 Desember 2020, 20:30 WIB

Perjuangan panjang sejak 2017 hingga tahun 2020 guna mendapatkan pengakuan "the Tradition of Pencak Silat" sebagai sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia milik Indonesia yaitu ICH (Intangible Cultural Heritage) dijabarkan sebagai praktik, representasi, ekspresi, pengetahuan, atau keterampilan, serta instrumen, objek, artefak, dan ruang budaya yang dianggap oleh UNESCO sebagai bagian dari warisan budaya suatu tempat.

Pengakuan badan dunia merupakan torehan sejarah untuk Indonesia yang dikukuhkan di kota Bogota, Kolombia  pada Sidang ke-14 Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO pada Kamis, 12 Desember 2019, dalam menetapkan Pencak Silat ke dalam UNESCO Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity. 

Klik untuk baca: https://www.sjonews.com/2020/12/memperingati-1-tahun-pengakuan-unesco.html

Baca 3623 kali
Bagikan: