Tukang Bakso di Tanah Abang Dipalak, Mangkok Dibanting Saat Menolak! 3 Preman Ditangkap

Jumat, 10 April 2026 14:19
(0 pemilihan)

Jakarta, VIVA – Teror preman jalanan kembali menghantui pedagang kecil di Ibu Kota. Kali ini, seorang tukang bakso gerobakan di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, jadi korban pemalakan sadis. Tak hanya diperas, dagangannya juga dirusak saat menolak permintaan pelaku.

Aksi brutal itu terekam dan viral di media sosial pada Jumat, 10 April 2026. Dalam video yang beredar, suasana mendadak tegang saat pelaku mengambil mangkok dari gerobak korban.

Tanpa ragu, mangkok tersebut dibanting hingga hancur, pecahannya berserakan di sekitar lokasi jualan. Di balik aksi itu, tersimpan ancaman serius. Korban dipaksa menyerahkan uang ratusan ribu rupiah dengan dalih “jatah keamanan”. Jika menolak, nyawa jadi taruhannya.

"Seorang pria diduga meminta uang Rp100 ribu untuk bulanan ke pedagang bakso Malang di wilayah Kampung Bali, Tanah Abang. Tak terima lantaran pedagang tersebut meminta tenggang waktu, pria berbadan tegap tersebut menghancurkan mangkok-mangkok bakso yang dibawa pedagang tersebut,"

demikian dikutip dari akun Instagram @jabodetabek24info, Jumat, 10 April 2026.

Sementara itu, terkait hal ini polisi pun angkat bicara. Kapolsek Metro Tanah Abang, Ajun Komisaris Besar Polisi Dhimas Prasetyo memastikan pihaknya langsung bergerak cepat usai kejadian mencuat ke publik. Tiga orang pelaku berhasil diringkus tak lama setelah video tersebut viral.

"Berhasil membawa pelaku berjumlah 3 orang bernama TDT (26) waga Kampung Bali, DA (36) warga Kampung Bali dan OP (36) warga Kampung Bali," ujar Dhimas.

Dia merinci, aksi pemalakan itu bukan sekadar intimidasi biasa. Pelaku datang bertiga, menekan korban agar menyerahkan uang Rp300 ribu, bahkan disertai ancaman kekerasan menggunakan senjata tajam.

"Pelapor sedang dagang di TKP, dateng 3 (tiga) orang pelaku meminta uang jatah keamanan sebesar Rp 300.000 sambil mengancam akan menusuk apabila tidak diberikan," kata dia.

Fakta lain pun terkuak. Ketiga pelaku diduga bukan pemain baru. Mereka disebut kerap menjalankan aksi serupa dengan menyasar pedagang lain, termasuk warung kopi di kawasan Jalan Fachrudin, Jakarta Pusat.

Saat penangkapan, polisi menemukan barang bukti yang menguatkan aksi kriminal tersebut, termasuk senjata tajam yang digunakan untuk menebar ancaman.

"Membawa 3 orang pelaku ke Polsek untuk diambil keterangan. Menyita barang bukti sajam (senjata tajam)," tuturnya. Kini, ketiganya masih diperiksa intensif di Polsek Metro Tanah Abang.

Polisi juga membuka kemungkinan adanya korban lain dalam kasus pemalakan yang meresahkan pedagang kecil ini.

 

Sumber: https://www.viva.co.id/berita/metro/1891036-tukang-bakso-di-tanah-abang-dipalak-mangkok-dibanting-saat-menolak-3-preman-ditangkap?page=all

 

Baca 64 kali Terakhir diubah pada Jumat, 10 April 2026 14:26
Bagikan: