Viral Aplikasi Reviu MBG BGN Habiskan Rp1,2 Triliun Disorot Netizen, Dinilai Tak Lazim di Tengah Efisiensi

Senin, 01 Jun 2026 14:15
(0 pemilihan)

HARIANTERBIT.com - Aplikasi bernama Reviu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang resmi diluncurkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) pada Selasa (26/5/2026) mendadak jadi sorotan publik.

Netizen menyoroti anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk pembuatan aplikasi ini yang disebut-sebut menelan biaya hingga Rp1,2 triliun.

Anggaran tersebut jelas dinilai memiliki angka yang sangat tidak lazim di tengah gencarnya upaya efisiensi anggaran negara.

Publik mempertanyakan urgensi dibalik nominal fantastis tersebut. Pasalnya, aplikasi Reviu MBG dinilai memiliki fungsi yang tergolong sangat sederhana, tak jauh berbeda dengan formulir penilaian digital biasa. 

Gelombang kritik pedas ini salah satunya terlihat dalam unggahan akun Instagram @inside.idn, yang hingga kini telah menarik lebih dari 5 ribu likes dan dibanjiri lebih dari 2 ribu komentar dari warganet yang berang.

“Buat aplikasi berbasis data web itu harganya berkisar Rp25 juta- Rp300 juta tergantung kerumitan juga, ga sampai triliunan, terus kalau kalian tanya, terus kenapa itu harganya bisa sampe Rp1 Tplus, ya jelas jawabannya adalah korupsi,” tulis akun bernama yogaprstia.

“Beginilah rezim saat menghambur- hamburkan uang rakyat, anggaran IT segitu? Lebih banyak korupsinya, bahkan banyak website- website/ aplikasi instansi pemerintah yang jauh dari kata pantas dengan nominal anggarannya, bahkan tidak professional,” tulis diankardiyana. “Bisa gak sih, ngak aneh-aneh gitu,” tulis fungkyirianto.

“Aplikasinya memang bermanfaat Pak, tidak ada yang menyangkal itu, Tapi yang dipertanyakan Masyarakat itu anggarannya, karena dari sisi IT, banyak sistem yang terlihat masih seperti dashboard web biasa atau website mobile, bahkan beberapa fungsi sebenarnya bisa memanfaatkan sistem pemerintah yang sudah ada, contohnya absensi staf BGN, kalau memang ASN kenapa tidak integrasi dengan sistem BGN saja, jadi anggaran bisa lebih efisiensi bukan semua dibuat seolah aplikasi baru,” tutur deri_kurniawan123.

“Anak milenial ketawa lihat anggarannya,” tulis i_rzl. “Namanya juga proyek,” tulis 4I3xplur dengan emoticon tertawa. “Ada ga sih yang audit kebijakan,” tanya novimarisa.

“Seolah APBN Cuma milik BGN, semoga mereka yang suka menghamburkan uang pajak rakyat segera diberi hidayah,” tulis fachrulchelsea.

Itulah beberapa komentar Netizen yang menilai ketidaklaziman dugaan aplikasi Reviu MBG menyedot anggaran fantastis. Sementara aplikasi Reviu MBG ini dibuat untuk memungkinkan penerima manfaat program MBG dapat melakukan penilaian langsung terhadap makanan yang diterima.

Sehingga BGN berharap melalui aplikasi Reviu MBG ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan kualitas program MBG langsung dari lapangan.***  


Sumber: https://www.harianterbit.com/nasional/27417184615/viral-aplikasi-reviu-mbg-bgn-habiskan-rp12-triliun-disorot-netizen-dinilai-tak-lazim-di-tengah-efisiensi?page=2

 

Baca 103 kali Terakhir diubah pada Senin, 01 Jun 2026 14:20
Bagikan: