Ketabahan Calon Jemaah Haji Pilihan

Rabu, 08 Maret 2023 09:35
(9 pemilihan)

Luar biasa ketabahan calon jemaah haji Indonesia. Di Kota Bandung, banyak orang yang mendaftarkan diri menjadi calon jemaah haji, walaupun mereka tahu, hampir setengah abad lagi mereka akan berangkat haji secara reguler. Mereka tetap menyetorkan uang pendaftaran sebesar Rp25 juta, agar mendapat porsi berangkat haji, 49 tahun lagi.

Itu untuk orang Kota Bandung. Bagi orang Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, jika mendaftar sekarang, kira-kira 97 tahun lagi, akan diberangkatkan haji.

Apa mungkin 50 tahun lagi pendaftar haji dari Kota Bandung itu masih hidup? Kalau waktu mendaftar haji sekarang ini sudah berumur 41 tahun, kira-kira akan berangkat pada usia 90 tahun. Kalau orang Kabupaten Bantaeng mendaftar haji pada usia 33 tahun, kira-kira dia berangkat pada usia 130 tahun.

Walaupun urusan usia itu urusan Allah swt, tidak ada orang yang tahu, tetapi dalam prakteknya, jarang sekali orang Indonesia yang berusia lebih dari 100 tahun.

Rukun Islam

Sungguh sangat sabar dan tabah calon jemaah haji Indonesia. Ikhlas menunggu berpuluh-puluh tahun, bahkan hampir seabad untuk Kabupaten Bantaeng.

Wajar, calon jemaah haji sabar dan tabah, karena ibadah haji adalah bagian dari rukun Islam. Mendaftar haji adalah bagian dari pelaksanaan ibadah haji itu sendiri, pemberangkatan haji adalah langkah selanjutnya.

Bagaimana jika calon jemaah haji meninggal sebelum berangkat haji? Sekali lagi, masalah waktu meninggal bukan urusan manusia. Tidak seorang pun tahu kapan dan di mana dia meninggal. Ada jemaah haji yang meninggal di pesawat waktu berangkat haji. Ada yang meninggal di Mekah atau di Medinah.

Kalau calon jemaah haji meninggal sebelum berangkat haji, jatah hajinya bisa diwariskan kepada istrinya atau anaknya atau saudaranya. Jadi jatah hajinya tidak hilang. Jatah haji akan menjadi salah satu warisan yang sangat menarik.

Tampaknya, kini banyak orang yang sudah haji menggeser keinginannya untuk pergi umroh sunnah dengan mendaftarkan haji anaknya, atau cucunya. Agar cucu-cucunya bersiap berangkat haji setengah abad kemudian. Sebagai ganti umroh, banyak amalan mudah yang pahalanya setara haji dan atau umroh, yang informasinya mudah dicari di search engine.

Daftar tunggu semakin banyak

Oleh karena ibadah haji bagian dari rukun Islam, pendaftar haji semakin lama semakin banyak. Detik.com melaporkan, pada bulan Desember 2008, jumlah daftar tunggu jemaah haji sebanyak 20.000 orang, pada bulan Desember 2014 mencapai 2,68 juta. Pada saat Covid-19 menyerbu dunia, Desember 2019, jumlah daftar tunggu jemaah haji menjadi 4,08 juta. Ternyata serbuan Covid-19 tidak membuat surut orang Indonesia, sekarang, 6 Maret 2023, daftar tunggu jemaah haji menjadi 5.278.080 orang.

Bagaimana dengan kenaikan Bipih (Biaya perjalanan ibadah haji) tahun ini? Tahun 2022, Bipih sebesar Rp39,8 juta; tahun 2023 menjadi Rp49,8 juta. Ternyata kenaikan itu tidak menjadi masalah bagi orang Kota Bandung. Jumlah daftar tunggu jemaah haji Kota Bandung bertambah 142 orang.

Perlu dicatat, bahwa bulan Februari 2023 sampai 6 Maret 2023, ada 465 orang yang mengundurkan diri sebagai calon jemaah haji di Indonesia. Mungkin karena kenaikan Bipih, mungkin karena alasan yang lain. Namun karena pendaftaran baru bertambah 8.189 orang, maka daftar tunggu jemaah haji bertambah 7.724 orang, dan menjadi 5.278.080 orang

Bagi calon jemaah haji yang seharusnya bisa berangkat tahun 2023, tetapi tidak mampu melunasi Bipih, maka keberangkatannya ditunda tahun 2024.

(Muhammad Ridlo Eisy, inharmonia.co).***

 

 

Baca 632 kali
Bagikan: