Berita Menarik 26 Nov 2020

Kamis, 26 November 2020 22:01
(9 pemilihan)

Dari KPK, Munas MUI sampai Polisi Halal di Jerman

Hampir semua media di Indonesia masih melanjutkan berita ditangkapnya Menteri Edhy Prabowo. Kompas.com menuturkan, KPK menetapkan 6 tersangka lainnya. 

Sedangkan Tempo.co meliput pembukaan Munas MUI. Pada pembukaan Munas MUI itu Presiden Joko Widodo berpesan agar dakwah dilakukan dengan merangkul, tidak dengan memukul. Siapa yang akan menjadi Ketua Umum MUI yang baru, apakah dari NU, atau Muhammadiyah, atau dari FPI atau ulama yang dekat dengan FPI?

Mengenai kerumunan di Petamburan, CNN menyampaikan informasi bahwa Polda Metro Jaya tak terburu-buru dalam memperoses kasus kerumunan massa pimpinan FPI Rizieq Shihab. Kemarin, media menyiarkan jumlah kasus baru membuat rekor baru 5.534 orang, sebanyak 1.273 orang dari Jakarta. Dalam kaitan pandemi ini, bisnis.com menuturkan cerita para guru yang menyatakan bahwa bantuan sosial sungguh nyata terasa manfaatnya.

Sedangkan Pikiran Rakyat mengungkapkan bahwa Polisi Bandung menangkap lima orang berandalan bermotor karena menyebabkan satu orang meninggal dunia. Tidak kalah menariknya berita dari Jerman, yang disiarkan oleh detik.com setelah mengutip dari Deutsche Welle bahwa ada polisi halal di sekolah pada waktu ada seseorang merayakan ulang tahun. Tulisan Deutsche Welle itu mengungkap “Bagaimana Menangani Konservatisme Islam di Sekolah Jerman?”

Selanjutnya silakan simak berita-berita menarik itu di bawah ini. (inharmonia.co)

 

Selain Menteri Edhy Prabowo, KPK Tetapkan 6 Tersangka Lainnya

Kompas.com - 26/11/2020, 00:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menetapkan tujuh orang tersangka dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait perizinan tambak, usaha , dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020. "KPK menetapkan tujuh orang tersangka," kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango dalam konferensi pers, Rabu (25/11/2020) malam. Tujuh tersangka tersebut adalah Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, staf khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Safri, pengurus PT Aero Citra Kargo (ACK) Siswadi, staf istri Menteri Kelautan dan Perikanan Ainul Faqih, Direktur PT Duta Putra Perkasa (DPP) Suharjito, Andreau Pribadi Misata (staf khusus menteri yang juga Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas, dan Amiril Mukminin.

Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2020/11/26/00294191/selain-menteri-edhy-prabowo-kpk-tetapkan-6-tersangka-lainnya. Penulis : Ardito Ramadhan; Editor : Diamanty Meiliana

Buka Munas MUI, Jokowi Berpesan Dakwah Itu Merangkul Bukan Memukul

 

Reporter: Dewi Nurita; Editor: Aditya Budiman; Rabu, 25 November 2020 21:38 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Jokowi membuka acara Musyawarah Nasional (Munas) ke-10 Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara virtual pada Rabu malam, 25 November 2020.

Dalam pidatonya, Jokowi menyatakan pemerintah mendukung penuh ikhtiar MUI mewujudkan Islam rahmatan lil ‘alamin dalam kehidupan bangsa yang majemuk. Corak keislaman di Indonesia, kata Jokowi, identik dengan pendekatan dakwah kultural yang persuasif dan damai, tidak menebar kebencian, jauh dari karakter ekstrem dan merasa benar sendiri.

"Hal ini menunjukkan bahwa semangat dakwah keislaman kita adalah merangkul, bukan memukul. Karena hakikat berdakwah adalah mengajak umat ke jalan kebaikan sesuai akhlak mulia Rasulullah SAW," kata Jokowi lewat video konferensi, Rabu, 25 November 2020.

Klik untuk baca: https://nasional.tempo.co/read/1408830/buka-munas-mui-jokowi-berpesan-dakwah-itu-merangkul-bukan-memukul/full&view=ok

 

Polisi Tak Buru-buru Proses Kasus Kerumunan Rizieq Shihab

 

CNN Indonesia | Kamis, 26/11/2020 04:30 WIB

Jakarta, CNN Indonesia – 

Polda Metro Jaya mengaku tak terburu-buru dalam memperoses kasus kerumunan massa pimpinan FPI Rizieq Shihab. Kepolisian saat ini masih melakukan analisis atas hasil klarifikasi terhadap sejumlah pihak, sejak Selasa (24/11).

"Sampai hari ini kita masih mengevaluasi apa yang sudah dikumpulkan penyelidik di sini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Rabu (25/11).

Yusri menuturkan hasil analisis itu nantinya akan menjadi dasar bagi penyidik untuk melakukan gelar perkara awal terkait kasus ini. Nantinya, jika kontruksi perkara dianggap sudah memenuhi, maka kasus ini bisa ditingkatkan tahap penyidik.

Klik untuk baca: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20201126034308-12-574581/polisi-tak-buru-buru-proses-kasus-kerumunan-rizieq-shihab

Cerita para Guru, Bantuan Sosial Sungguh Nyata Terasa Manfaatnya

Bisnis.com, JAKARTA - Para guru telah mendapat bantuan pemerintah berupa subsidi upah dan kuota internet gratis. Kedua bantuan itu terasa sangat bermanfaat bagi para guru. Pengeluaran hari-hari para guru yang sebelumnya disisihkan untuk membeli kuota kini dapat digunakan kembali untuk keperluan sehari-hari.

Pengalaman itu dituturkan tiga guru dan tenaga pendidik yang hadir dalam Dialog Produktif dengan tema ‘Mendukung Para Pendidik Tetap Berkarya’ yang diselenggarakan di Media Center Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Rabu (25/11/2020).

Klik untuk baca: https://ekonomi.bisnis.com/read/20201126/9/1322673/cerita-para-guru-bantuan-sosial-sungguh-nyata-terasa-manfaatnya

 

Aniaya Remaja Hingga Meninggal Dunia, Lima Anak Berandalan Bermotor Ditangkap, Tujuh Masih Dikejar

Mochammad Iqbal Maulud- 24 November 2020, 19:37 WIB

PIKIRAN RAKYAT - Sebanyak lima orang yang tergabung dalam salah satu kelompok berandalan bermotor diamankan Satreskrim Polrestabes Bandung.  Mereka diamankan karena telah menyebabkan satu orang meninggal dunia.

Kelimanya yakni AR alias Ude, AA alias Abay, JK, JA, dan RPH.  Kelimanya terlibat, melakukan penganiayaan terhadap seorang remaja bernama YB (16).

Klik untuk baca: https://www.pikiran-rakyat.com/bandung-raya/pr-011008316/aniaya-remaja-hingga-meninggal-dunia-lima-anak-berandalan-bermotor-ditangkap-tujuh-masih-dikejar

 

Bagaimana Menangani Konservatisme Islam di Sekolah Jerman?

Deutsche Welle (DW) - detikNews

Berlin - 

"Polisi Halal" kadang muncul saat ulang tahun dirayakan di ruang kelas di sekolah Jerman. Seperti diceritakan guru sekolah dasar di negara bagian Nord Rhein-Westfalen, sebagaimana dikutip dari kantor berita KNA, ada beberapa murid muslim mengamati dari dekat apa yang dibawa teman sekelas mereka untuk perayaan ulang tahun itu. Apakah makanan yang dibawa itu halal dan boleh dimakan menurut aturan Islam. Siapapun yang melanggar hal ini akan dipermalukan.

Pada pertengahan Oktober lalu, di Prancis, seorang guru bernama Samuel Paty dipenggal oleh seorang fundamentalis karena mendiskusikan kartun Nabi Mohammad yang menjadi kontroversi di majalah satire "Charlie Hebdo", di kelas kebebasan berekspresi.

Apakah yang terjadi di Prancis juga menjadi ancaman serupa di Jerman? Tidak, tulis Joachim Wagner di media "Welt am Sonntag". Tetapi: "Politik Islam telah lama berkembang menjadi masalah pendidikan di bagian lanskap sekolah kami."

Klik untuk baca: https://news.detik.com/dw/d-5269841/bagaimana-menangani-konservatisme-islam-di-sekolah-jerman

 

 

 

 

 

Baca 3780 kali Terakhir diubah pada Jumat, 27 November 2020 11:03
Bagikan: