Dari Covid-19, sampai Serangan Teroris di Sigi Media tidak jemu memberitakan kasus Covid-19, apalagi ada kecenderungan gelombang serangan baru di Indonesia. Kompas hari minggu ini menyarankan untuk memperketat kembali pembatasan sosial. Cuplikan perkembangan Covid-19 dapat disimak di https://inharmonia.co/index.php/berita/berita/update-posisi-indonesia-dalam-pandemi-covid-19-seluruh-dunia. Dalam table peringkat dunia, peringkat Indonesia “membaik”, namun itu bukan karena keadaan Indonesia membaik, tetapi keadaan dunia, khususnya Eropa dan Amerika, semakin parah. Untuk kasus Covid-19 ini Rumah Sakit UMMI Bogor akan diperkarakanoleh Pemerintah Kota Bogor, dan polisi akan segera memanggil Dirut RS UMMI karena masalah test swab Rizieq Shihab. Namun, tadi malam Rizieq Shihab menyurati Walikota Bogor yang isinya tidak mengizinkan hasil test swabnya diketahui Pemkot Bogor. Data kesehatan memang bagian dari hak pribadi seseorang. Berkaitan dengan Rizieq Shibab, dikabarkan bahwa Walikota Depok terkena Covid-19, padahal sebelumnya pernah berpelukan dengan Rizieq Shihab. (https://www.youtube.com/watch?v=efhQQ3xSNFQ ). Apakah mungkin Walikota Depok tertular dari Rizieq Shihab, atau justru sebaliknya. Untuk kepentingan penelusuran penularan penyakit ini bisa menggugurkan hak pribadi seseorang unyuk merahasiakan data kesehatannya. Diperoleh kabar terakhir, dari okezone.com, Rizieq Shihab kabur dari RS UMMI, keluar lewat Gudang obat. Sementara itu Tempo.co menyiarkan permintaan Rizieq Shihab agar para tahanan politik segera dibebaskan. Namun, Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo kaget karena Syahganda menolak penangguhan penahanannya. Sedangkan okezone.com menyiarkan bahwa kasus demo Omnibus Law, Syahganda dan Jumhur segera diadili. Berita menarik lainnya berasal dari Sigi, Sulawesi Tengah, tentang pembunuhan empat orang warga oleh teroris pimpinan Ali Kalora. Selanjutnya silakan simak berita-berita menarik itu di bawah ini. (inharmonia.co) UPDATE: 5.418 Kasus Baru Covid-19 Indonesia dalam Sehari Kompas.com - 28/11/2020, 16:01 WIBJAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia mencatat rekor tertinggi terkait penambahan kasus Covid-19 dalam sehari, kemarin. Hari ini, belum terlihat ada tanda-tanda penularan virus corona menurun. Hal ini terlihat dari masih tingginya penambahan pasien Covid-19 dalam sehari, yaitu di atas 5.000 orang. Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada Sabtu (28/11/2020), ada 5.418 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Dengan demikian, total kasus Covid-19 di Indonesia kini mencapai 527.999 orang, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020. Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2020/11/28/16013691/update-5418-kasus-baru-covid-19-indonesia-dalam-sehari-total-527999. Penulis : Ardito Ramadhan; Editor : Bayu Galih Pemerintah Kota Bogor Perkarakan RS Ummi karena Tes Swab Rizieq Shihab Diam-diam Reporter: Muhammad Sidik Permana (Kontributor); Editor: Endri Kurniawati Sabtu, 28 November 2020 16:48 WIB TEMPO.CO, Bogor - Pemerintah Kota Bogor melaporkan Direktur Utama dan manajemen Rumah Sakit Ummi ke Polresta Bogor Kota karena diduga menangani pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab tidak sesuai dengan prosedur rumah sakit rujukan Covid-19. Kepala Bidang KIP Diskominfo Kota Bogor/Anggota Bidang Data, Komunikasi dan Informasi Publik Satgas Covid-19 Kota Bogor Abdul Manan Tampubolon mengatakan laporan dilakukan oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat PoPP) Kota Bogor Agustian Syah. "Tadi malam Kepala Satpol PP sudah membuat laporan, bertindak sebagai Koordinator Bidang Penegakan Hukum dan Kedislipinan Satuan Tugas Covid 19 Kota Bogor," kata Manan, Sabtu 28 November 2020. Rizieq diduga terpapar Covid-19 klaster Petamburan. Menangani pasien terduga Covid-19, ujar Manan, harus sesuai dengan prosedur. Namun, RS Ummi dianggap mengabaikannya. Klik untuk baca: https://metro.tempo.co/read/1409707/pemerintah-kota-bogor-perkarakan-rs-ummi-karena-tes-swab-rizieq-shihab-diam-diam Polisi Segera Panggil Dirut RS UMMI yang Dilaporkan soal Swab Test HRS Sachril Agustin Berutu – detikNews; Sabtu, 28 Nov 2020 22:28 WIB Bogor - Polisi telah menerima laporan Satgas COVID-19 Kota Bogor terhadap Direktur Utama (Dirut) RS UMMI Andi Tatat terkait swab test Habib Rizieq Syihab. Dirut beserta pihak terkait akan segera dipanggil untuk dimintai keterangan. Rachmat menyebut kasus ini akan ditangani Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bogor Kota. Polisi pun akan mempersiapkan administrasi penyelidikan terkait laporan tersebut. Klik untuk baca: https://news.detik.com/berita/d-5273943/polisi-segera-panggil-dirut-rs-ummi-yang-dilaporkan-soal-swab-test-hrs Habib Rizieq Surati Walikota & Tidak Izinkan Hasil Swab Tes-nya Diketahui, Pemkot Tempuh Jalur Hukum Amir Hamzah - 28 November 2020, 23:21 WIB POJOKNEWS - Entah apa tujuannya, Habib Rizieq surati Walikota Bogor Bima Arya yang isinya menyatakan tidak ingin Pemkot Bogor mengetahui hasil swab tes-nya. Habib Rizieq secara mendadak mengirimi surat Walikota Bogor Bima Arya pada Sabtu sore (28/11/2020) “Saya menerima surat pernyataan yang di tanda tangani oleh Habib Rizieq. Yang menyatakan bahwa beliau tidak mengizinkan hasil (swab tes-nya) untuk diketahui oleh Pemerintah Kota (Pemkot),” ungkap Bima, Sabtu malam. Klik untuk baca: https://pojoknews.pikiran-rakyat.com/peristiwa/pr-721029375/habib-rizieq-surati-walikota-tidak-izunkan-hasil-swab-tes-nya-diketahui-pemkot-tempuh-jalur-hukum Wali Kota Depok Mohammad Idris Positif Covid-19 Liputan6.com; 26 Nov 2020, 13:36 WIB Jakarta: Wali Kota Depok, Mohammad Idris dilaporkan positif Covid-19 usai Labkesda Kota Depok mengeluarkan hasil tes swab. Calon petahana di Pilkada Depok itu diduga terinfeksi Covid-19 usai melakukan debat pilkada. Menurut Ketua tim sukses pasangan calon Idris-Imam, Hafid Nasir sebelum mengikuti debat publik pada Minggu, 22 November 2020 Mohammad Idris dalam kondisi sehat. Klik untuk baca: https://www.liputan6.com/pilkada/read/4418524/wali-kota-depok-mohammad-idris-positif-covid-19 Rizieq Shihab Minta Pemerintah Bebaskan Tahanan Politik dan Ajak Diskusi Reporter: Dewi Nurita; Editor: Aditya Budiman; Jumat, 27 Nov 2020 20:40 WIB TEMPO.CO, Jakarta - Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab meminta pemerintah membebaskan semua pihak yang dianggapnya sebagai tahanan politik. Di antaranya, ujar dia, para pengurus Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), seperti Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat, dan Anton Permana. Sebelumnya, polisi menangkap pengurus KAMI, yakni Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat dan Anton Permana berdasarkan surat penangkapan bernomor SP/Kap/165/X/2020/ Direktorat Tindak Pidana Siber tertanggal 13 Oktober 2020. Dalam surat tersebut tertulis Syahganda ditangkap atas dugaan menyebarkan berita bohong atau hoaks melalui akun Twitter pribadinya. Klik untuk baca: https://nasional.tempo.co/read/1409502/rizieq-shihab-minta-pemerintah-bebaskan-tahanan-politik-dan-ajak-diskusi Gatot Nurmantyo Kaget Syahganda Nainggolan dkk Tolak Penangguhan Penahanan Reporter: Dewi Nurita; Editor: Kukuh S. Wibowo; Jumat, 27 Nov 2020 19:15 WIB TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Panglima TNI Jenderal (Purnawirawan) Gatot Nurmantyo bercerita bahwa dirinya sempat ingin mengajukan diri sebagai penjamin penangguhan penahanan para pengurus Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat, dan Anton Permana oleh polisi. Namun, kata Gatot, tawaran itu ditolak oleh Syahganda Nainggolan dkk. "Sangat mengejutkan, surat penangguhan itu ditolak mereka. Mereka tidak mau penangguhan penahanan," ujar Gatot dalam acara peluncuran buku berjudul Pemikiran Sang Revolusioner karya Syahganda Nainggolan, Jumat, 27 November 2020. Klik untuk baca: https://nasional.tempo.co/read/1409456/gatot-nurmantyo-kaget-syahganda-nainggolan-dkk-tolak-penangguhan-penahanan Kasus Demo Omnibus Law, Syahganda dan Jumhur Segera Diseret ke Meja Hijau Puteranegara Batubara, Okezone · Jum'at 27 November 2020 17:28 WIB JAKARTA - Dua petinggi Koalisi Aksi Menyelematkan Indonesia (KAMI), Syahganda Nainggolan dan Muhammad Jumhur Hidayat akan segera disidang terkait dengan kasus dugaan penghasutan demo penolakan UU Cipta Kerja Omnibus Law yang berakhir ricuh. Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono mengungkapkan bahwa pihak Kejaksaan sudah menyatakan bahwa berkas perkara kedua tersangka tersebut sudah dinyatakan lengkap atau P21. Rencananya, pelimpahan tahap II akan dilaksanakan pada awal bulan Desember nanti. Klik untuk baca: https://nasional.okezone.com/read/2020/11/27/337/2317538/kasus-demo-omnibus-law-syahganda-dan-jumhur-segera-diseret-ke-meja-hijau Kronologi Kelompok Ali Kalora Bunuh 4 Warga di Sigi Sulteng CNN Indonesia | Sabtu, 28/11/2020 16:44 WIB Jakarta, CNN Indonesia -- Empat orang warga di Desa Lembontonga, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah diduga menjadi korban pembunuhan dari kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora. Para korban dieksekusi langsung oleh Ali Kalora. Polisi menyatakan tindakan tersebut bertujuan untuk menyebarkan teror di masyarakat. "Jadi mereka kadang-kadang suka melakukan aksi secara acak. Namanya teroris, jadi melakukan tindakan teror untuk menakut-nakuti masyarakat," kata Kabid Humas Polda Sulteng, Komisaris Besar Didik Suparnoto saat dikonfirmasi, Sabtu (28/11). Klik untuk baca: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20201128150312-12-575658/kronologi-kelompok-ali-kalora-bunuh-4-warga-di-sigi-sulteng