Berita Menarik 12 Jan 2021

Selasa, 12 Januari 2021 17:45
(12 pemilihan)

Dari Efikasi Vaksin sampai Suram Wajah HAM

Besok, Presiden Joko Widodo, divaksin Covid-19. Menurut BPOM, efikasi vaksin Sinovac yang digunakan di Indonesia sebesar 65,3 persen, sedangkan yang digunakan di Turki sebesar 91,25 persen, dan di Brasil 78 persen.

Sementara itu Raja Malaysia mengumumkan keadaan darurat nasional karena lonjakan kasus Covid-19. Menurut catatan dari worldometer.info jumlah korban yang meninggal karena Covid-19 di Malaysia adalah 555 orang, sedangkan di Indonesia 24.645 orang, pada tangga 12 Januari 2021.

Diperoleh informasi, tidak hanya rekening milik keluarga Rizieq Shihab saja yang diblokir, tetapi rekening Munarman juga diblokir. Sedangkan tribunnews.com menyiarkan bahwa tak terhitung tersangka korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), rekeningnya disita dan diblokir.

Dari Amerika Serikat diperoleh berita Presiden AS Donald Trump digoyang pemakzulan jilid dua menjelang akhir kepemimpinannya. DPR AS siap untuk mendorong pemakzulan ini. Sedangkan tim penyelam pencarian pesawat Sriwijaya SJ 182 sudah mengangkat bagian dari black box pesawat, sore tanggal 12 Januari 2021.

Menurut Wakil Direktur Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Rivanlee Anandar, rekam jejak demokrasi dan kebebasan sipil sepanjang 2020 banyak diwarnai tindakan represif aparat terhadap masyarakat dan penggunaan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Ada beberapa tokoh yang bermasalah dengan UU ITE itu antara lain Said Didu, Ravio Patra, Gus Nur, Jerinx, Ustadz Maheer, Haikal Hasan, Munarman.

Yang menjadi pertanyaan adalah jika ada anggota masyarakat yang mengadu ke polisi karena ada ujaran kebencian yang mengadu domba antar agama dan antar golongan, kemudian polisi melaksanakan tugasnya dengan menggunakan UU ITE, apakah pemerintah dituduh sebagai pelanggar HAM? UU ITE itu sudah beberapa kali di judicial review, tetapi Mahkamah Konstitusi menolaknya. Selanjutnya silakan simak berita-berita menarik itu di bawah ini. (inharmonia.co).

 

BPOM: Efikasi Vaksin Sinovac 65,3 Persen

Reporter: Friski Riana; Editor: Amirullah

Senin, 11 Januari 2021 16:22 WIB

TEMPO.COJakarta - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito mengatakan efikasi vaksin Sinovac yang diuji klinik di Bandung menunjukkan sebesar 65,3 persen.

"Hasil analisis terhadap efikasi vaksin corona yang diuji klinik di Bandung menunjukkan 65,3 persen, yang berdasarkan laporan dari efikasi vaksin di Turki sebesar 91,25 persen, serta di Brasil 78 persen," kata Penny dalam konferensi pers daring, Senin, 11 Januari 2021.

Penny mengatakan, hasil tersebut sesuai dengan persyaratan WHO bahwa minimal efikasi vaksin adalah 50 persen. Efikasi 65,3 persen tersebut, kata Penny, menunjukkan harapan bahwa vaksin mampu menurunkan kejadian penyakit Covid-19 sebesar 65,3 persen.

Klik untuk baca: https://nasional.tempo.co/read/1422205/bpom-efikasi-vaksin-sinovac-653-persen/full&view=ok

 

Breaking! Raja Malaysia Umumkan Keadaan Darurat Nasional

NEWS - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia

 12 January 2021 09:46

Jakarta, CNBC Indonesia - Raja Malaysia, Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah mengumumkan keadaan darurat nasional, Selasa (12/1/2021).  Keadaan darurat dideklarasikan untuk melawan lonjakan kasus corona di Negeri Jiran yang mengancam sistem kesehatan negara itu.

"Wabah Covid-19 di negara ini berada pada tahap yang sangat kritis dan ada kebutuhan untuk keadaan darurat," kata sebuah pernyataan dari istana nasional, dikutip dari AFP.

Klik untuk baca: https://www.cnbcindonesia.com/news/20210112093801-4-215215/breaking-raja-malaysia-umumkan-keadaan-darurat-nasional

 

Tak Hanya Milik Keluarga Rizieq Shihab, Rekening Munarman Juga Diblokir

JAKARTA, KOMPAS.com – Eks Sekretaris Umum (Sekum) Front Pembela Islam ( FPI) Munarman juga masuk dalam pemblokiran rekening selain keluarga Pemimpin FPI Rizieq Shihab. Hal itu dikatakan Aziz Yanuar saat dihubungi Kompas.com, Senin (11/1/2021). Ia menyebutkan, pemblokiran tersebut terjadi pada Rabu (6/1/2021) pekan lalu. “Juga pihak yang terkait FPI seperti rekening H Munarman dkk (dan kawan-kawan) juga ( diblokir),” kata Yanuar. “Keluarga ada tujuh rekening, sejak Rabu pekan kemarin (diblokirnya),” kata dia.

Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2021/01/11/12565601/tak-hanya-milik-keluarga-rizieq-shihab-rekening-munarman-juga-diblokir?page=all.
Penulis : Irfan Kamil; Editor : Diamanty Meiliana

Cerita Keluarga Terlibat Korupsi: Rekening Diblokir, Jual Nasi Uduk, Semua Sirna Saat Jadi Tersangka

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG -- Rekening tabungan jadi obyek barang sitaan dalam pengungkapan kasus dugaan tinda‎k pidana korupsi. Pasal 29 ayat 4 Undang-undang Pemberantasan Tipikor jadi dasar hukumnya.

Pasal itu menyebutkan, penyidik, penuntut umum atau hakim dapat meminta kepada bank untuk memblokir rekening simpanan milik tersangka atau terdakwa yang diduga hasil tindak pidana korupsi.

Tak terhitung tersangka korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), rekeningnya disita dan diblokir. Alasannya, ada uang hasil korupsi. Merujuk pada Undang-undang Pemberantasan Tipikor, kewenangan memblokir rekening tidak hanya pada KPK namun juga penegak hukum lainnya.

https://www.tribunnews.com/regional/2019/11/04/cerita-keluarga-terlibat-korupsi-rekening-diblokir-jual-nasi-uduk-semua-sirna-saat-jadi-tersangka. Editor: Hendra Gunawan

 

Detik-detik Terakhir Berkuasa Trump Digoyang Pemakzulan Jilid Dua

Tim detikcom – detikNews; Selasa, 12 Jan 2021 07:55 WIB

Washington DC - 

Presiden AS Donald Trump digoyang pemakzulan jilid dua menjelang akhir kepemimpinannya. DPR AS siap untuk mendorong pemakzulan ini.

Dilansir AFP, Senin (11/1/2021) Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi mengatakan dia akan mendorong upaya untuk menggulingkan Presiden Donald Trump dari jabatannya selama hari-hari terakhir pemerintahannya.

Klik untuk baca: https://news.detik.com/internasional/d-5330134/detik-detik-terakhir-berkuasa-trump-digoyang-pemakzulan-jilid-dua

 

Suram Wajah HAM Rezim Jokowi Sepanjang 2020

CNN Indonesia | Rabu, 23/12/2020 06:00 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- 

Rekam jejak demokrasi dan kebebasan sipil sepanjang 2020 banyak diwarnai tindakan represif aparat terhadap masyarakat dan penggunaan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Represifitas aparat utamanya kerap terjadi dalam gelombang aksi demonstrasi mahasiswa, buruh, dan pelajar yang menolak pengesahan UU Omnibus Law. Sementara, penangkapan atas dugaan ujaran kebencian atau Pasal 28 UU ITE beberapa kali terjadi terhadap kelompok oposisi pemerintah.

Wakil Direktur Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Rivanlee Anandar menyebut 2020 bahkan lebih suram dari tahun sebelumnya. Saat ditanya mengenai hal positif soal kebebasan sipil sepanjang 2020 atau periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo, Rivan bilang pemerintah hanya konsisten dalam kekeliruannya.

Klik untuk baca: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20201207182526-20-579059/suram-wajah-ham-rezim-jokowi-sepanjang-2020

 

Mereka yang Dijerat UU ITE di 2020: Said Didu hingga Munarman

CNN Indonesia | Kamis, 24/12/2020 16:37 WIB

Klik untuk baca: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20201224150640-12-586053/mereka-yang-dijerat-uu-ite-di-2020-said-didu-hingga-munarman

Baca 3620 kali Terakhir diubah pada Selasa, 12 Januari 2021 18:02
Bagikan: