TRIBUNFLORE.COM, MAUMERE - Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sikka, NTT diduga menyebabkan beberapa siswa di Kabupaten Sikka mengalami muntah-muntah hingga dirawat di Rumah Sakit. Hingga akhirnya, seturut informasi yang diperoleh Tribunflores.com, para siswa tersebut menyampaikan klarifikasi di hadapan petugas Dinkes, Dandim dan juga Intel. Maria Margareta Biba, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Nangameting membenarkan bahwa Klarifikasi para siswa kepada Dinas Kesehatan, Dandim 1603 Sikka dan Intelijen tersebut buntut para pelajar muntah-muntah hingga dirawat di Rumah Sakit. "Pas saya ke rumah sakit, mereka juga sudah klarifikasi ke Dinkes, di depan Dandim dan ada juga intel datang waktu itu," kata Maria Margareta Biba, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Nangameting, Kamis 24 September 2025. Maria menjelaskan, Salah satu siswa di Kota Maumere, sebelumnya mengeluhkan sakit lambung dan penyakit lainnya. Namun, ada siswa lain yang tidak masuk sekolah satu minggu. Pada saat masuk sekolah, siswa bersangkutan mengkonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG), akan tetapi mengalami muntah-muntah. "Itu yang menurut pengakuan anak-anak di sekolah, pas saya ke rumah sakit, mereka juga sudah klarifikasi ke Dinkes, di depan Dandim dan ada juga intel datang waktu itu," jelasnya. Penyedia MBG Bantah, Tidak Ada Ulat Hidup Dalam Menu MBG di SMKS Yohanes XXIII Maumere Untuk diketahui, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nangameting membantah adanya ulat hidup di dalam menu makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan untuk para siswa di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Kamis 25 September 2025. Pernyataan berisi bantahan tersebut disampaikan oleh Maria Margareta Biba selaku Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Nangameting menanggapi video viral yang diunggah salah satu guru yang memperlihatkan Ulat hidup ditemukan di atas nasi yang disajikan. Maria Margareta Biba menegaskan bahwa tidak ada ulat hidup di dalam menu MBG yang disajikan untuk siswa SMKS Yohanes XXIII Maumere itu. Walaupun pun ada ulat, kata dia, terdapat di sayur, namun pihaknya mesti memastikan kebenarannya. Ia menerangkan bahwa dalam video yang diposting memperlihatkan adanya ulat hidup pada menu MBG yang sudah tercampur dengan bihun, sedangkan menu MBG yang disajikan SPPG Nangameting di hari itu, tidak ada bihun. Ia menduga, Ulat hidup yang ditemukan di Menu MBG kemungkinan dibawa dari luar oleh anak-anak kemudian dicampur saat dibagikan menu MBG dari SPPG Nangameting. "Ulat ada kalau di sayur, tapi kita belum memastikan benar atau tidaknya, tapi kalau kita lihat dari video ya iya, tapi kalau ulat hidup, menunya saya tidak ada bihun disitu, di hari itu, sedangkan menunya saya tidak ada bihun, labu sama wortel, jadi kalau omprengan yang ada ulat hidup itu, saya tidak membenarkan juga karena menu didalam situ, tidak sama dengan menunya saya perhari ini," ujarnya. Ia merincikan, Menu yang disediakan hari ini untuk siswa SMKS Yohanes XXIII Maumere meliputi, Nasi, Telor asam manis, susu kotak, labu, wortel dan jagung miks. Dalam sehari, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nangameting, mendistribusikan 633 paket menu MBG ke SMKS Yohanes XXIII Maumere. Pemberitaan sebelumnya, ulat hidup ditemukan diatas nasi yang disajikan dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Kamis 25 September 2025. Temuan tersebut terungkap melalui sebuah video yang viral di media sosial berdurasi 7 detik. Dalam rekaman itu terlihat menu MBG berisi nasi putih yang tercampur ulat. Video itu juga memperlihatkan seseorang berusaha memisahkan nasi yang tercemar ulat. Informasi yang dihimpun, Menu MBG dibagikan penyedia kepada siswa SMKS Yohanes XXIII Maumere, pada Pukul 10:50 Wita. Trio, salah satu siswa SMKS Yohanes XXIII Maumere, mengatakan, mereka dibagikan MBG berupa Susu ultra milk, tahu bumbu sambal, Sayur Kuah, Telur, Nasi. Sementara itu, salah satu siswa kelas X TKJ mengaku menemukan ulat saat menikmati menu MBG. "iya, ada ulat, di kami punya kelas," Kata salah satu siswa kelas X TKJ yang enggan namanya dipublis media ini. (AWK)Penulis: Arnol Welianto | Editor: Nofri Fuka Sumber: https://flores.tribunnews.com/maumere/51678/konsumsi-mbg-muntah-dan-masuk-rumah-sakit-pelajar-di-sikka-klarifikasi-di-dinkes-dandim-dan-intel?page=all