Inilah Indonesia! Indonesia kaya, tetapi rakyatnya banyak yang miskin. Walaupun rakyat Indonesia banyak yang miskin, namun rakyat Indonesia ternyata rakyat yang paling Bahagia di dunia!!
Siapa yang bilang Indonesia itu kaya? Yang bilang IMF (International Monetary Fund). Coba lihat daftar negara terkaya ditinjau dari Produk Domestik Bruto (PDB) di Wikipedia. IMF menyatakan tahun 2025, Indonesia berada pada peringkat ke 17 ditinjau dari PDB nominal dengan jumlah US$1.420.743 juta. Bahkan jika ditinjau dari PDB PPP (Purchasing Power Parity) Indonesia pada peringkat ke 7 pada tahun 2025.
PPP adalah teori ekonomi yang menyatakan bahwa nilai tukar mata uang antar negara harus mencerminkan perbedaan tingkat harga barang dan jasa di antara negara-negara di dunia. Oleh karena harga-harga di Indonesia relatif murah dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia, maka PDB PPPnya berada di peringkat ke 7 di dunia, walaupun secara nominal di peringkat 17. Sebagai contoh, harga mie instan di Amerika Serikat adalah Rp10.106,-/bungkus (dengan kurs Rp16.342/US$), sedangkan di Indonesia Rp3.000,-/bungkus.
Mayoritas miskin
Walaupun Indonesia kaya, tetapi rakyatnya miskin! Siapa yang menyatakan rakyat Indonesia miskin? World Bank! Dalam laporan Macro Poverty Outlook awal April 2025, Bank Dunia mencatat, bahwa 60,3% penduduk Indonesia atau sekira 171,8 juta orang Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan global.
Bagaimana dengan jumlah orang miskin di Indonesia versi Badan Pusat Statistik (BPS). Menurut BPS, tingkat kemiskinan nasional per September 2024 hanya sebesar 8,57% atau sekira 24,06 juta jiwa.
Jadi ada dua garis kemiskinan di Indonesia, yaitu dari World Bank dan dari BPS. Untuk mempersedikit jumlah orang miskin di Indonesia, baik versi BPS maupun World Bank, diperlukan kerja bersama seluruh masyarakat. Pemerintah dan kelompok pengusaha perlu membuka lapangan kerja dan masyarakat umum perlu menciptakan dan merintis usaha sendiri untuk bertahan hidup.
Paling bahagia di dunia
Pada saat banyak orang terkejut terhadap banyaknya orang miskin di Indonesia, masyarakat dibikin lebih terkejut lagi dengan munculnya hasil survei yang menyatakan bahwa rakyat Indonesia itu paling bahagia di dunia.
Universitas Harvard, Institut Studi Agama Universitas Baylor dan Gallup menyelenggarakan Studi Kemakmuran Global (Global Flourishing Study – GFS). Studi ini dilakukan dengan survei kesejahteraan terbesar di dunia, dengan melibatkan lebih dari 207.000 responden di 23 negara, termasuk Hong Kong, mencakup enam benua.
Media kontan.co.id menyiarkan bahwa hasil penelitian Harvard dkk itu mengguncang peta kebahagiaan global yang selama ini didominasi negara-negara kaya. Indonesia berada di posisi teratas sebagai negara yang warganya paling bahagia tuntas dengan skor flourishing tertinggi, disusul Israel dan Filipina. Sementara Jepang, Turki, dan Inggris justru berada di posisi terbawah.
Eksistensi Indonesia
Itulah wajah Indonesia saat ini. Sebagai negara Indonesia itu kaya raya dilihat dari jumlah uangnya, dan akan bertambah kaya kalau sumber daya alamnya dikelola dengan baik. Namun ternyata menurut World Bank, lebih dari 60% rakyat Indonesia berada di bawah garis kemiskinan. Kemiskinan ini perlu diatasi dengan menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan memperkuat kebijakan politik pemerataan ekonomi di Indonesia. Ternyata, walaupun banyak orang miskin di Indonesia, Universitas Harvard menyiarkan hasil penelitiannya bahwa rakyat Indonesia paling Bahagia di dunia.
Ada catatan tambahan BBC (British Broadcasting Corporation) menyiarkan bahwa pada tahun 2050 Indonesia menjadi negara terkaya no. 4 di seluruh dunia. Insya Allah prediksi ini akan terwujud, dengan catatan Indonesia masih eksis dan utuh. Hati-hati terhadap upaya memecah belah bangsa Indonesia, khususnya melalui adu domba lewat media. Ingat, Uni Soviet salah satu negeri adidaya di dunia, bisa pecah berantakan pada tahun 1991 hanya karena diadu-domba.
Muhammad Ridlo Eisy adalah Pemimpin Redaksi inharmonia.id, dosen FISIP Unpas.