Viral Kopdes Jadi Lapangan Badminton, Anggota DPR: Bukti Pendirian KDKMP Grusa-grusu

Rabu, 12 Agustus 2026 15:01
(0 pemilihan)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI, Budi Sulistyono menilai berdirinya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dilakukan secara grusa-grusu atau terburu-buru tanpa perencanaan yang matang. 

Hal ini disampaikannya merespons viralnya sebuah video di media sosial yang memperlihatkan gedung Kopdes Merah Putih dialihfungsikan menjadi lapangan bulu tangkis atau badminton oleh warga. 

"Ini menunjukkan bahwa berdirinya KDKMP grusa-grusu tanpa perencanaan dalam segala aspek, baik aspek keuangan, aspek psikologis masyarakat desa, pemasaran, maupun asas manfaat," kata Budi kepada Tribunnews.com, Senin (10/8/2026).

Budi menyoroti bahwa alih fungsi fasilitas Kopdes ini tidak hanya terjadi pada gedung olahraga. Menurut dia, gedung tersebut juga sempat digunakan untuk resepsi pernikahan. 

Selain itu, ia juga menerima laporan adanya truk operasional Kopdes yang digunakan untuk angkutan tebu, yang dinilai merugikan dan membuat pengusaha angkutan lokal kebingungan.

Lebih lanjut, Budi mempertanyakan kelanjutan program koperasi tersebut. Pasalnya, infrastruktur dasar seperti gedung, truk, mobil pikap, hingga motor roda tiga sudah tersedia, dan pelatihan manajer koperasi juga telah dilaksanakan. Namun, hingga kini tidak ada kejelasan operasional.

"Penggunaan di luar tujuan utama perkoperasian ini saya melihatnya sebagai bentuk frustrasi warga saja, daripada mubazir. Itu saja saya kira," ucap Budi. 

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan aktivitas warga bermain bulu tangkis di dalam sebuah gedung beredar luas dan viral di media sosial. 

Diketahui, gedung Kopdes Merah Putih tersebut berada di Desa Sikanco, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Terkait ramainya perbincangan publik, Sekretaris Desa (Sekdes) Sikanco, Atik Setiawan, membenarkan adanya aktivitas olahraga di dalam gedung tersebut. Namun, ia menegaskan kegiatan itu bukan bagian dari operasional koperasi.

Atik menjelaskan, penggunaan gedung Kopdes sebagai lokasi pertandingan bulu tangkis hanya bersifat sementara untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tingkat Desa Sikanco.

"Intinya kegiatan di Kopdes itu ibaratnya tidak merubah Kopdes menjadi gedung olahraga. Ini adalah dalam rangka kegiatan HUT ke-81 RI tingkat desa," jelas Atik, Senin (10/8/2026), dikutip dari TribunBanyumas.

Menurut Atik, turnamen bulu tangkis yang diikuti warga setempat tersebut berlangsung selama empat hari, yakni 4-7 Agustus 2026.

Ia juga memastikan Kopdes Merah Putih di Desa Sikanco hingga kini belum beroperasi dan belum memiliki aktivitas usaha di dalamnya.

 

Sumber: https://m.tribunnews.com/nasional/7866420/viral-kopdes-jadi-lapangan-badminton-anggota-dpr-bukti-pendirian-kdkmp-grusa-grusu

 

Baca 8 kali Terakhir diubah pada Rabu, 12 Agustus 2026 15:05
Bagikan: