Usai Prabowo Banggakan MBG di Depan Putin, Media Rusia Soroti Keracunan 1000 Orang Dalam Sepekan

Jumat, 04 September 2026 23:01
(0 pemilihan)

TRIBUN-MEDAN.COM – Sehari usai Presiden Prabowo pidato soal Makan Bergizi Gratis (MBG) di depan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin saat forum ekonomi internasional, Media Rusia soroti keracunan MBG.

Media Rusia menyoroti soal hampir 1.000 orang keracunan MBG dalam sepekan sehari setelah Prabowo membanggakan program MBG di Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 yang digelar di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026).

Media berbahasa Rusia Moskovskij Komsomolets atau MK.ru memuat artikel berita bertajuk Почти 800 человек отравились бесплатными школьными обедами yang membahas kasus dugaan keracunan program MBG.

Artikel yang terbit pada Kamis (3/9/2026) pukul 15.00 waktu setempat itu memiliki subjudul Сотни школьников и учителей массово отравились бесплатной едой в Индонезии.

Jika diterjemahkan, judulnya berarti "Hampir 800 orang keracunan akibat makan siang gratis di sekolah."

Sementara, subjudulnya bermakna "Ratusan siswa dan guru keracunan makanan gratis di Indonesia."

Dalam artikel tersebut, media MK.ru memaparkan keluhan yang dialami korban seperti mual, muntah, dan gejala keracunan makanan lainnya.

Media itu juga membahas bahwa kasus keracunan sajian MBG tidak kali ini saja terjadi.

Bahkan, hampir 1.000 orang terdampak kasus dugaan keracunan MBG di berbagai daerah yang terjadi pekan ini.

Sehari setelah pidato Prabowo atau Jumat (4/9/2026) pagi waktu setempat, media lain yang juga berbahasa Rusia, News AM, turut menyoroti kasus keracunan MBG di Indonesia.

Ada artikel bertajuk В Индонезии около 2 тысяч учеников и учителей отравились бесплатными школьными обедами, yang artinya "Di Indonesia, sekitar 2.000 siswa dan guru keracunan akibat makan siang gratis di sekolah."

Dalam artikel tersebut, dibahas bahwa kasus keracunan MBG yang terjadi selama tiga hari terakhir membuat sekitar 2.000 guru dan siswa menjadi korban.

Beberapa peristiwa keracunan yang dibahas adalah:

Kasus dugaan keracunan MBG di sebuah SMA di Lasem, Jawa Tengah, di mana 752 siswa dan 25 guru mengalami gejala keracunan seperti diare dan sakit perut pada Rabu (2/9/2026) sore.

Kasus dugaan keracunan MBG di sebuah pesantren di Jawa Timur, di mana sekitar 730 orang mengalami gejala dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Kasus dugaan keracunan MBG yang dialami oleh ratusan orang di Sulawesi Selatan, di mana orangtua dan guru juga melaporkan ayam berlendir, makanan kurang matang, dan bau amis yang menyengat.

Artikel ini menyebut, MBG adalah salah satu program utama Presiden RI Prabowo Subianto.

Program ini menerima pendanaan miliaran dolar dan bertujuan untuk meningkatkan gizi sekolah di seluruh negeri.

Namun, program ini telah menghadapi kritik karena biayanya yang tinggi dan tuduhan korupsi.

Sebelumnya, Prabowo berkunjung ke Rusia memenuhi undangan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin untuk hadir sebagai tamu kehormatan utama.

Dalam pidatonya di EEF ke-11 yang juga dihadiri oleh Vladimir Putin pada Kamis kemarin, Prabowo menjelaskan alasan dirinya membuat program yang langsung menyasar kebutuhan rakyat, seperti MBG.

Mulanya, Prabowo membahas tema EEF ke-11 2026, 'The Far East: Development for the Benefit of People' atau Timur Jauh: Pembangunan untuk Kepentingan Rakyat.'

Menurut dia, tema tersebut sama seperti mandat yang diberikan rakyat Indonesia kepadanya.

“Saya harus menyampaikan kepada Anda bahwa ini bukan hanya tema bagi Timur Jauh Rusia; ini juga merupakan mandat yang diberikan kepada saya oleh rakyat Indonesia,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo dalam forum St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) tahun lalu, ia menjelaskan mengenai filosofi ekonomi Indonesia yakni realisme, pragmatisme, dan upaya mencapai kebaikan terbesar bagi sebanyak-banyaknya orang.

Sebagai seorang Presiden, Ketua Umum Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya) itu percaya terhadap dunia usaha, inisiatif, kreativitas, dan inovasi.

Ia juga mengaku juga percaya bahwa pemerintah harus melindungi mereka yang lemah, mengelola sumber daya nasional dengan baik, memberantas korupsi, serta berinvestasi untuk kebutuhan jangka panjang rakyat dan bangsa.

“Itulah arti pembangunan untuk kepentingan rakyat. Bagi Indonesia, kebaikan terbesar adalah untuk sebanyak-banyaknya orang,” katanya.

Oleh karena itu kata Prabowo, pembangunan tidak boleh hanya memberikan manfaat kepada segelintir orang. Pembangunan harus diukur dari meja makan keluarga-keluarga kecil.

“Apakah anak-anak mendapatkan makanan bergizi, apakah petani dapat memperoleh pupuk dan menjual hasil panennya dengan harga yang wajar, apakah keluarga dapat tinggal di rumah yang layak, apakah generasi muda dapat memperoleh pekerjaan yang produktif, dan apakah listrik dapat menjangkau setiap rumah di setiap desa,” ucap Prabowo. 

Itulah kata Presiden, kenapa ia menetapkan sejumlah agenda prioritas untuk rakyat Indonesia mulai dari MBG hingga swasembada pangan.

“Inilah alasan Indonesia menyediakan makanan bergizi gratis bagi seluruh anak-anak kita dan para ibu mereka yang sedang hamil. Inilah alasan kami mengejar swasembada pangan dan ketahanan energi,” katanya. 

Hal itu juga kata Presiden yang membuat pemerintah, mempercepat hilirisasi industri, agar sumber daya alam yang dimiliki dapat memiliki nilai tambah serta mampu menyerap lapangan pekerjaan.

“Inilah alasan kami menginginkan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat—bukan pertumbuhan hanya demi pertumbuhan itu sendiri, melainkan pertumbuhan yang dapat mengangkat jutaan orang keluar dari kemiskinan menuju kehidupan yang bermartabat,” pungkasnya.

Kurun 3 Hari Ribuan Orang Diduga Keracunan MBG, Terbaru 752 Murid di Rembang dan 136 Siswa di Toraja

Disisi lain diberitakan hanya dalam kurun tiga hari, ribuan orang mengalami keracunan makanan di duga usai santap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Hari ini saja, Kamis (3/9/2026) informasi yang dihimpun Tribunmedan.com, setidaknya dugaan keracunan MBG terjadi di dua daerah. 

Di SMAN 1 Lasem, Rembang, Jawa Tengah, sebanyak 752 murid dan 25 guru diduga keracunan MBG. Selain itu, ratusan siswa SMP Negeri 1 Makale dan SMP Negeri 2 Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, dilarikan ke sejumlah rumah sakit setelah mengalami gangguan kesehatan usai santap MBG. 

Rentetan dua kasus itu menambah panjang daftar keracunan makanan yang dialami para penerima MBG.

Hitungan hari sebelumnya, kasus keracunan makanan dialami sekitar 668 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangi, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Selasa (1/9/2026). 

Sehari berselang, Rabu (2/9/2026), 334 orang terdiri dari siswa, guru, ibu menyusui, hingga balita di Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, diduga keracunan makanan usai santap menu MBG.

Selain itu, sebanyak 70 siswa SMPN 1 Kabuh, Kabupaten Jombang, juga diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi menu MBG pada Rabu (2/9/2026) yang terdiri dari udang saus padang, pepaya, sayur tumis, dan tahu.

(*/tribun-medan.com//Tribunnews)

 

Sumber: https://medan.tribunnews.com/news/1809753/usai-prabowo-banggakan-mbg-di-depan-putin-media-rusia-soroti-keracunan-1000-orang-dalam-sepekan?page=all

 

 

Baca 8 kali Terakhir diubah pada Jumat, 04 September 2026 23:06
Bagikan: