Trump Sebut Putra Mahkota Arab Saudi Menjilat Pantat, Turkiye dan Indonesia Hebat

Selasa, 31 Maret 2026 14:37
(0 pemilihan)

ajnn.net BANDA ACEH - Narasi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di konferensi Future Investment Initiative, di Florida, kembali mengguncang internasional. Dalam pidatonya yang berlangsung sekitar 60 menit tersebut, ada pesan tersirat dari Donald Trump tentang sikap putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, yang disebutnya telah "menjilat pantat saya". 

"Dia tidak berpikir ini akan terjadi… dia tidak berpikir dia akan menjilat saya… dia pikir itu hanya akan menjadi presiden Amerika lain yang kalah… tetapi sekarang dia harus bersikap baik kepada saya,” kata Trump merujuk pada MBS seperti yang dilihat AJNN dalam siaran YouTube The White House, Ahad, 29 Maret 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump ketika secara langsung menggambarkan dinamika yang dijalin AS dengan Riyadh saat ini. Namun, tak lama setelah menyampaikan hal tersebut, Trump memuji MBS dengan menyebutnya sebagai "pria yang fantastis" dan "seorang pejuang", serta mengatakan bahwa kerajaan "dapat sangat bangga" dengan kepemimpinannya.

Pujian Trump itu disampaikan lantaran Arab Saudi telah mendukung AS dalam konflik baru-baru ini dengan Iran. “Arab Saudi berperang, Qatar berperang, UEA berperang, Bahrain berperang, dan Kuwait berperang,” kata Trump, seraya menambahkan bahwa mereka, “bersama kita… mereka bersama kita”.

Selain memuji Arab Saudi, UEA, Qatar, Bahrain, Trump juga menyentil peran Kuwait dalam konflik terbaru di Timur Tengah. Meski dalam pidato tersebut Trump sempat menyebut insiden penembakan tiga pesawat AS oleh rudal Patriot milik Kuwait.

"Tiga pesawat kita ditembak jatuh dengan rudal terbaik. Kita sebenarnya dapat menghindari itu. Mereka tidak tahu itu pesawat kita. Mereka menyia-nyiakan tiga rudal Patriot terbaik, dan harus diakui tidak ada yang seperti rudal Patriot ini," kata Trump.

Dalam pidato tersebut, Trump juga menyebut nama Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani dan Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan bersama dengan putra mahkota Saudi, dengan menggambarkan mereka sebagai “tiga orang hebat” yang telah “mendapat serangan hebat”, tetapi tetap bersekutu dengan Washington.

Pada saat yang sama, Trump membandingkan peran mereka dengan sekutu NATO, dengan mengatakan, “kami sangat kecewa… dengan NATO. Mereka tidak datang membantu kami”, dan menambahkan bahwa negara-negara Teluk telah berbuat lebih banyak “sejujurnya… lebih banyak daripada NATO”.

Sebelumnya Trump juga memuji beberapa negara lain yang mengetahui posisi mereka dalam konflik Iran. Di antaranya termasuk Indonesia dan juga Turkiye.

"Mereka sangat mendukung. Saya pikir Turkiye sangat fantastis, sungguh fantastis, dan mereka menjauh dari hal-hal yang kami minta. Dan dia (Erdogan) adalah pemimpin yang hebat.

Dan Indonesia juga hebat. Begitu banyak negara hebat yang kami miliki, Anda tahu, Anda belajar siapa teman Anda, sungguh, Anda belajar siapa teman," kata Trump yang sebelumnya mengutarakan kekecewaannya pada NATO karena tidak mendukung perang AS di Iran.***

 

Sumber: https://www.ajnn.net/news/trump-sebut-putra-mahkota-arab-saudi-menjilat-pantat-turkiye-dan-indonesia-hebat/index.html

 

Baca 36 kali
Bagikan: