Konten ini diproduksi oleh kumparan Presiden Jokowi hari ini meresmikan Rumah Sakit Modular Pertamina Tanjung Duren, Jakarta Barat, yang merupakan RS darurat COVID-19. RS ini merupakan upaya pemerintah meningkatkan ketersediaan fasilitas perawatan bagi pasien corona. Dalam kunjungannya, Jokowi terlihat didampingi oleh Menteri BUMN Erick Thohir dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati. Ia tampak mengelilingi ruang perawatan bagi pasien COVID-19, sambil mendengarkan penjelasan dari Erick dan Nicke. Dalam sambutannya, Jokowi mengungkapkan rumah sakit ini memiliki kapasitas 305 tempat tidur untuk pasien COVID-19. Presiden Jokowi (tengah) meninjau dan meresmikan RS Modular Pertamina Tanjung Duren. Foto: Dok. YouTube Setpres "Saya sangat berterima kasih kepada Menteri BUMN, kepada Pertamina yang menyiapkan RS Modular Pertamina ini dengan kapasitas 305 tempat tidur yang komplit dengan HCU dan juga ICU," kata Jokowi di lokasi, Jumat (6/8). Jokowi juga mengapresiasi karena RS Modular Pertamina ini juga memiliki ruang ICU bagi ibu dan anak-anak. Sehingga, diharapkan perawatan kepada ibu dan anak dapat berjalan lebih maksimal. "Lebih bagus lagi ada juga ICU khusus untuk anak-anak dan bayi, dan ibu-ibu. Sehingga bisa memberikan pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak. Saya sangat mengapresiasi sekali lagi, semoga ini bisa bermanfaat bagi rakyat, bagi masyarakat," tutup Jokowi. Presiden Jokowi (tengah) meninjau RS Modular Pertamina Tanjung Duren. Foto: Dok. YouTube Setpres Pembangunan RS modular ini dilakukan oleh PT Pertamina Bina Medika (Pertamedika) Indonesia Healthcare Corporation (IHC), bekerja sama dengan PT Patra Jasa dan WIKA Gedung. Pembangunan dilakukan sejak Juli lalu. RS Modular ini dibangun di atas lahan 4,2 hektare, dan dilengkapi dengan ruang IGD dan IGD ICU. Serta, disediakan juga ruang bersalin bagi ibu hamil yang positif COVID-19. Selain di Tanjung Duren, pada tahun lalu, Pertamina juga telah mengoperasikan RS modular Simprug untuk perawatan pasien corona.