gosumut AEK LEDONG - Puluhan paket Malam Bergizi Gratis (MBG) jatah murid SD Negeri Padang Sipirok Kecamatan Aek Ledong di Kabupaten Asahan, dikembalikan ke pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada Senin 13 April 2026. Langkah tersebut dilakukan setelah diketahui ikan yang ada dalam menu hari tersebut berbau tidak sedap, sehingga pihak sekolah memutuskan untuk melarang murid-murid memakan makanan tersebut. Sekolah yang menerima lauk ikan berbau busuk yaitu SDN Padang Sipirok. Namun disinyalir masih ada beberapa sekolah lainnya yang menerima menu yang sama. Kejadian tersebut menyebar melalui rekaman video 3 orang siswa yang menyampaikan bahwa makanannya bau dan tidak ingin memakannya. Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Ledong Timur 2 Yayasan Nusa Bakti Labura sebagai penyalur ketika dikonfirmasi melalui Kepala SPPG mengatakan bahwa ada kesalahan dalam pengolahan ikan sehingga menimbulkan aroma tidak sedap. "Ikannya bukan busuk, akan tetapi bau amis, karena kurangnya kontroling pengolahan masak. Untuk itu saya minta maaf kepada pihak sekolah dan penerima manfaat ," ujar Yusril Mahendra Pasaribu dalam klarifikasinya di media sosial Instagram yang dikutip, Sabtu (18/4/2026). Salah satu guru yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa kejadian serupa pernah terjadi sebelumnya di sekolah. Ia juga mengatakan bahwa ada ketakutan jika mengkritisi penyajian makanan ini diangkat tidak mendukung program pemerintah. "Kami ini jelas senang dengan Program MBG, tapi ini sudah berulang kami dapat makanan busuk dan tak layak dari dapur tersebut", ujar salah satu guru. Video tersebut kini telah tersebar di grup-grup whatsapp. Perlu ada tindakan keras kepada mitra dari Badan Gizi Nasional karena takut nantinya berpotensi menjadi Kejadian Luar Biasa. Sumber: https://www.gosumut.com/berita/baca/2026/04/18/ikan-dalam-menu-mbg-berbau-tidak-sedap-puluhan-jatah-siswa-dikembalikan