Blak-blakan, Deddy Corbuzier Menyesal Pernah Bela MBG Mati-matian: Implementasinya Berantakan

Jumat, 15 Mei 2026 06:21
(0 pemilihan)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Deddy Corbuzier mengaku menyesal pernah membela mati-matian program Makan Bergizi Gratis [MBG], program unggulan pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Pengakuan itu disampaikan Deddy secara blak-blakan saat berbincang dengan pakar hukum tata negara Feri Amsari dalam podcast di kanal YouTube-nya yang tayang sejak 11 Mei 2026 lalu.

Awalnya Terkesan, Kini Kecewa

Deddy awalnya menilai konsep MBG mulia dan bermanfaat untuk anak-anak. Namun seiring waktu, ia kecewa dengan pelaksanaan di lapangan.

“Waktu itu saya bela mati-matian program MBG, karena menurut saya pribadi pada saat itu program ini mulia banget,” ujar Deddy.

Kekecewaan itu muncul setelah ia melihat banyak masalah dalam implementasi. Deddy dan Feri sepakat bahwa ide kebijakan sering bagus, tapi berantakan saat dieksekusi.

Feri mencontohkan penolakannya terhadap IKN. “Karena cara mewujudkannya itu saya nggak suka,” katanya.

Soroti Supply Chain Amburadul dan Dugaan Kebocoran Anggaran

Deddy menegaskan ia tetap setuju dengan konsep dasar MBG. Yang ia kritik adalah proses eksekusi yang minim arahan dan pengawasan.

“Essentially memang bagus program ini, namun melihat di lapangan, supply chain yang berantakan, anggaran bocor di lapangan, nggak ada piloting,” ujar Deddy.

Menurutnya, rantai distribusi yang tidak tertata berpotensi menghambat tujuan utama MBG. Ia juga menyoroti dugaan kebocoran anggaran yang bisa mengurangi efektivitas program.

Kasus Mitra SPPG Viral Jadi Pemicu Kekecewaan

Kekecewaan Deddy memuncak setelah melihat kasus mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi [SPPG] yang viral di media sosial. Seorang mitra terekam berjoget sambil memamerkan insentif harian Rp6 juta.

 

Sumber: https://sulsel.fajar.co.id/2026/05/14/blak-blakan-deddy-corbuzier-menyesal-pernah-bela-mbg-mati-matian-implementasinya-berantakan/

 

Baca 21 kali
Bagikan: