KBRN, Tokyo: Pemerintah Jepang pada hari Selasa (28/9/2021) resmi memutuskan mencabut kondisi darurat COVID-19 yang mencakup Tokyo dan 18 prefektur lainnya, serta kondisi darurat semu di daerah lain, karena infeksi telah menurun dari puncaknya.

Langkah-langkah itu akan berakhir pada hari Kamis, dan untuk pertama kalinya sejak 4 April tidak ada dari 47 prefektur di negara itu yang berada dalam kondisi darurat atau quasi-state of emergency.

Pemerintah Jepang berencana melonggarkan pembatasan secara bertahap tetapi tetap membatasi jam operasional tempat makan selama sebulan, dengan gubernur masing-masing prefektur memutuskan tindakan pencegahan mana yang harus tetap dilakukan dan apa yang harus dicabut.

Perdana Menteri Yoshihide Suga mengatakan kemajuan pesat dalam vaksinasi telah mendorong perang melawan virus corona ke dalam "fase baru" di mana protokol kesehatan yang membatasi kegiatan sosial dan ekonomi dapat dilonggarkan secara bertahap, seperti dikutip dari Kyodo News, Rabu (29/9/2021).

"Ke depan, penting bagi kita untuk menyeimbangkan penanggulangan COVID-19 dengan kehidupan normal sambil mempersiapkan gelombang infeksi di masa depan," katanya dalam konferensi pers terakhirnya di kantornya sebelum mengundurkan diri minggu depan.

Keputusan pencabutan kondisi darurat yang akan berakhir pada hari Kamis besok (30/9/2021), yang sempat mengalami beberapa perpanjangan, setelah panel ahli memberi lampu hijau pada rencana pelonggaran pembatasan.

Meski demikian, masyarakat didesak tetap menahan diri dari acara-acara yang tidak penting dan menghindari pergi ke tempat-tempat ramai, sementara restoran dan bar diminta tutup pada pukul 8 malam. dan tidak menghidangkan minuman keras.

Selama sekitar satu bulan setelah kondisi darurat dicabut, pemerintah akan terus meminta restoran dan tempat minum tutup pada pukul 8 malam. dan mereka yang sudah mengambil langkah pencegahan yang sesuai dapat tutup sebelum jam 9 malam. Namun, mereka akan diperbolehkan menyajikan minuman keras.

Jumlah maksimum penonton yang diperbolehkan untuk acara olahraga besar akan dinaikkan menjadi 10.000 atau 50 persen dari kapasitas venue dari 5.000 saat ini setelah status darurat dicabut, menurut penjelasan Yasutoshi Nishimura, menteri yang bertanggung jawab pada respons virus corona Jepang saat pertemuan panel para ahli.

Jepang juga mulai melonggarkan aturan karantina bagi pelancong dari luar negeri yang telah divaksinasi lengkap, mengurangi aturan 14 hari isolasi diri di rumah setelah kedatangan menjadi cukup 10 hari sejak Jumat depan.

Suga mengatakan pemerintah akan mempertimbangkan melonggarkan larangan masuknya warga asing yang ingin belajar di Jepang, meskipun ia tidak menawarkan batas waktu atau rincian lain untuk melakukan perubahan kebijakan tersebut.

 

 

Diterbitkan di Berita

alinea.id Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia menyatakan bahwa pada Rabu (1/9), 450 konsentrator oksigen yang diberikan Jepang telah tiba di Bandara Soekarno Hatta.

Konsentrator oksigen tersebut diberikan Jepang melalui kerja sama dengan United Nations Office for Project Services (UNOPS).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari 2.800 konsentrator oksigen yang diberikan kepada Indonesia dengan menggunakan skema bantuan hibah darurat senilai US$5,6 juta dolar yang diumumkan pada 20 Juli yang lalu. 

Bersama dengan 500 konsentrator oksigen yang telah diberikan oleh Jepang pada 29 Agustus lalu, secara total 950 konsentrator oksigen telah tiba di Indonesia.

Kedubes Jepang menyatakan bahwa bantuan dari pemerintah Jepang bermaksud mendukung penanganan Covid-19 di Indonesia yang merupakan mitra strategis bagi Jepang. 

"Jepang akan terus mendukung upaya Indonesia dalam menekan penularan dan mengatasi pandemik Covid-19," jelas pernyataan tersebut.

Diterbitkan di Berita
Lucas Aditya - detikSport Jakarta - Lifter putri Windy Cantika Aisah menyumbang medali pertama untuk kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020. Turun di kelas 49 kg, dia menyabet perunggu,

Dalam perlombaan di Tokyo International Forum, Tokyo, Sabtu (24/7/2021), Windi mengumpulkan poin total angkatan 104. Saat angkatan snatch, Windy mencatatkan 84 kg, clean and jerk 110 kg.

Windy kalah dari lifter India Chanu Saikhom Mirabai yang mengumpulkan total angkatan 202. Lifter China, Hou Zhihui, menjadi peraih emas dengan total angkatan seberat 210.

Zhihui mencatatkan tiga rekor olimpiade di kelas 49 kg putri. Dia membukukan seberat 94 kg untuk angatan snatch dan 116 untuk angkatan clean and jerk.

Rengan raihan perunggu ini, Indonesia untuk sementara ada di urutan keempat klasemen medali Olimpiade Tokyo bersama dengan Swiss yang sama-sama meraih 1 perunggu hingga pukul 13.50 WIB.

Sementara itu, China ada di urutan pertama dengan raihan dua emas. India dan Rusia sama-sama mengumpulkan satu perak ada di urutan kedua.


(cas/nds)
Diterbitkan di Berita

KBRN, Jakarta: Dalam penyelengaraan Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia dijadwalkan akan memulai sejumlah pertandingan hari ini, Sabtu (24/7/2021).

Dalam jadwal yang ditentukan atlet yang akan bertanding hari ini adalah Vidya Rafika (menembak), Windy Cantika Aisah (angkat besi), Riau Ega Agatha dan Diananda Choirunisa (panahan), dan sembilan atlet bulu tangkis.

Kesembilan atlet bulu tangkis tersebut adalah dari cabor bulutangkis, yakni Greysia Polii, Apriyani Rahayu, Marcus Fernaldi Gideon, Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan, Hendra Setiawan, Jonatan Christie, Praveen Jordan, dan Melati Daeva Oktavianti. 

Lalu siapakah mereka sebenarnya? Berikut ulasannya yang dirangkum melalui wikipedia, Sabtu (24/7/2021).

1. Greysia Polii

Greysia Polii merupakan wanita kelahiran Jakarta, 11 Agustus 1987 dan saat ini berumur 33 tahun. Wanita yang sering dipanggil dengan nama Greys ini adalah salah satu pemain bulu tangkis ganda Indonesia pada nomor ganda putri. 

Putri dari pasangan Willy Polii dan Evie Pakasi ini biasa berpasangan dengan Jo Novita di berbagai ajang. Ia mulai bergabung di tim Piala Uber Indonesia sejak tahun 2004 dan juga tahun 2008.

2. Apriyani Rahayu

Apriyani Rahayu  lahir di Konawe, 29 April 1998 dan saat ini berumur 23 tahun. Ia adalah pebulutangkis Indonesia spesialis ganda putri dan ganda campuran ketika junior. 

Di level senior, ia menjadi pebulutangkis spesialis ganda putri. Apriyani juga merupakan peraih medali perunggu ganda putri Kejuaraan Dunia 2018 di Tiongkok serta Asian Games 2018 di Jakarta. 

Dalam karirnya sebagai pebulutangkis, Apriani pernah berpasangan dengan beberapa pemain seperti Rosyita Eka Putri Sari, Fachriza Abimanyu, Rinov Rivaldy, Jauza Fadhila Sugiarto, Agripinna Prima Rahmanto Putra, Panji Akbar Sudrajat dan saat ini bersama Greysia Polli.

3. Marcus Fernaldi Gideon

Marcus Fernaldi Gideon lahir di Jakarta, 9 Maret 1991 sekarang umur 30 tahun). Ia adalah salah satu pemain bulu tangkis Ganda Putra Indonesia berpasangan dengan Markis Kido diganda putra dan ganda campuran bersama Rizki Amelia Pradipta. 

Pada tahun 2015, ia berpasangan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo di ganda putra. Penghujung tahun 2017 ini, Marcus Fernaldi Gideon bersama Kevin Sanjaya Sukamuljo berhasil mencatatkan sejarah baru di ganda putra yaitu juara 12 turnamen dalam 1 tahun, termasuk medali emas kejuaraan dunia bwf 2017 di glasgow setelah mengalahkan Mathias boe/Carsten mogensen di partai puncak dengan skor 21-19, 20-22, dan 21-18, dan setelah pada hari minggu 17 Desember 2017 menjadi kampiun di turnamen SS Final Dubai dengan menaklukan pasangan Tiongkok Zhang Nan-Liu Cheng 21-0, 21-0.

4. Kevin Sanjaya Sukamuljo

Kevin Sanjaya Sukamuljo lahir di Banyuwangi, 2 Agustus 1995 dan berumur 25 tahun. Kevin adalah salah satu pemain bulu tangkis ganda putra dan campuran Indonesia. 

Atlet ini merupakan pemain asal klub Djarum di Kudus, Jawa Tengah dan bergabung sejak tahun 2007. Bersama dengan rekan-rekan pemain beregu putra lainnya ia berhasil menyumbangkan medali emas pada Pesta Olahraga Asia Tenggara 2015. 

Ia saat ini dipasangkan dengan Marcus Fernaldi Gideon di nomor ganda putra. Kevin Sanjaya Sukamuljo merupakan Pebulu tangkis peringkat 1 dunia bersama Marcus Fernaldi Gideon di sektor ganda Putra. Pada tahun 2017,bersama Marcus Fernaldi Gideon ia mendapatkan penghargaan dari BWF sebagai pemain badminton terbaik seluruh dunia. Kevin Sanjaya Sukamuljo terkenal dengan permainan yang cepat, agresif, full attack, dan memiliki serangan yang sangat sadis terhadap lawannya.

5. Mohammad Ahsan

Mohammad Ahsan merupakan pria kelahiran Palembang, 9 Juli 1987 dan saat ini berumur 34 tahun. Ia adalah salah satu pemain bulu tangkis Ganda Putra Indonesia yang berpasangan dengan Bona Septano dan Hendra Setiawan.

6. Hendra Setiawan

Hendra Setiawan lahir di Pemalang, Jawa Tengah, 25 Agustus 1984 dan berumur 36 tahun. Ia adalah salah satu pemain bulu tangkis Indonesia. 

Hendra Setiawan mengawali kariernya berpasangan dengan Markis Kido dan pernah menduduki peringkat ke-2 dunia IBF untuk ganda putra. Gelar yang pernah didapat adalah juara dunia 2007 di Malaysia, juara China Super Series 2007 dan Hongkong Super Series 2007. Pada tahun 2008 juga menjadi pasangan Kido/Setiawan juara di Malaysia Super Series.

7. Jonatan Christie

Jonatan Christie lahir di Jakarta, 15 September 1997 dan saat ini bermur 23 tahun. Ia adalah pemain bulu tangkis tunggal putra Indonesia, dan berasal dari PB. Tangkas Specs, Jakarta.

Pada Juli 2013, ia memenangkan gelar internasional senior pertamanya pada usia 15 tahun di Indonesia International Challenge, setelah mengalahkan Alamsyah Yunus di final dengan skor 21-17, 21-10.

Secara mengejutkan dia dan rekannya Anthony Sinisuka Ginting berhasil menciptakan All Indonesian Final meskipun pada akhirnya dia menyerah atas lawannya dengan pertarungan rubber set 13-21, 21-19, 20-22. Ini merupakan prestasi Indonesia setelah sembilan tahun absen menciptakan final sesama pemain bulu tangkis Indonesia di nomor tunggal putra. Kali terakhir Indonesia mampu menciptakan All Indonesian Final di nomor tunggal putra adalah turnamen Indonesai Open Super Series Premiere 2008.

8. Praveen Jordan 

Praven Jordan lahir di Bontang, Indonesia, 26 April 1993 dan saat ini berumur 28 tahun. Ia adalah salah satu pemain bulu tangkis Indonesia yang bermain di nomor ganda putra dan ganda campuran. 

Praven merupakan pemain Pelatnas sejak 2014 yang berasal dari PB Djarum Kudus. Praveen Jordan merupakan peraih medali perunggu Asian Games 2014 dan medali emas SEA Games Singapura 2015 serta juara All England bersama Debby Susanto. Ia juga pernah berpasangan dengan pemain senior, Vita Marissa dan meraih tiga gelar yaitu Indonesia Masters Grand Prix Gold 2013, Malaysia Masters Grand Prix Gold 2013, dan New Zealand Grand Prix 2013. Praveen bersama Debby Susanto akhirnya kembali menambah koleksi gelar nya dengan menjuarai Victor Korean Open Super 300 2017. Setelah mengandaskan harapan wakil China, Wang Yilu/Huang Dongping dalam straight games 21-17,21-18.

9. Melati Daeva Oktavianti

Melati Daeva Oktavianti lahir di Serang, Jawa Barat, 26 Oktober 1994, umur 26 tahun) ia merupakan pemain bulu tangkis asal Indonesia. Atlet kelahiran Serang, 26 Oktober 1994 ini merupakan pemain asal klub PB Djarum. 

Melati merupakan peraih medali emas Kejuaraan Dunia Junior BWF 2012 bersama Edi Subaktiar. Ia saat ini dipasangkan dengan Praveen Jordan di nomor ganda campuran.

Diterbitkan di Berita

 

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Satu lagi masjid Indonesia diresmikan penggunaannya di Jepang kemarin (20/7/2021).

“Peresmian Masjid NU At Taqwa Ibaraki oleh Bapak Dubes Heri Akhmadi kemarin  (20/7/2021)di kota Koga,” ungkap Ketua PCI NU Miftakhul Huda kepada Tribunnews.com Rabu (21/7/2021).

Huda juga memohon  doa dan dukungannya kepada para Nahdliyin semuanya agar proses penyelesainnya berjalan lancar. “Kami masih membuka kesempatan donasi untuk pelunasan Masjid dan proses renovasi maupun pembelian tanah tempat parkir.”

Mohon doanya agar kegiatan Masjidnya semarak bermanfaat berkah untuk umat Islam di Jepang menunaikan dakwah Islam Rohmatal lil’alamiiin, pusat pendidikan, sosial, maupun ekonomi masyarakat sekitar, tambahnya.

“Sekarang status tanah sudah di DP (Down Payment) untuk pembelian dan dalam proses mengangsur.” Peresmian Masjid NU At Taqwa sekaligus peresmian PKBM Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)

Peresmian oleh Duta Besar Heri Akhmadi didampingi Atase Pendidikan dan Kebudayaan Yusli Wardiatno. Tak hanya itu, hadir pula Ketua Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Jepang Miftakhul Huda.

Acara dibuka dengan pidato sambutan Heri Akhmadi. Ia menyebut, organisasi yang baik adalah organisasi yang membela negaranya. Di mana nilai tersebut telah sejak lama dipraktikkan oleh NU. Khususnya sejak masa perjuangan kemerdekaan Indonesia.

"Adanya Masjid NU di Jepang ini diharapkan dapat semakin memperkokoh persatuan Warga Negara Indonesia (WNI) di Jepang. Seperti halnya lagu Yaa Lal Wathan karya KH Wahab Chasbullah yang berisi semangat cinta tanah air. Di mana lagu tersebut kerap terdengar di berbagai acara-acara besar NU," tuturnya.

Masjid direncanakan sejak Maret 2021 bekas pabrik sayur dan kontrak pembelian sejak Mei 2021.

Selain Ketua PCINU Jepang juga dihadiri oleh Mashiko Hironori dari perwakilan Pemda Koga, Rois Syuriyah PCINU Jepang Kyai Abdul Aziz, Ketua Lazisnu Jepang Kyai Ahmad Munir, Ketua DKM Masjid Robihun.

 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang Editor: Johnson Simanjuntak

 
Diterbitkan di Berita

VOA Indonesia

Dalam keterangan tertulis yang diterima VOA, Rabu (14/7), Kedutaan Besar Jepang di Jakarta membantah pemerintahnya memiliki rencana untuk mengevakuasi warganya dari Indonesia terkait kenaikan tajam kasus harian COVID-19 di Indonesia.

 

Menteri Sekretaris Kabinet Jepang, Katsunobu Kato. (AP)
Menteri Sekretaris Kabinet Jepang, Katsunobu Kato. (AP)

 

"Penerbangan yang dilakukan Rabu pagi terlaksana atas inisiatif dari perusahaan swasta Jepang dan bukan usaha evakuasi maupun repatriasi dari pemerintah Jepang. Sama halnya dengan Indonesia, dan negara-negara manapun, Jepang juga masih mengadakan pembatasan masuk bagi orang-orang dari luar negeri," kata Kedutaan Jepang di Jakarta.

Pembatasan ini, menurut Kedutaan Jepang di Jakarta dilakukan untuk menjaga agar kapasitas pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan di bandara udara, jumlah petugas medis, dan fasilitas karantina bagi mereka yang datang dari luar negeri ini dapat beroperasi dengan baik.

Kedutaan Jepang di Jakarta mengatakan pernyataan Menteri Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato hari Selasa (13/7) lebih dimaksudkan untuk penambahan kuota bagi warganya yang akan masuk kembali ke Jepang, agar dapat tetap beroperasi dengan baik.

 

Hal yang sama juga diungkapkan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Teuku Faizasyah. Menurutnya Kementerian Luar Negeri telah menerima informasi dari Kedutaan Jepang di Indonesia yang menegaskan tidak ada rencana pemerintah negara Sakura tersebut untuk mengevakuasi warganya dari Indonesia.

 

Teuku Faizasyah. (Foto: IG/KBRI Yangon)
Teuku Faizasyah. (Foto: IG/KBRI Yangon)

 

"Yang ada adalah kepulangan secara mandiri warga negara Jepang di Jakarta yang diatur atau diorganisir oleh perusahaan swasta Jepang. Salah satu pertimbangan mengapa mereka kembali ke Jepang adalah untuk keperluan vaksinasi. Oleh karena itu, ada kepulangan secara kolektif yang diatur oleh pihak perusahaan Jepang pada hari ini," kata Faizasyah.

Faizasyah menekankan kepulangan warga Jepang dari Indonesia pada hari Rabu (14/7) merupakan kepulangan mandiri, bukan evakuasi atau repatriasi. Tentunya dalam proses kepulangan tersebut, perlu peran pemerintah Jepang dalam hal perizinan, pengaturan karantina, dan sebagainya.

Faizasyah menambahkan pekan lalu, Jepang mengirim bantuan hampir satu juta dosis vaksin COVID-19 bagi Indonesia dan minggu ini dijadwalkan donasi vaksin akan tiba lagi di tanah air.

 

WHO di Indonesia Yakin Separuh Warga Indonesia Telah Divaksinasi pada Akhir 2021

Dalam sambutannya terkait kedatangan 3.476.400 dosis vaksin AstraZeneca dari fasilitas Covax semalam, kepala perwakilan WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) di Indonesia Dr. N. Paranietharan meyakini akhir tahun ini setengah dari penduduk Indonesia sudah menerima suntikan vaksin COVID-19 karena pasokan vaksin yang lancar.

Paranietharan meminta semua warga Indonesia untuk tinggal di rumah dan membatasi kegiatan di luar rumah sebagai satu-satunya cara untuk menekan tingkat penularan varian Delta dari virus COVID-19. Selain tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat.

 

Pengiriman vaksin AstraZeneca dai Jepang, di bandara Taoyuan, Taiwan, 8 Juli 2021. (REUTERS)
Pengiriman vaksin AstraZeneca dai Jepang, di bandara Taoyuan, Taiwan, 8 Juli 2021. (REUTERS)

 

"Kalau kita semua bisa tetap tinggal di rumah dalam beberapa pekan mendatang, kita bisa menekan tingkat penularan yang terjadi seperti sekarang ini. Ini penting. Itulah satu-satunya cara yang bisa kita lakukan untuk menghadapi virus varian Delta," ujar Paranietharan.

Imbauan itu disampaikan Paranietharan di tengah lonjakan sangat tinggi kasus COVID-19 di Indonesia. Hari ini, terdapat 54.517 penderita baru COVID-19, naik dibanding kemarin sebanyak 47.899 orang. [fw/em]

Diterbitkan di Berita
Rita Uli Hutapea - detikNews Jakarta - Di tengah mengganasnya virus Corona di Indonesia, sejumlah warga Jepang akan meninggalkan Indonesia hari ini dengan menggunakan penerbangan khusus.

Seperti diberitakan media Jepang, Nikkei Asia, Rabu (14/7/2021), Menteri Sekretaris Kabinet Jepang Katsunobu Kato mengatakan bahwa pemerintah Jepang akan mendukung penerbangan khusus bagi warga yang ingin pulang dari Indonesia, yang tengah mengalami lonjakan kasus infeksi virus Corona.

"Dari sudut pandang melindungi warga negara Jepang, kami telah memutuskan untuk mengambil tindakan ... sehingga orang-orang Jepang yang ingin kembali dapat kembali ke Jepang sesegera mungkin, dan sebanyak mungkin orang," katanya kepada para wartawan.

Kato mengatakan beberapa warga Jepang di Indonesia akan terbang pulang pada hari Rabu (14/7) ini dengan penerbangan khusus yang diatur oleh maskapai Jepang, yang didukung oleh pemerintah.

"Setelah itu, kami berencana melakukan upaya serupa dalam menanggapi permintaan dari warga Jepang," imbuhnya.

Kato menambahkan, mereka yang kembali dari Indonesia akan diminta untuk mengambil langkah-langkah untuk mencegah penyebaran virus Corona, termasuk karantina 10 hari di fasilitas yang ditunjuk.

Sebelumnya, media Jepang, NHK melaporkan bahwa dari tanggal 26 Juni sampai 12 Juli 2021 ada sembilan warga Jepang di Indonesia yang meninggal dunia akibat terjangkit virus Corona. Keterangan tersebut didapat dari Kedubes Jepang di Indonesia.

Kedubes Jepang menambahkan, beberapa dari yang meninggal tersebut berusia 30-an sampai 40-an tahun.

Indonesia mencatat 47.899 kasus baru COVID-19 pada hari Selasa (13/7), yang merupakan rekor harian. Di hari yang sama kemarin, Indonesia juga melaporkan 864 kematian baru.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa jumlah kasus diperkirakan akan melonjak karena peningkatan pengujian.

 

(ita/ita)

Diterbitkan di Berita

Kedatangan vaksin hibah dari Jepang ini menjadikan jumlah vaksin AstraZeneca yang sudah diterima Indonesia menjadi 9.226.800 dosis. Sedangkan total vaksin COVID-19 dari semua merek telah diterima Indonesia meningkat menjadi 99.226.800 dosis.

Dalam jumpa pers secara virtual menyambut kedatangan vaksin AstraZeneca sumbangan dari Jepang itu, Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar mengatakan kedatangan 998.400 dosis vaksin AstraZeneca ini merupakan pengiriman pertama dari rencana dua kali pasokan vaksin AstraZeneca donasi dari Jepang.

 

Wamenlu Mahendra Siregar (Foto: Dokumentasi Humas Setkab)
Wamenlu Mahendra Siregar (Foto: Dokumentasi Humas Setkab)

 

Mahendra menambahkan Indonesia berterima kasih kepada pemerintah dan rakyat Jepang yang telah berbagi vaksin COVID-19 dan mendukung secara konkret penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia.

Dia menegaskan Jepang merupakan mitra strategis bagi Indonesia dan kerjasama kedua negara terus berkembang meski di masa pandemi COVID-19.

Menurut Mahendra, di awal pandemi COVID-19 kerjasama bilateral terlihat dari sokongan pemerintah Jepang dalam memulangkan 69 warga Indonesia merupakan kru kapal pesiar Diamond Princess.

"Jepang juga telah menyalurkan berbagai bantuan penanganan COVID-19 melalui berbagai organisasi internasional serta memberikan dukungan pengadaan obat Avigan dan mobil sinar X," kata Mahendra.

 

Seorang perempuan menerima satu dosis vaksin COVID-19 AstraZeneca dalam program vaksinasi massal untuk Kawasan Wisata Hijau di Sanur, Bali, 23 Maret 2021. (Foto: REUTERS/Nyimas Laula)
Seorang perempuan menerima satu dosis vaksin COVID-19 AstraZeneca dalam program vaksinasi massal untuk Kawasan Wisata Hijau di Sanur, Bali, 23 Maret 2021. (Foto: REUTERS/Nyimas Laula)

 

Mahendra mengatakan dukungan Jepang terhadap penanganan COVID-19 di Indonesia diyakini dapat membantu mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Hal ini penting bagi kerjasama bilateral Indonesia-Jepang.

Mahendra menegaskan Jepang tahun lalu adalah mitra dagang terbesar kedua bagi Indonesia dan termasuk investor terbesar di tanah air.

Menkes Berharap Tambahan Hibah Vaksin

Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan secara keseluruhan Jepang akan memberikan bantuan sebanyak 2,1 juta dosis vaksin AstraZeneca. Dia mengharapkan hibah vaksin dari Jepang akan ditambah lagi.

 

Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Biro Press)
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Biro Press)

 

"Vaksin AstraZeneca ini akan kita distribusikan, tadi baru diputuskan oleh Bapak Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Luhut Binsar Pandjaitan), semua vaksin yang kita peroleh (dari Jepang hari ini), 50 persen akan didistribusikan ke kabupaten/kota yang masuk ke level 3 dan 4 dari laju penularan, sisanya akan dibagi ke seluruh Indonesia," ujar Budi Gunadi.

Pada jumpa pers tersebut, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Keni Kanasugi menyampaikan pesan dari Perdana Menteri Yoshihide Suga untuk Presiden Joko Widodo yang dia bacakan dalam Bahasa Indonesia.

Pesan itu mempertegas persahabatan erat Jepang-Indonesia lewat bantuan hampir satu juta dosis vaksin AstraZeneca.

Dalam pesan singkat yang dibacakan oleh Kanasugi itu, Perdana Menteri Suga menekankan Jepang ingin terus bekerjasama dengan Indonesia yang merupakan mitra strategis Jepang untuk mengatasi COVID-19.

Kanasugi juga menyoroti melonjaknya kasus harian COVID-19 Indonesia yang melonjak tinggi sehabis lebaran Idul Fitri.

"Pemerintah Indonesia dan para tenaga kesehatan selama ini telah berupaya menangani COVID-19 dengan sungguh-sungguh, namun ada banyak orang yang meninggal dunia. Saya ingin menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya untuk kasus kematian akibat COVID-19. Saya juga ingin menyampaikan apresiasi terhadap upaya-upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia dan tenaga kesehatan," ujar Kanasugi.

Kanasugi berharap 998.400 dosis vaksin AstraZeneca pemberian Jepang hari ini dapat mendukung upaya pemerintah Indonesia dan tenaga kesehatan dalam menangani pandemi COVID-19.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito menjelaskan vaksin AstraZeneca hibah dari Jepang itu akan diproses lewat jalur yang sama dengan vaksin-vaksin merek lain untuk mendapatkan izin penggunaan darurat dari BPOM. [fw/em]

Diterbitkan di Berita

BBC News Indonesia

Menjelang Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020, para ahli medis telah mewanti-wanti tentang kemungkinan penyebaran Covid-19.

Olimpiade dimulai pada 23 Juli dan penyelenggara mengatakan hingga 10.000 warga setempat akan diizinkan menonton acara itu seacara langsung.

Adapun Paralimpiade dimulai pada 24 Agustus, dengan jumlah penonton yang akan dikonfirmasi pada 16 Juli.

Bagaimana langkah persiapan Jepang? Lantas apakah Indonesia tetap mengirimkan kontingen ke Jepang?

Bagaimana situasi infeksi Covid-19 di Jepang?

Sekitar 1.400 kasus baru dilaporkan setiap hari, tetapi jumlah kasus telah turun dari puncaknya, yakni lebih dari 6.000 kasus pada pertengahan Mei.

 

Charts show Covid cases and deaths in Japan

 

Para ahli mengatakan tingkat kasus harian di kota tuan rumah Tokyo harus turun di bawah 100 kasus agar penyelenggaraan Olimpiade bisa berjalan aman.

Pada 21 Juni, otoritas kesehatan kota melaporkan 236 kasus baru, dengan rata-rata hanya di bawah 400 kasus baru sehari selama tujuh hari terakhir.

Penurunan tajam dari pertengahan Mei kini telah mendatar, sebagaimana dengan gambaran nasional.

 

Chart shows Covid cases in Tokyo over time

Pada puncak penularan pada bulan Mei, rumah sakit di banyak daerah kewalahan sehingga dengan sebagian besar Jepang dalam keadaan darurat. Hal ini membuat otoritas melakukan kebijakan pembatasan.

Dalam pelaksanaan Olimpiade, akan diberlakukan kebijakan khusus di Tokyo, seperti pembatasan operasional bar.

Berapa orang yang sudah divaksinasi?

Kampanye vaksinasi massal diluncurkan di dua kota terbesar, Tokyo dan Osaka, ketika infeksi meningkat.

Tetapi sampai saat ini, hanya sekitar 16% dari negara yang telah divaksinasi.

Itu kira-kira proporsi yang sama dengan warga yang mendapat satu dosis di India.

 

The Ugandan Olympic team in Japan

Tim Uganda telah tiba di Tokyo tetapi salah satu tim harus dikarantina setelah dinyatakan positif Covid REUTERS

 

Lebih dari setengah populasi Inggris, Amerika Serikat, dan Jerman telah mendapat satu dosis vaksin.

Jepang baru mulai memvaksinasi orang pada bulan Februari, lebih lambat dari kebanyakan negara maju lainnya.

Vaksin Pfizer, selama beberapa bulan, adalah satu-satunya vaksin yang disetujui di Jepang.

Proses ini memakan waktu lebih lama karena Jepang bersikeras melakukan uji coba sendiri di samping tes yang dilakukan secara internasional.

 

Elderly man receiving jab in Tokyo

Ada sejumlah hambatan dalam program vaksinasi Jepang GETTY IMAGES

 

Para pejabat mengatakan hal ini dilakukan untuk membangun kepercayaan warga pada vaksin, menurut pemberitaan surat kabar Asahi Shimbun.

Kekhawatiran seputar efek samping vaksin telah berkontribusi pada keraguan terhadap vaksinasi di masa lalu.

Sebuah kajian yang dilakoni Imperial College London terhadap 15 negara menemukan bahwa Jepang memiliki tingkat kepercayaan terendah terhadap vaksin virus corona.

Peluncuran vaksin juga terhambat karena kurangnya pasokan dan hambatan logistik.

Hukum Jepang hanya mengizinkan dokter dan perawat untuk melakukan vaksinasi, tetapi aturan tersebut sekarang telah dilonggarkan untuk memungkinkan dokter gigi hingga paramedis mendukung upaya vaksinasi.

Sejak awal bulan, jumlah suntikan harian meningkat hampir dua kali lipat - pertanda bahwa pendekatan baru tampaknya berhasil.

Jepang dilaporkan telah mendapatkan lebih dari 300 juta dosis suntikan Pfizer, AstraZeneca dan Moderna (mereka menyetujui produksi dan penggunaan AstraZeneca dan Moderna pada bulan Mei), yang akan cukup untuk memvaksinasi seluruh penduduk.

Langkah apa lagi yang diambil Jepang?

Jepang -tak seperti banyak negara lainnya- tidak menerapkan kebijakan lockdown yang ketat atau menutup perbatasannya secara keseluruhan sejak pandemi terjadi tahun lalu.

 

Japanese officials at start of torch relay in Fukushima

Arak obor Olimpiade dimulai pada bulan Maret GETTY IMAGES

 

Pada April 2020, pemerintah memberlakukan keadaan darurat, meskipun pedoman tinggal di rumah bersifat sukarela.

Bisnis yang tidak penting diminta untuk tutup, tetapi tidak akan kena sanksi jika tidak mematuhinya.

Pembatasan masuk diberlakukan untuk beberapa negara.

Meskipun memiliki populasi lansia yang besar dan pusat kota yang padat penduduk, Jepang terbukti relatif berhasil dalam mengendalikan virus di awal dan menghindari tingkat kematian yang tinggi.

Ada beberapa teori yang menjawab mengapa hal ini bisa terjadi, antara lain:

  • kepatuhan publik yang tinggi terhadap protokol kesehatan seperti penggunaan masker
  • kontak fisik yang dekat seperti berpelukan dan berciuman umumnya dihindari
  • tingkat penyakit kronis yang lebih rendah seperti penyakit jantung, obesitas, dan diabetes

 

Crowds in street in Japan

Warga Jepang patuh memakai masker GETTY IMAGES

 

Namun, ada peningkatan kasus sepanjang tahun 2020 dan secara nasional, jumlah kasus meningkat tajam di akhir tahun dan mencapai puncaknya pada Januari 2021.

Pada saat itu, pemerintah menghadapi kritik atas kampanye perjalanan domestik demi meningkatkan perekonomian.

Keadaan darurat diumumkan di Tokyo dan sembilan wilayah lainnya ketika jumlah kasus mulai meningkat pada bulan April.

Apa langkah Indonesia?

Jumlah kasus penularan covid di Tokyo masih relatif tinggi walau belakangan ini sudah menurun, Indonesia tetap mempersiapkan kontingennya ke pesta olahraga terbesar sedunia itu, seperti diungkapkan Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia, Ferry Kono.

"Sementara ini kita masih tetap on schedule. Semua atlet kita sudah divaksin. Kita juga melakukan monitoring atas aktivitas mereka selama empat minggu sebelum keberangkatan. Dan ini semua memenuhi protokol yang sudah ditetapkan melalui guide book yang kami terima," kata Ferry kepada BBC News Indonesia Selasa (22/06).

Keberangkatan kontingen Indonesia akan dibagi dalam empat kloter. Kloter pertama tanggal 8 Juli adalah tim badminton yang akan menjalani training camp di Kumamoto.

"Kloter berikut pada tanggal 18 (Juli) dari Jakarta adalah rombongan besar selain tim badminton. Lalu ada lagi tanggal 21 dan tanggal 25 Juli," ujarnya.

Setidaknya ada delapan cabang olahraga yang sudah disiapkan kontingen Indonesia untuk berlaga di Olimpiade Tokyo, yaitu angkat besi (lima atlet), atletik (dua atlet), badminton (11 atlet), menembak (satu atlet), panahan (empat atlet), mendayung (dua atlet), selancar ombak (satu atlet dengan disiapkan satu atlet cadangan), dan renang (dua atlet).

Sedangkan untuk cabang senang dan voli pantai, lanjut Ferry, pihaknya masih menunggu hasil kualifikasi.

Diterbitkan di Berita

Elshinta.com - Kirab obor Olimpiade Tokyo mengalami pembatalan total untuk pertama kalinya, ketika penyelenggara Prefektur Okinawa mengumumkan estafet pada 2 Mei di Miyakojima tidak akan berjalan sama sekali, dan tidak ada acara yang akan diadakan, Kantor Berita Kyodo melaporkan, Jumat (23/4).

Penyelenggara di wilayah kepulauan, yang saat ini berada di bawah langkah-langkah ketat untuk mengendalikan virus corona, tersebut berencana tidak akan menggelar estafet di jalan umum, dan panitia penyelenggara Olimpiade memberikan lampu hijau atas permintaan itu.

Namun, menurut komite eksekutif Prefektur Okinawa, tidak akan ada tanggal alternatif yang ditetapkan untuk estafet dan juga tidak ada acara seremonial di Miyakojima.

Hal itu menjadikannya kasus pertama pembatalan kirab obor Olimpide, yang akan melakukan perjalanan melalui 47 prefektur di Jepang.

Lonjakan terbaru dalam kasus COVID-19 yang terjadi di kota-kota bagian barat, membuat Osaka dan Matsuyama memindahkan estafet dari jalan umum ke jalur alternatif untuk menghindari adanya kerumunan.

Pulau utama Okinawa, yang berisi area yang terkena pemberlakuan upaya yang lebih ketat untuk mencegah penyebaran virus corona, akan mengadakan estafet di dua tempat acara yang jauh dari jalan umum.

Pelari yang telah dijadwalkan untuk ambil bagian di Miyakojima tidak akan berlari di pulau utama untuk mengurangi perjalanan yang tidak perlu karena pertimbangan sistem medis yang rapuh di Miyakojima dan pulau-pulau terpencil lainnya di Okinawa.

Diterbitkan di Berita
Halaman 1 dari 2