sindonews.com TANGERANG SELATAN - Ibu ini sungguh tega. Bayinya dicat silver pada bagian wajah dan tubuh kemudian diajak minta-minta di sekitar SPBU Parakan, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel). Balita tersebut diduga menjadi korban eksploitasi untuk menarik simpati.

Dalam foto terlihat bayi digendong oleh seorang perempuan di sekitar SPBU Parakan. Bayi dicat silver itu sengaja agar banyak pengguna jalan yang mau memberikan sedekah.

"Perlu perhatian khusus, manusia silver di Tangerang Selatan membawa balitanya bertujuan untuk belas kasihan para pengguna jalan sekitar," tulis akun Instagram @Tangsel_Update, Sabtu (25/9/2021).

Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Tangsel Muksin Al-Fachry mengatakan, telah mendatangi lokasi SPBU Parakan. "Tadi kita sudah cek, tapi nggak ada. Kita sudah tanya warga sekitar informasinya dia seringnya malam datang ke sini," ujarnya.

Nanti kalau ditemukan, pihaknya akan membawa perempuan dan bayi tersebut ke Dinas Sosial. “Tugas kita cuma mengamankan. Nanti pembinaannya di Dinsos," ucapnya.

(jon)

Diterbitkan di Berita

Jakarta, CNN Indonesia -- Zona merah atau wilayah dengan risiko penularan virus corona tinggi di Indonesia saat ini berjumlah 10 kabupaten/kota. Data itu bersumber dari catatan perkembangan terakhir Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 per 4 April.

Adapun daerah yang masuk kriteria zona merah pada pekan ini bertambah dari data pekan lalu yang hanya mencatat lima zona merah. Kota Tangerang Selatan tercatat satu-satunya daerah di Pulau Jawa yang masuk kategori zona merah pekan ini.

Sepuluh kabupaten/kota yang tercatat masuk zona merah dalam pekan ini, tiga diantaranya dari Provinsi Bali, yakni Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar, dan Kabupaten Buleleng.

Tiga daerah juga berasal dari Kalimantan Tengah, yakni Kota Palangkaraya, Kabupaten Kapuas, dan Kabupaten Barito Timur.

Selanjutnya Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan; Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB); Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung; dan Kota Tangerang Selatan, Banten.

Lebih lanjut, penurunan jumlah zonasi terjadi di zona oranye atau wilayah dengan risiko sedang penularan Covid-19. Dari pekan lalu tercatat sebanyak 301 wilayah zona oranye, sementara pekan ini tersisa 289 kabupaten/kota zona oranye.

Tercatat, lima kota administrasi di DKI Jakarta tergabung dalam zona oranye ini, mereka yakni Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara.

Sedangkan untuk zona kuning atau wilayah dengan risiko rendah penularan Covid-19 tersisa 207 wilayah. Jumlah itu mengalami kenaikan dari pekan lalu yang hanya mencatat 201 kabupaten/kota masuk dalam zona kuning.

Sementara itu, tujuh kabupaten/kota masuk dalam kategori zona hijau tidak ada kasus. Mereka yakni tiga daerah dari Sumatera Utara yakni kabupaten Nias Barat, Nias Selatan dan Nias Utara. Dua daerah dari Papua, yakni Kabupaten Yahukimo dan Kabupaten Mamberamo Raya.

Sedangkan dua lainnya berasal dari Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara dan Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku.

Satgas Covid-19 juga mencatat satu wilayah yang tidak terdampak virus corona hingga saat ini adalah kabupaten Dogiyai di Papua.

Secara kumulatif, sebanyak 1.542.516 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu sebanyak 1.385.973 orang dinyatakan pulih, 114.566 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, sementara 41.977 lainnya meninggal dunia.

Data terakhir yang dirilis Satuan Tugas Penanganan Covid-19 terakhir Selasa (6/4) mencatat terdapat penambahan kasus Covid-19 sebanyak 4.549 orang. Untuk kasus sembuh terdapat penambahan sebanyak 4.296 kasus, dan kasus meninggal 162 kasus baru.

(khr/wis)

Diterbitkan di Berita

Hasan Kurniawan sindonews.com TANGERANG SELATAN - Seorang terduga terorisme di Jalan Cirendeu Indah IV, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), yakni AJ alias Kijut (47), diciduk Densus 88 Antiteror Mabes Polri.

Kijut diduga terlibat dalam serangan terorisme bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar. Hal yang menarik, saat ditangkap pria berusia sekitar 47 tahun itu mengenakan kaos putih bertuliskan #KamiOposisi.

KM (42), tokoh masyarakat sekitar mengatakan, Kijut merupakan warga asli Cirendeu. Dia tinggal mengontrak bersama istri dan anak-anaknya. Warga sekitar mengenalnya sebagai orang pertama yang membawa bendera Laskar FPI di wilayah Cirendue.

"Enggak nyangka, dia asli orang sini. Dulu bandel, minum dan lain-lain. Tatonya juga banyak. Dia FPI, Laskar," kata KM, saat ditemui SINDOnews, di lokasi kejadian.

Menurut KM, Kijut memang sudah lama hijrah. Bahkan, jauh sebelum menikah Kijut sudah tidak berkecimpung dalam dunia hitam lagi. Dia sudah tidak lagi minum minuman keras. Namun satu hal, dia tidak bisa meninggalkan kebiasaannya merokok kretek.

"Orangnya baik, ramah sama siapa saja. Kalau dulu orangnya kurus, sekarang gemuk. Dia mudanya bergaul, supel. Cuma kalau dulu kenakalan anak-anak remaja, minum dan nongkrong," jelasnya.

Diketahui sebelumnya, warga Kelurahan Cirendue, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, dihebohkan dengan penangkapan seorang warganya karena diduga ikut terlibat dalam jaringan pelaku teroris bom bunuh diri.

Ketua RT setempat, Edi menuturkan, ada beberapa barang yang turut diamankan dari kontrakan AJ. "Saya hanya menyaksikan saja. Petugas ngakunya dari macam-macam, ada Densus, Polda juga," tukasnya.
(thm)

Diterbitkan di Berita