Yogi Ernes - detikNews Jakarta - Polisi menangkap pengemudi Pajero yang menganiaya sopir dan merusak kaca truk kontainer di Jakarta Utara. Pelaku kini sedang dibawa ke Polres Jakut.

"Sudah tertangkap," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Darmawan saat dimintai konfirmasi, Senin (28/6/2021).

Guruh belum bisa memberikan penjelasan lebih detail mengenai penangkapan pelaku. Rencananya konferensi pers kasus dugaan penganiayaan terhadap sopir truk kontainer ini akan digelar siang nanti.

 "Sekarang perjalanan dari bandara ke Polres," ujar dia.

Penangkapan ini dilakukan polisi setelah mengumpulkan keterangan sejumlah saksi dan bukti. Salah satu yang sudah dimintai keterangan yaitu korban.

"Korban sudah diperiksa," ujar Guruh saat dimintai konfirmasi, Minggu (27/6).

Viral di Medsos

Sebuah video yang menampilkan aksi penganiayaan dan perusakan yang dilakukan pengemudi Pajero terhadap sopir truk kontainer viral di media sosial. Kejadian itu disebut-sebut terjadi di kawasan Sunter, Jakarta Utara.

Dalam video yang beredar, tampak seorang pria berbadan tegap terlibat cekcok dengan sopir truk kontainer. Tidak jelas apa yang dikatakan pria tersebut.

Kemudian, ia terlihat mengayunkan tongkat yang dibawanya berkali-kali ke arah sopir truk. Sopir truk tampak tidak melawan dan berusaha menangkis pukulan-pukulan pria tersebut.

"Belagu banget, kasihan sopir kontainernya, belagu banget mentang-mentang Pajero," ujar perekam video.

Tak lama kemudian, terlihat seorang pria melerai percekcokan itu. Setelah ditenangkan, pria berbadan tegap itu masuk ke mobil Pajero dan menepikan kendaraannya.

Lalu lintas di sekitar lokasi terlihat macet. Beberapa kendaraan membunyikan klakson.

Tak lama kemudian, pria berbadan tegap itu keluar mobil dan berlari ke arah truk kontainer. Ia mengayunkan tongkatnya dan memecahkan kaca kontainer bagian depan.

Diterbitkan di Berita

suaraislam.co

Salah satu kuasa hukum Rizieq, Alamsyah Hanafiah, mengaku kaget sopirnya dibekuk aparat lantaran diduga membawa dua bilah senjata tajam. Ia mengakui memang di dalam mobilnya ada senjata tajam.

Alamsyah mengaku belum menerima informasi bahwa sopirnya telah diamankan aparat kepolisian lantaran diduga membawa sajam. “Sopir saya? oh itu, belum tahu saya,” kata Alamsyah di PN Jakarta Timur, Jumat (26/3/2021). 

Kendati begitu, Alamsyah mengakui memang didalam mobilnya ada senjata tajam. Namun, ia berdalih sajam tersebut sengaja dipersiapkan. Ia justru menyebut sajam itu hanya untuk keperluan pribadi. “Oh itu memang ada untuk memotong mangga, ada senjata tajam ada,” tuturnya.

“Oh tidak (sengaja), itu memang kan persiapan kita kalo kabel-kabel putus dan sebagainya,” sambungnya.

Menurutnya, sajam tersebut hanya berjenis pisau saja. Menurutnya, pisau tersebut terkadang juga dipergunakan untuk memotong kabel jika ada masalah kelistrikan di mobilnya.

“Di dalam mobil dari dulu. kan kemaren kabel, kabel sen itu dia nyala, supaya berhenti kita gunting dulu kabelnya. Nanti saya akan ke sana (kasih keterangan),” tandasnya.

AS, sopir salah satu pengacara Rizieq dibekuk aparat kepolisian lantaran terlibat atas kasus dugaan kepemilikan dua bilah senjata tajam.

Informasi itu dibenarkan Kapolres Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan, dia mengatakan untuk informasi lebih lanjut bakal dirilis.

“Kasat Reskrim akan rilis (kasus itu) di Polres Jakarta Timur,” kata Erwin saat dikonfirmasi wartawan, Jumat.

Diterbitkan di Berita