FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pemerintah melalui Kementerian Agama kembali memutuskan tidak memberangkatkan calon jamaah haji pada musim haji 2021 Masehi/1442 Hijriyah.

Keputusan ini menuai reaksi dari masyarakat. Salah satunya mantan Sekretaris BUMN, Said Didu.

“Apakah para buzzeRp dan para islamphobia sedang bergenbira atas “dilarangnya” umat islam Indonesia menunaikan ibadah haji thn ini ?,” tulis Said Didu dikutip Fajar.co.id di akun Twitternya, Jumat (4/6/2021).

 

 

Cuitan Said Didu itu lantas dibalas oleh pegiat media sosial, Ferdinand Hutahaean. Menurutnya, apa yang dilontarkan Said Didu bernada provokatif.

“Cuitan org ini provokatif. Mengadu domba konflik horizontal dgn membangun opini bahwa seolah di negeri ini ada yang bergembira atas batalnya haji tahun ini,” balasnya.

Mantan kader Partai Demokrat itu pun mempertanyakan karir pendidikan Said Didu yang justru membuat pernyataan bernada kebencian.

“Percuma memang gelar panjang kalau nalar tetap cebol dan penuh kebencian,” pungkasnya. (msn/fajar)

Diterbitkan di Berita

INDOZONE.IDBelakangan ini, mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu menjadi bulan-bulanan netizen lantaran mengunggah foto saat memeroleh suntikan vaksin COVID-19.

Sebab, Said selama ini dikenal aktif mengkritik kebijakan vaksinasi tersebut. Tak lama usai menuai bully, Said akhirnya menghapus unggahannya tersebut.

Akan tetapi, tangkapan layar cuitan melalui akun Twitter @msaid_didu itu sudah beredar luas.

"Penjelasan kenapa saya ikut vaksinasi :1) saya menghormati program vaksinasi KemBUMN yg undang eks KemBUMN 2) dari dulu saya setuju vaksinasi 3) yg saya protes adlh mekanisme pengadaan dan uji klinis vaksin dari China 4) stlh semua uji dilalui artinya vaksin tsb aman," tulis Said melalui Twitter.

 

Sebelum dihapus, Said Didu awalnya mengunggah foto saat disuntik vaksin. Dia pun mengucap syukur lantaran sudah melaluinya.

 

"Alhamdulillah vaksinasi I," tulis Said, Kamis (18/3/2021) kemarin.

Sindiran pun datang dari mantan politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean dan pegiat media sosial Denny Siregar.

Sebab, Said dikenal aktif mengkritik kebijakan pemerintah soal vaksinasi tersebut. Melalui akun Twitter @FerdinandHaean3, Kamis (18/3/2021), Ferdinand memberi selamat kepada Said.
Tak hanya itu, Ferdinand bahkan mengusulkan agar Said dibuatkan patung.

 

"Selamat bang, semoga sehat selalu setelah divaksin. Sbg org yg pd awalnya berkomentar miring bahkan menolak atau meragukan vaksin Sinovac dari Cina, abang layak dijadikan contoh dan dibuatkan patung vaksinasinya diruang publik menjadi contoh panutan spy semua warga mau divaksin," tulis Ferdinand.

 

Pegiat media sosial Denny Siregar juga menyindir mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu yang akhirnya menerima vaksin COVID-19.

Melalui akun Twitter @Dennysiregar7, Kamis (18/3/2021), Denny awalnya bertanya soal kabar Said telah disuntik vaksin.
 

Seperti diketahui, Said aktif mengkritik kebijakan pemerintah soal vaksinasi.

 

"Eh maaf, numpang nanya...@msaid_didu udah divaksin ya?" tanya Denny.

Tak lama kemudian, Denny mengunggah tangkapan layar cuitan Said yang menunjukkan dirinya sedang disuntik vaksin. 

 

"Oh sudah vaksin ternyata...," cuit Denny dibumbui moticon tertawa.

 

https://twitter.com/Dennysiregar7/status/1372407009723609095

 

 

Diterbitkan di Berita