PWNU DKI siapkan 12 posko isoman

Sabtu, 17 Juli 2021 17:03

alinea.id - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta menyampaikan, telah menyiapkan 12 titik posko isoman dapur umum di setiap cabang NU di ibu kota. Langkah ini menjadi bagian dari Gerakan Resolusi Jihad Kemanusiaan PWNU DKI.

Ketua Peduli Isoman PWNU DKI Abdul Muin mengatakan, satu posko akan menyiapkan 100 paket untuk isoman, yang berisi makanan, vitamin, obat, dan susu. 

Dia melanjutkan, Gerakan Resolusi Jihad Kemanusiaan PWNU DKI berlangsung selama dua minggu ke depan. Nantinya, akan ada tim dari NU yang mendata warga yang melakukan isoman akibat terpapar Covid-19. 

"Apabila stok berjalan habis, maka akan dikirim keesokan harinya. Terus kami lakukan ini selama dua minggu. Jika masih berlanjut, kami akan perpanjang gerakan ini," kata dia dalam keterangan resmi, Sabtu (17/7).

Sementara itu, Ketua PWNU DKI KH. Samsul Ma'arif mengajak warga nahdliyin di ibu kota melakukan Gerakan Peduli Isoman, dengan membawakan bantuan berupa makanan, susu, dan vitamin, kepada warga DKI ke rumahnya masiang-masing yang melalukan isoman.

"Insyaallah minggu depan PWNU akan memberikan bantuan kepada Rumah Sakit Daerah DKI berupa tabung oksigen, sebab banyak nyawa hilang karena gagal mendapatkan oksigen," ujar Samsul. 

Dia menyampaikan, gerakan ini terinspirasi dari resolusi jihad yang digelorakan oleh Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari melawan penjajah dalam mempertahankan NKRI dan wujud cinta tanah air.

"Jika KH. Hasyim Asy'ari dalam resolusi jihadnya adalah melawan barang yang tampak kelihatan, hari ini kita sedang berjuang melawan virus Covid-19 yang tidak kelihatan," tuturnya.

Dia mengimbau warga Nahdliyin dan masyarakat agar mengamalkan yang pernah diajarkan oleh para kiai dan ulama, baik amalan berupa hizib, selawat, aurad, doa dan zikir, untuk diamalkan setiap saat terutama setelah salat fardu.

Bendahara PWNU DKI Mohamad Taufik menuturkan, gerakan ini merupakan bentuk kepedulian NU DKI beserta badan-badan otonom (Banom) di Jakarta. 

"Di masa-masa seperti inilah kita bersama-bersama menunjukkan bahwa kita adalah bangsa yang tangguh dan kuat. Kepedulian tinggi, saling membantu. Kita harus bergotong royong agar bisa segera pulih, khususnya Jakarta dan bangkit," ucap Taufik.

Diterbitkan di Berita
rmol.id Kelangkaan oksigen yang mulai nampak seiring lonjakan kasus positif Covid-19 setiap harinya direspon secara cepat oleh Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB). Ketua Umum IA ITB, Gembong Primadjaja menerangkan, pihaknya sudah mencanangkan program bantuan oksigen usai melihat angka pasien Covid-19 yang meningkat pesat dan ketersediaan tempat tidur isolasi semakin menipis.

Karena itu pada hari ini, IA ITB membuka posko peminjaman tabung oksigen secara gratis di wilayah Jakarta dan sekitarnya, hingga di wilayah Bandung dan sekitarnya.
 
"IA ITB menyediakan tabung oksigen bagi Alumni ITB yang kesulitan mencari tabung oksigen untuk kebutuhan dalam perawatan Covid-19," ujar Gembong dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Sabtu (3/7).

Melalui pendaftaran yang dibuka secara online, Gembong memastikan alumni ITB yang membutuhkan tabung oksigen bisa meminjam 1 set lengkap tabung oksigen beserta isinya.
"(Bisa meminjam) secara gratis dengan persyaratan mengisi formulir dan fotocopy KTP," imbuhnya.

Gembong melanjutkan, nantinya tabung oksigen yang dipinjam wajib dikembalikan dan diisi ulang kembali, karena akan dimanfaatkan kembali untuk alumni lainnya yang membutuhkan.
"Semoga gerakan ini dapat bermanfaat dan sedikit berkontribusi dalam usaa kita turut serta mengatasi pandemi ini bersama," demikian Gembong.

Untuk cara pendaftaran meminjam tabung oksigen dari IA ITB ini, alumni ITB yang berada di wilayah Jakarta dan sekitarnya bisa mengakses 
Sementara, untuk alumni ITB wilayah Bandung dan sekitarnya, bisa mengakses link pendaftaran, 
IA ITB menamakan aksi peduli ini sebagai Gerakan Tabung Oksigen Untuk Kemanusian Ganesha Peduli.
 
EDITOR: AHMAD SATRYO
 
Diterbitkan di Berita

KBRN, Jakarta: Posko penyekatan Jembatan Suramadu di sisi Surabaya semakin diperketat menyusul peristiwa perusakan sejumlah fasilitas yang terjadi pada Jumat (18/6) pagi.

"Ada pengetatan dan bantuan personel dari kepolisian, termasuk pengetatan di sisi Bangkalan," ujar Wakil Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya Irvan Widyanto ketika ditemui di sekitar Jembatan Suramadu, Jumat siang (18/6/2021) seperti dikutip dari Antara.

Sebelumnya, beberapa video perusakan posko penyekatan Jembatan Suramadu sisi Surabaya viral di sejumlah media sosial.

Pada video tersebut, meja dan kursi sudah berserakan dan sejumlah dokumen berhamburan. Beberapa petugas dan tenaga kesehatan yang tak kuasa membendung warga akhirnya menyelamatkan diri.

Sejumlah aparat TNI-Polri mencoba menenangkan warga di lokasi dan tidak lama kemudian keadaan sudah terkendali.

Irvan yang juga Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Kota Surabaya tersebut menjelaskan tindak perusakan terjadi sekitar pukul 04.45 WIB, sedangkan penumpukan warga sejak pukul 03.00 WIB.

"Mereka rata-rata tergesa-gesa mau bekerja dan berangkat sebelum subuh. Lalu di sini ada penumpukan, sehingga harus menunggu. Nah, saat itu ada yang tidak sabar dan ingin cepat-cepat sampai, yang lain terpengaruh," kata dia.

Selain pengetatan, kata Irvan, tentu ada evaluasi menyeluruh dari Satgas.

Sementara itu, pantauan di pos penyekatan Suramadu sisi Surabaya, aktivitas kembali berjalan seperti sebelumnya, yakni pengendara diminta turun dan mengikuti prosedur tes cepat antigen.

Sedangkan, bagi pengendara yang bisa menunjukkan surat tes negatif COVID-19 dipersilakan melanjutkan perjalanan.

Petugas yang terdiri dari Satpol PP, Linmas, TNI dan Polri berjaga secara berlapis di jalan akses pintu keluar Suramadu sisi Surabaya, serta pintu masuk menuju Madura.

Tampak juga dua personel dari Brimob Polri lengkap dengan senjata laras panjang didampingi aparat TNI berjaga di bawah tenda posko penyekatan. (foto: Antara)

Diterbitkan di Berita

Kodam Jaya – Jakarta Pusat. Telah dilaksanakan peresmikan Posko Merah Putih yang terletak di Kelurahan Petamburan Tanah Abang oleh Tiga Pilar Jakarta Pusat, Kamis, (25/2/2021).

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Walikota Jakarta Pusat Dani Sukma, S.Sos. MAP, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi dan Dandim 0501/JP BS Kolonel Infanteri Lukman Arif, S.I.P.

Dalam sambutannya Walikota Jakarta Pusat mengatakan posko ini adalah suatu momentum untuk menegakkan PPKM di wilayah Petamburan.

“Posko bukan tujuan namun momentum untuk mengawali penegakan PPKM guna mencegah penularan Covid-19 di lingkungan Petamburan”, jelas Walikota.

Kapolres Jakarta Pusat menyampaikan bahwa perlu sinergitas seluruh unsur untuk dapat menyelesaikan segala permasalahan yang mungkin timbul akibat pandemi Covid – 19.

Dandim 0501/JP BS juga menyampaikan dalam sambutanya, bahwa Posko Tiga Pilar kedepannya memiliki fungsi untuk kesejahteraan masyarakat dimana Tiga Pilar juga para pengusaha peduli dapat bersama-sama memberikan bantuan secara berkesinambungan untuk masyarakat Petamburan.

“Kegiatan di Posko berupa penyediaan sembako, pemeriksaan kesehatan dan pelayanan publik lainya akan terus dilakukan hingga beberapa bulan kedepan dengan demikian diharapkan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Petamburan”, tutup Dandim.

Pada saat yang sama dilaksanakan juga pembagian bantuan berupa beras dan masker dari Artha Graha peduli, Yayasan Buddha Tzu Chi, Sinarmas dan Dulux sebagai donatur pembangunan Posko.

Masyarakat sangat antusias dan menyambut dengan sukacita pembangunan Posko Merah Putih ini. Kegiatan berlangsung tertib dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. (Sumber Kodim 0501/JP BS).

Diterbitkan di Berita