Mengutip Reuters, Selasa (23/3/2021), seorang tersangka yang terluka dalam insiden tersebut berhasil diamankan.

Hanya sedikit informasi yang diberikan oleh pihak kepolisian. Adapun motif penembakan belum diketahui.

Peristiwa itu terjadi di toko grosir King Soopers sekira pukul 15.00 waktu setempat. Toko tersebut berada di Table Mesa di Boulder, sebuah kota di kaki Gunung Rocky sebelah timur, yang berjarak sekira 45 km barat laut dari Denver.

Insiden berdarah itu menandai penembakan massal mematikan yang kedua di AS dalam sepekan. Pada Senin pekan lalu (15/3/2021), kekerasan senjata menelan delapan korban jiwa, termasuk enam perempuan Asia, di tiga lokasi di Atlanta dan sekitarnya. Seorang pria berusia 21 tahun didakwa atas pembunuhan tersebut.

Kepala Kepolisian Boulder, Maris Herold, menyebutkan bahwa, 10 orang tewas dalam serangan di toko King Soopers.

Herold merupakan petugas yang lebih dulu tiba di lokasi penembakan, 3.2 kilometer dari kampus utama Universitas Colorado, juga tewas dalam kejadian tersebut.

Polisi mengungkapkan bahwa, seorang tersangka bersenjata yang berhasil dibekuk, diyakini menjadi korban luka serius satu-satunya yang selamat dalam insiden maut itu.

Rekaman video dari adegan yang sebelumnya ditayangkan oleh berbagai stasiun TV menunjukkan seorang pria berjanggut, dan menggunakan celana pendek, digiring keluar dari toko tersebut dalam keadaan diborgol. Ia kemudian direbahkan ke tandu dan dimasukkan ke dalam ambulans. (Buy)

Diterbitkan di Berita