Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak 12 menteri India dilaporkan mengundurkan diri massal pada Rabu (7/7), termasuk menteri kesehatan, yang menjadi sorotan di tengah pandemi Covid-19.

Reuters melaporkan bahwa salah satu menteri yang mengundurkan diri adalah Menteri Kesehatan, Harsh Vardhan. Menurut sumber terdekat, langkah itu merupakan harga politik atas perjuangan pemerintah dalam mengatasi gelombang pandemi Covid-19.

Indian Express melaporkan bahwa menteri lain yang turut mengundurkan diri yakni Menteri Pendidikan Ramesh Pokhriyal Nishank, Menteri Hukum dan Keadilan, Elektronik, dan Teknologi Informasi Ravi Shankar Prasad, juga Menteri Lingkungan Hidup, Hutan, dan Perubahan Iklim Prakash Javadekar.

Ada pula Babul Supriyo, Sadananda Gowda, Santosh Gangwar, Debasree Chaudhuri, Rattan Lal Kataria, Sanjay Dhotre, Thawarchand Gehlot, Pratap Chandra Sarangi, dan Ashwini Chaubey (MoS).   

Sejumlah media melaporkan bahwa kedua belas menteri ini mengundurkan diri setelah Perdana Menteri Narendra Modi dilaporkan bakal merombak kabinetnya.

Perombakan ini terjadi ketika pemerintah Modi menghadapi kritik paling pedas dalam beberapa tahun karena infeksi dan kematian akibat Covid-19 melonjak pada April dan Mei.

Laporan sejumlah media lokal menyebut perombakan juga mungkin terjadi di kementerian tenaga kerja. Namun, menteri keuangan, urusan luar negeri, dalam negeri, dan pertahanan tidak mungkin dirombak.

Media pemerintah, Radio All India, melaporkan bahwa Modi diperkirakan akan menunjuk kader yang lebih muda dari partainya untuk menjadi menteri. Ia juga dilaporkan memberikan porsi yang lebih besar kepada perempuan.

(isa/has)

Diterbitkan di Berita

Lucas Aditya - detikSport Jakarta -  Pemain tunggal putri Turki, Neslihan Yigit, masih terus lanjut di All England 2021. Padahal, pebultangkis 27 tahun itu sepesawat dengan tim Indonesia.

Yigit dijadwalkan melawan unggulan ketiga asal Jepang, Akane Yamaguchi. Dia memainkan laga kedua di Court 2 Utilita Arena, Birmingham, Kamis (18/3/2021) pukul 10.00 waktu setempat.

Yigit mengalahkan wakil Prancis, Marie Batomene, dalam pertandingan tiga gim. Dia menang 13-21, 21-19, dan 21-17.

Sebelumnya, pihak otoritas kesehatan Inggris, National Health Service, meminta tim Indonesia agar melakukan isolasi mandiri selama 10 hari karena salah satu penumpang yang sepesawat dalam penerbangan dari Turki ke Inggris terkonfirmasi positif COVID-19.Ketum PBSI, Agung Firma Sampurna, mengonfirmasi dalam jumpa pers bahwa Yigit ada dalam satu pesawat penerbangan dari Istanbul ke Birmingham dengan tim Indonesia.

Dengan begitu, Tim Indonesia tak akan bisa mengikuti sisa All England 2021 karena ajang ini akan selesai pada akhir pekan ini.

"All England 2021 bisa begitu ya. Terserah yang punya acara deh. Atur aja," kata Greysia di akun @greyspolii.Tim Indonesia sudah mengungkapkan kekecewaan gagal menyelesaikan All England 2021 karena dipaksa mundur dengan kalah WO. Salah satunya diungkapkan oleh Greysia Polii lewat Intagram Story.

Pihak Kedutaan Besar Indonesia untuk Inggris sedang memperjuangkan nasib Tim Indonesia di All England 2021. Dubes Desra Percaya, sedang melakukan komunikasi yang intens dengan pihak yang berwenang di Negara Ratu Elizabeth.

(cas/bay)

Diterbitkan di Berita