Ketua RW III Kelurahan Aur Tajungkang Tangah Sawah, Syafril mengaku dihubungi oleh pihak kepolisian untuk menyaksikan penggeledahan yang dilakukan pada Jumat pekan ini. 

“Pihak yang ikut menyaksikan pengeledahan pada Jum’at sore kemaren itu, yakni RW dan masyarakat setempat, dimana pada saat itu polisi menyita sejumlah barang-barang dari dalam sebuah rumah yang diduga adanya pergerakan terorisme,” ulasnya, Sabtu (20/3/2021)

Menurut Syafril, beberapa barang yang disita Tim Densus 88 itu ada kotak-kotak amal, buku-buku, majalah-majalah, kuitansi, uang dalam jumlah banyak, sal, rompi, jaket, buku tabungan dan banyak lagi.

“Pengeledahan dilakukan lebih kurang selama 4 jam, termasuk meminta keterangan dari dua mahasiswa yang menumpang tinggal di rumah itu,” imbuhnya.

Sedangkan menurut keterangan warga sekitar, penghuni rumah itu merupakan warga pendatang yang baru saja mengontrak kurang lebih selama 5 bulan. Kedua mahasiswa tersebut disuruh untuk menjaga rumah.

Selama mengontrak, terduga teroris sama sekali tidak melakukan sosialisasi dan interaksi dengan tetangga. Adapun jika membutuhkan sesuatu, terduga teroris hanya menyuruh kedua mahasiswa tersebut. (Buy) 

Diterbitkan di Berita