Romo Benny Ungkap Bahaya Akun Anonim Medsos

Minggu, 28 Februari 2021 10:23

"Di media sosial sekarang orang itu anonim sehingga orang bisa menggunakan topeng karena tidak berhadapan langsung dengan orangnya. Dalam topeng ini memerankan banyak peran karena ingin menunjukan eksistensinya,” kata Benny dalam keterangan tertulisnya kepada rri.co.id, Minggu (28/2/2021).

Menurut Benny, berita palsu atau hoaks akan menimbulkan kepanikan dan menghancurkan kultur kemanusiaan sehingga harus dilawan dengan konten positif.

"Hoaks menciptakan kepanikan, menghancurkan kultur kemanusiaan, dan menghilangkan harapan. Kita harus merebut ruang publik dengan konten positif. Jika ini terus menerus diisi maka prilaku positif akan terwujud," tegasnya.

Benny berpesan bahwa peran media sosial harus mampu memajukan peradaban dan menjaga moralitas publik.

"Peran kedepan media sosial harus mampu mewujudkan untuk memajukan peradaban bukan penghancur keadaban serta menjaga moralitas publik," ujarnya.

Terkait dengan unsur SARA, Benny menambahkan saat ini menjadi magnet yang kuat di media sosial yang tentunya membahayakan keutuhan bangsa.

"Permasalahan SARA sangat kuat untuk menjadi magnet perbincangan di media massa dan banyak segemennya. Ini tentunya membahayakan keutuhan bangsa," jelasnya.

Sedangkan Sekretaris Utama BPIP, Karjono mengatakan dalam menghadapi berita hoaks harus menggunakan hati dan bijak dalam menggunakan media sosial. 

"Tidak menutup kemungkinan ada berita hoaks. Oleh karena itu mari menggunakan hati dalam menggunakan media yaitu santun sopan dan bijak dalam menggunakannya,"  ungkapnya.

Selain itu, dirinya menjelaskan bahwa pers dan semua pihak harus membuat media sosial yang nyaman.

"Kami mendukung dan menghargai UU ITE dan Pers karena kemerdekaan dan kebebasan pers dijamin di negara ini. Tapi bebas bukan berati bebas sepenuhnya karena masih harus berdasarkan norma, tidak membalikan fakta, dan lainnya. Untuk itu mari membuat media nyaman," tambahnya. (foto: Antara)

Diterbitkan di Berita