Kapolres Alor, AKBP Agustinus Christmas mengatakan, warga sembunyi di hutan karena panik dan ketakutan setelah membaca informasi hoaks tentang vaksin Covid-19.

"Iya benar, karena warga banyak membaca berita-berita di media sosial dan lain-lain jadi mereka takut," ujar Agustinus, dilansir Kumparan, Sabtu (20/2/2021).

Agustinus mengatakan, Bhabinkamtibmas Aipda Dominggus Bole Dede langsung bergerak cepat menjelaskan kepada masyarakat untuk tidak terpengaruh berita-berita hoax yang beredar.

"Mereka sudah pada turun semua ke kampung. Ada yang masih di gunung karena jaga kebun sementara menunggu masa panen jagung," katanya.

Sebelumnya, sejumlah warga sembunyi di hutan beralasan belum pernah sama sekali merasakan jarum suntik.

Warga takut melihat foto-foto dan video di media sosial, serta beredarnya informasi kalau vaksin sudah dilakukan kepada masyarakat Kabupaten Alor.

Warga percaya dampak-dampak terhadap vaksin Covid-19.

Diterbitkan di Berita