KBRN, Jakarta: Dalam penyelengaraan Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia dijadwalkan akan memulai sejumlah pertandingan hari ini, Sabtu (24/7/2021).

Dalam jadwal yang ditentukan atlet yang akan bertanding hari ini adalah Vidya Rafika (menembak), Windy Cantika Aisah (angkat besi), Riau Ega Agatha dan Diananda Choirunisa (panahan), dan sembilan atlet bulu tangkis.

Kesembilan atlet bulu tangkis tersebut adalah dari cabor bulutangkis, yakni Greysia Polii, Apriyani Rahayu, Marcus Fernaldi Gideon, Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan, Hendra Setiawan, Jonatan Christie, Praveen Jordan, dan Melati Daeva Oktavianti. 

Lalu siapakah mereka sebenarnya? Berikut ulasannya yang dirangkum melalui wikipedia, Sabtu (24/7/2021).

1. Greysia Polii

Greysia Polii merupakan wanita kelahiran Jakarta, 11 Agustus 1987 dan saat ini berumur 33 tahun. Wanita yang sering dipanggil dengan nama Greys ini adalah salah satu pemain bulu tangkis ganda Indonesia pada nomor ganda putri. 

Putri dari pasangan Willy Polii dan Evie Pakasi ini biasa berpasangan dengan Jo Novita di berbagai ajang. Ia mulai bergabung di tim Piala Uber Indonesia sejak tahun 2004 dan juga tahun 2008.

2. Apriyani Rahayu

Apriyani Rahayu  lahir di Konawe, 29 April 1998 dan saat ini berumur 23 tahun. Ia adalah pebulutangkis Indonesia spesialis ganda putri dan ganda campuran ketika junior. 

Di level senior, ia menjadi pebulutangkis spesialis ganda putri. Apriyani juga merupakan peraih medali perunggu ganda putri Kejuaraan Dunia 2018 di Tiongkok serta Asian Games 2018 di Jakarta. 

Dalam karirnya sebagai pebulutangkis, Apriani pernah berpasangan dengan beberapa pemain seperti Rosyita Eka Putri Sari, Fachriza Abimanyu, Rinov Rivaldy, Jauza Fadhila Sugiarto, Agripinna Prima Rahmanto Putra, Panji Akbar Sudrajat dan saat ini bersama Greysia Polli.

3. Marcus Fernaldi Gideon

Marcus Fernaldi Gideon lahir di Jakarta, 9 Maret 1991 sekarang umur 30 tahun). Ia adalah salah satu pemain bulu tangkis Ganda Putra Indonesia berpasangan dengan Markis Kido diganda putra dan ganda campuran bersama Rizki Amelia Pradipta. 

Pada tahun 2015, ia berpasangan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo di ganda putra. Penghujung tahun 2017 ini, Marcus Fernaldi Gideon bersama Kevin Sanjaya Sukamuljo berhasil mencatatkan sejarah baru di ganda putra yaitu juara 12 turnamen dalam 1 tahun, termasuk medali emas kejuaraan dunia bwf 2017 di glasgow setelah mengalahkan Mathias boe/Carsten mogensen di partai puncak dengan skor 21-19, 20-22, dan 21-18, dan setelah pada hari minggu 17 Desember 2017 menjadi kampiun di turnamen SS Final Dubai dengan menaklukan pasangan Tiongkok Zhang Nan-Liu Cheng 21-0, 21-0.

4. Kevin Sanjaya Sukamuljo

Kevin Sanjaya Sukamuljo lahir di Banyuwangi, 2 Agustus 1995 dan berumur 25 tahun. Kevin adalah salah satu pemain bulu tangkis ganda putra dan campuran Indonesia. 

Atlet ini merupakan pemain asal klub Djarum di Kudus, Jawa Tengah dan bergabung sejak tahun 2007. Bersama dengan rekan-rekan pemain beregu putra lainnya ia berhasil menyumbangkan medali emas pada Pesta Olahraga Asia Tenggara 2015. 

Ia saat ini dipasangkan dengan Marcus Fernaldi Gideon di nomor ganda putra. Kevin Sanjaya Sukamuljo merupakan Pebulu tangkis peringkat 1 dunia bersama Marcus Fernaldi Gideon di sektor ganda Putra. Pada tahun 2017,bersama Marcus Fernaldi Gideon ia mendapatkan penghargaan dari BWF sebagai pemain badminton terbaik seluruh dunia. Kevin Sanjaya Sukamuljo terkenal dengan permainan yang cepat, agresif, full attack, dan memiliki serangan yang sangat sadis terhadap lawannya.

5. Mohammad Ahsan

Mohammad Ahsan merupakan pria kelahiran Palembang, 9 Juli 1987 dan saat ini berumur 34 tahun. Ia adalah salah satu pemain bulu tangkis Ganda Putra Indonesia yang berpasangan dengan Bona Septano dan Hendra Setiawan.

6. Hendra Setiawan

Hendra Setiawan lahir di Pemalang, Jawa Tengah, 25 Agustus 1984 dan berumur 36 tahun. Ia adalah salah satu pemain bulu tangkis Indonesia. 

Hendra Setiawan mengawali kariernya berpasangan dengan Markis Kido dan pernah menduduki peringkat ke-2 dunia IBF untuk ganda putra. Gelar yang pernah didapat adalah juara dunia 2007 di Malaysia, juara China Super Series 2007 dan Hongkong Super Series 2007. Pada tahun 2008 juga menjadi pasangan Kido/Setiawan juara di Malaysia Super Series.

7. Jonatan Christie

Jonatan Christie lahir di Jakarta, 15 September 1997 dan saat ini bermur 23 tahun. Ia adalah pemain bulu tangkis tunggal putra Indonesia, dan berasal dari PB. Tangkas Specs, Jakarta.

Pada Juli 2013, ia memenangkan gelar internasional senior pertamanya pada usia 15 tahun di Indonesia International Challenge, setelah mengalahkan Alamsyah Yunus di final dengan skor 21-17, 21-10.

Secara mengejutkan dia dan rekannya Anthony Sinisuka Ginting berhasil menciptakan All Indonesian Final meskipun pada akhirnya dia menyerah atas lawannya dengan pertarungan rubber set 13-21, 21-19, 20-22. Ini merupakan prestasi Indonesia setelah sembilan tahun absen menciptakan final sesama pemain bulu tangkis Indonesia di nomor tunggal putra. Kali terakhir Indonesia mampu menciptakan All Indonesian Final di nomor tunggal putra adalah turnamen Indonesai Open Super Series Premiere 2008.

8. Praveen Jordan 

Praven Jordan lahir di Bontang, Indonesia, 26 April 1993 dan saat ini berumur 28 tahun. Ia adalah salah satu pemain bulu tangkis Indonesia yang bermain di nomor ganda putra dan ganda campuran. 

Praven merupakan pemain Pelatnas sejak 2014 yang berasal dari PB Djarum Kudus. Praveen Jordan merupakan peraih medali perunggu Asian Games 2014 dan medali emas SEA Games Singapura 2015 serta juara All England bersama Debby Susanto. Ia juga pernah berpasangan dengan pemain senior, Vita Marissa dan meraih tiga gelar yaitu Indonesia Masters Grand Prix Gold 2013, Malaysia Masters Grand Prix Gold 2013, dan New Zealand Grand Prix 2013. Praveen bersama Debby Susanto akhirnya kembali menambah koleksi gelar nya dengan menjuarai Victor Korean Open Super 300 2017. Setelah mengandaskan harapan wakil China, Wang Yilu/Huang Dongping dalam straight games 21-17,21-18.

9. Melati Daeva Oktavianti

Melati Daeva Oktavianti lahir di Serang, Jawa Barat, 26 Oktober 1994, umur 26 tahun) ia merupakan pemain bulu tangkis asal Indonesia. Atlet kelahiran Serang, 26 Oktober 1994 ini merupakan pemain asal klub PB Djarum. 

Melati merupakan peraih medali emas Kejuaraan Dunia Junior BWF 2012 bersama Edi Subaktiar. Ia saat ini dipasangkan dengan Praveen Jordan di nomor ganda campuran.

Diterbitkan di Berita

okezone.com JAKARTA - Dibandingkan Vietnam, isolasi maupun karantina untuk pasien Covid-19 di Indonesia jauh lebih baik.Pasien Covid-19 di Indonesia di tampung di Wisma Atlet yang layaknya seperti apartemen.

Sementara di Vietnam, karantina pasien Covid-19 disana menggunakan sebuah tenda 'doom' layaknya kamping di gunung. Hal itu terlihat usai akun tiktok @datamichaellim_oe mempostinnya pada 3 Juni 2021 lalu.

"Quarantine in Vietnam," katanya dalam caption yang ditulis.

Dalam postingan itu memperlihatkan bagaimana ratusan tenda kapasitas dua orang berjejer rapih di sebuah aula yang disuatu gedung. Tenda itu digunakan untuk merawat pasien yang terpapar Covid-19.

Terdapat pula beberapa nomer diatas tenda yang diduga menjadi tanda pasien Covid-19. Disana para masyarakat terpapar berisitirahat di sana menunggu sebelum akhirnya sembuh.

Meski demikian berada di dalam ruangan dengan pendingin sentral membuat tenda terlihat cukup nyaman. Sehingga kesan panas saat siang hari pun tak terasa.

Belum tau pasti dimana lokasi gedung tempat karantina ratusan warga ini dilakukan serta kota tempat isolasinya. Hanya saja cuplikan video itu kini telah ditonton oleh 1,3 juta pengguna tiktok dan disukai 28,8 ribu pengguna lainnya.

Beberapa warganet melihat bahwa kondisi di Indonesia jauh lebih baik dibandingkan dengan vietnam. Karena itu masyarakat Indonesia diminta untuk terus bersyukur dibandingkan dengan negara lain.

"Bersyukur rakyat Indonesia dan Jakarta punya wisma atlet," komentar @Stephani Marianna.

"Indonesia ga ada syukurnya ngeluh mulu kerjaannya," timpal @uncle GALING. (yan yusuf)

(sst)

Diterbitkan di Berita

Jakarta (ANTARA) - AstraZeneca telah merealisasikan pengiriman 14,7 juta dari total 50 juta dosis vaksin COVID-19 untuk Indonesia sesuai dengan perjanjian bilateral kedua belah pihak dalam upaya penanggulangan pandemi.

"Kami siap untuk terus melanjutkan kerja sama dengan pemerintah dan berbagai pihak di Indonesia dalam mendukung misi memulihkan Indonesia," kata Presiden Direktur AstraZeneca Indonesia Sewhan Chon melalui pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Sewhan mengatakan AstraZeneca hari ini mengirimkan 1.041.400 dosis vaksin COVID-19 untuk Indonesia sebagai bagian dari perjanjian bilateral antara AstraZeneca dan Pemerintah Indonesia untuk pengiriman 50 juta dosis vaksin ke Indonesia.

Pengiriman ini menambah jutaan dosis vaksin AstraZeneca yang telah diterima Indonesia melalui COVAX dan donasi dari berbagai negara.

"Sampai saat ini, sekitar 14,7 juta dosis vaksin AstraZeneca telah dikirimkan ke Indonesia. AstraZeneca juga akan mengirimkan jutaan dosis vaksin lagi dan mendukung pengiriman dosis tambahan melalui COVAX maupun donasi secara nirlaba," katanya.

Dalam keterangan tertulis itu juga disampaikan bahwa vaksin tersebut akan mendukung Program Imunisasi Nasional yang dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan RI dan akan mempercepat rencana pemerintah untuk memvaksinasi masyarakat luas secepat mungkin demi mengendalikan angka penularan COVID-19 yang saat ini tengah meningkat di Indonesia.

Sewhan menambahkan AstraZeneca terus mengadakan pasokan vaksin ke seluruh dunia secara merata dengan prinsip nirlaba selama masa pandemi, melalui COVAX dan pengiriman langsung melalui Perjanjian Bilateral dengan berbagai pemerintah.

AstraZeneca adalah perusahaan farmasi global pertama yang bergabung dengan COVAX pada Juni 2020 dan sejauh ini telah memasok lebih dari 90 persen vaksin yang didistribusikan COVAX secara global.

Saat ini hampir 45 juta dosis vaksin COVID-19 AstraZeneca telah dikirimkan ke seluruh negara ASEAN dan lebih dari 700 juta dosis vaksin AstraZeneca telah dipasok ke 170 negara di seluruh dunia.

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Diterbitkan di Berita

VOA Indonesia

Dalam keterangan tertulis yang diterima VOA, Rabu (14/7), Kedutaan Besar Jepang di Jakarta membantah pemerintahnya memiliki rencana untuk mengevakuasi warganya dari Indonesia terkait kenaikan tajam kasus harian COVID-19 di Indonesia.

 

Menteri Sekretaris Kabinet Jepang, Katsunobu Kato. (AP)
Menteri Sekretaris Kabinet Jepang, Katsunobu Kato. (AP)

 

"Penerbangan yang dilakukan Rabu pagi terlaksana atas inisiatif dari perusahaan swasta Jepang dan bukan usaha evakuasi maupun repatriasi dari pemerintah Jepang. Sama halnya dengan Indonesia, dan negara-negara manapun, Jepang juga masih mengadakan pembatasan masuk bagi orang-orang dari luar negeri," kata Kedutaan Jepang di Jakarta.

Pembatasan ini, menurut Kedutaan Jepang di Jakarta dilakukan untuk menjaga agar kapasitas pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan di bandara udara, jumlah petugas medis, dan fasilitas karantina bagi mereka yang datang dari luar negeri ini dapat beroperasi dengan baik.

Kedutaan Jepang di Jakarta mengatakan pernyataan Menteri Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato hari Selasa (13/7) lebih dimaksudkan untuk penambahan kuota bagi warganya yang akan masuk kembali ke Jepang, agar dapat tetap beroperasi dengan baik.

 

Hal yang sama juga diungkapkan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Teuku Faizasyah. Menurutnya Kementerian Luar Negeri telah menerima informasi dari Kedutaan Jepang di Indonesia yang menegaskan tidak ada rencana pemerintah negara Sakura tersebut untuk mengevakuasi warganya dari Indonesia.

 

Teuku Faizasyah. (Foto: IG/KBRI Yangon)
Teuku Faizasyah. (Foto: IG/KBRI Yangon)

 

"Yang ada adalah kepulangan secara mandiri warga negara Jepang di Jakarta yang diatur atau diorganisir oleh perusahaan swasta Jepang. Salah satu pertimbangan mengapa mereka kembali ke Jepang adalah untuk keperluan vaksinasi. Oleh karena itu, ada kepulangan secara kolektif yang diatur oleh pihak perusahaan Jepang pada hari ini," kata Faizasyah.

Faizasyah menekankan kepulangan warga Jepang dari Indonesia pada hari Rabu (14/7) merupakan kepulangan mandiri, bukan evakuasi atau repatriasi. Tentunya dalam proses kepulangan tersebut, perlu peran pemerintah Jepang dalam hal perizinan, pengaturan karantina, dan sebagainya.

Faizasyah menambahkan pekan lalu, Jepang mengirim bantuan hampir satu juta dosis vaksin COVID-19 bagi Indonesia dan minggu ini dijadwalkan donasi vaksin akan tiba lagi di tanah air.

 

WHO di Indonesia Yakin Separuh Warga Indonesia Telah Divaksinasi pada Akhir 2021

Dalam sambutannya terkait kedatangan 3.476.400 dosis vaksin AstraZeneca dari fasilitas Covax semalam, kepala perwakilan WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) di Indonesia Dr. N. Paranietharan meyakini akhir tahun ini setengah dari penduduk Indonesia sudah menerima suntikan vaksin COVID-19 karena pasokan vaksin yang lancar.

Paranietharan meminta semua warga Indonesia untuk tinggal di rumah dan membatasi kegiatan di luar rumah sebagai satu-satunya cara untuk menekan tingkat penularan varian Delta dari virus COVID-19. Selain tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat.

 

Pengiriman vaksin AstraZeneca dai Jepang, di bandara Taoyuan, Taiwan, 8 Juli 2021. (REUTERS)
Pengiriman vaksin AstraZeneca dai Jepang, di bandara Taoyuan, Taiwan, 8 Juli 2021. (REUTERS)

 

"Kalau kita semua bisa tetap tinggal di rumah dalam beberapa pekan mendatang, kita bisa menekan tingkat penularan yang terjadi seperti sekarang ini. Ini penting. Itulah satu-satunya cara yang bisa kita lakukan untuk menghadapi virus varian Delta," ujar Paranietharan.

Imbauan itu disampaikan Paranietharan di tengah lonjakan sangat tinggi kasus COVID-19 di Indonesia. Hari ini, terdapat 54.517 penderita baru COVID-19, naik dibanding kemarin sebanyak 47.899 orang. [fw/em]

Diterbitkan di Berita

 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah telah mengizinkan adanya vaksin Covid-19 berbayar yang dapat diakses masyarakat secara indvidu.

Vaksin berbayar ini dikenal dengan program Vaksinasi Gotong Royong Individu.

Program vaksinasi tersebut sempat menuai kritik dari sejumlah politisi, beberapa waktu lalu, hingga akhirnya ditunda pelaksanaannya.

Tak hanya di dalam negeri, vaksin berbayar juga mendapat kritikan dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO (World Health Organization).

Kepala Unit Program Imunisasi WHO, Ann Lindstrand menilai program vaksin Gotong Royong Individu tidaklah tepat.

Menurutnya, vaksin yang dipungut biaya nantinya akan menimbulkan sejumlah masalah.

Linstrand menekankan, semua orang mempunyai hak dan akses yang sama untuk menerima vaksin covid-19.

"Pembayaran (vaksin) dalam bentuk apa pun dapat menimbulkan masalah etika dan akses."

"Terutama selama pandemi ini, kita membutuhkan cakupan vaksin yang luas untuk menjangkau semua pihak yang paling rentan," ucap Lindstrad, dikutip dari situs resmi WHO, Jumat (16/7/2021).

Menurutnya, anggaran menjadi faktor penyebab vaksin Covid menjadi berbayar tidaklah tepat.

Pasalnya, beberapa negara mendapat jatah vaksin gratis melalui kerja sama internasional COVAX Facility yang berada di bawah naungan WHO.

 

Ilustrasi vaksin Covid-19.
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

 

Linstrand mengatakan, pengiriman vaksin ke negara-negara itu memang perlu biaya transportasi, logistik dan lain.

Namun, biaya-biaya itu sudah mendapat pendanaan dari berbagai lembaga internasional, seperti Bank Dunia.

"Ada pasokan vaksin dari COVAX melalui kerjasama lembaga UNICEF, WHO dan lainnya."

"Tentunya mereka memiliki akses vaksin gratis hingga 20% dari populasi, yang didanai oleh para penyandang dana kerjasama COVAX."

"Yang sama sekali tidak mungkin dipungut biaya," jelasnya.

Tanggapan serupa juga datang dari Direktur Eksekutif Program Darurat WHO, Dr Mike Ryan.

Ia pun menyinggung soal situasi pandemi Covid-19 di Indonesia, yang semakin memburuk.

Dikatakannya, jumlah kematian akibat kasus Covid-19 di Indonesia menjadi yang tertinggi di Asia Tenggara dan melebih India.

"Kami telah melihat peningkatan kasus sebesar 44% selama seminggu terakhir dan peningkatan kematian sebesar 71%."

"Kita harus jauh lebih maju dengan vaksinasi dan Indonesia seharusnya memiliki lebih banyak akses ke vaksin melalui inisiatif seperti COVAX."

"Jadi, saya pikir, vaksinasi gratis dalam kampanye vaksinasi massal, mengutamakan vaksinasi pihak yang paling rentan dan petugas kesehatan adalah rencananya (Indonesia)," kata dia.

Penjelasan Menkes soal Vaksin Covid-19 Berbayar

Seperti diketahui, pengadaan vaksin Gotong Royong Individu bertujuan untuk mempercepat vaksinasi Covid-19, demi terbentuknya herd immunity di masyarakat secepatnya.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, program vaksin gotong royong merupakan opsi atau pilihan bagi masyarakat.

"Vaksin gotong royong ini merupakan opsi, jadi apakah masyarakat bisa mengambilnya atau tidak."

"Prinsipnya pemerintah membuka opsi yang luas, yang ingin mengambil vaksin gotong royong baik melalui perusaahan maupun individu," ucap Budi dalam konferensi persnya secara virtual, yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (12/7/2021)

Program vaksin individu ini diadakan karena banyak perusahaan yang belum bisa mengakses vaksin gotong royong dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).

Seperti, perusahaan-perusahaan pribadi hingga perusahaan kecil.

 

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers yang dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (30/6/2021).
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers yang dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (30/6/2021). (screenshot)

 

"Banyak pegusaha yang melakukan kegiatannya, dan belum bisa mendapatkan akSes vaksin gotong royongnya dari KADIN."

"Mereka mau mendaptakan akses gotong royong, tapi belum bisa masuk programnya KADIN," jelas Budi.

Selain itu, vaksin berbayar ini juga dapat menyasar kepada Warga Negara Asing (WNA) yang memang tinggal dan berkegiatan di wilayah Indonesia.

"WNA yang sudah tinggal di Indonesia, sudah berusaha, beraktivitas di bidang seni atau kuliner, ingin mendapatkan akses vaksin gotong royong, bisa mendapat akses gotong royong individu," tuturnya.

Lanjut Budi, vaksin gotong royong individu ini akan dimulai ketika vaksin yang diterima pemerintah sudah banyak jumlahnya.

Ia kembali mengingatkan, program itu sebagai bentuk perluasaan akses vaksin yang bisa diambil masyarakat atau tidak.

"Kita bulan ini akan mendapatkan (vaksin) 30 juta, bulan depan akan dapat 40 juta."

"Sehingga benar-benar akses masyarakat yang lain akan besar. Masyarakat yang ingin mengambil opsi yang lain, semua tersedia," kata Budi.


Penulis: Shella Latifa A
Editor: Sri Juliati

Diterbitkan di Berita

“Saat pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong dan para Menteri Singapura selalu ditanyakan bantuan apa yang bisa dilakukan Singapura, terutama di dalam penanganan Covid-19 di Indonesia. Pemerintah Indonesia berterima kasih atas respon cepat untuk menambah peralatan yang dibutuhkan untuk distribusi oksigen. Sekarang ini tantangannya memang bagaimana produksi oksigen yang ada bisa cepat sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Menko Airlangga dalam siaran pers yang diterima, Kamis (15/7/2021).

Dalam kunjungan tersebut, pemerintah Singapura berkomitmen menambah bantuan Iso Tank dan Liquid Oxygen sebanyak 24 unit ke Indonesia, yang akan dikirimkan secara bertahap dalam enam pekan ke depan.

“Pemerintah Singapura berkomitmen menambah bantuan Iso Tank dan Liquid Oxygen sebanyak 24 unit. Melalui Smart Gas akan dilakukan refurnished terhadap Iso Tank yang tersedia di Singapura dan sebagian lagi akan dipesan yang baru dari Tiongkok,” sebutnya.

Dalam upaya penanganan Covid-19, terutama varian Delta yang tingkat penyebarannya sangat cepat, pemerintah Indonesia terus mengambil langkah pengendalian penyebaran virus ini. 

Pemerintah, kata Airlangga, telah menambah tempat-tempat isolasi mandiri untuk mereka yang terinfeksi Covid-19. Penambahan ruang isolasi mandiri memerlukan dukungan peralatan baik tabung silinder maupun Iso Tank untuk mendistribusikan oksigen yang ada.

Dalam pertemuan dengan para pengusaha Indonesia di Singapura, Menko Airlangga juga mengapresiasi inisiatif mereka untuk mengumpulkan bantuan oxygen concentrator. 

Sejauh ini sudah terkumpul 11 ribu oxygen concentrator, dan pengiriman pertama sebanyak 1.500 unit sudah tiba di Jakarta. Kolaborasi antara pengusaha Indonesia dan pengusaha Singapura diorganisir oleh Temasek.

Sementara, Istri PM Singapura, Ho Ching turun tangan langsung untuk memastikan donasi itu bisa terkumpul dan dikirimkan ke Indonesia sesegera mungkin. 

Diterbitkan di Berita

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, menyambut baik kerja sama pengadaan vaksin Pfizer di Indonesia. Vaksin ini, kata Budi, menjadi salah satu vaksin Covid-19 yang akan digunakan untuk program percepatan vaksinasi di Indonesia.

“Saya ucapkan terima kasih atas kerja samanya dalam rangka membantu memenuhi kebutuhan vaksin COVID-19 di Indonesia. Dengan bertambahnya stok vaksin 50 juta dosia merek Pfizer ini diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan vaksinasi di Indonesia,” kata Menkes Budi dalam siaran pers yang diterima, Kamis (15/7/2021).

PT Pfizer Indonesia dan BioNTech SE, menyediakan 50 juta dosis setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan persetujuan penggunaan dalam kondisi darurat (EUA).

“Penggunaan vaksin untuk pelaksanaan vaksinasi COVID-19 hanya dapat dilakukan setelah mendapat izin edar atau persetujuan penggunaan pada masa darurat dari Badan POM,” sebutnya.

Pfizer dan BioNTech menargetkan, untuk memproduksi 3 miliar dosis vaksin Covid-19 secara global sampai dengan akhir tahun 2021, dengan asumsi pelabelan enam dosis yang diperbarui, perbaikan proses secara terus-menerus, perluasan fasilitas produksi yang ada, serta melalui penambahan pemasok baru dan produsen kontrak.

Uji klinis BNT 162b2 Tahap 3 dikembangkan berdasarkan teknologi messenger RNA (mRNA) milik BioNTech, dimulai pada akhir bulan Juli 2020 dan pendaftaran atas produk vaksin ini diselesaikan pada bulan Januari 2021 dengan lebih dari 46.000 peserta.

Peserta terus dimonitor untuk perlindungan dan keamanan jangka panjang selama 2 tahun setelah penyuntikan dosis kedua.

BioNTech merupakan pemegang izin edar di Uni Eropa, dan pemegang otorisasi penggunaan dalam kondisi darurat di Amerika Serikat (bersama dengan Pfizer), Kanada, dan negara-negara lain sebelum nantinya diajukan permohonan izin edar penuh.

Country Manager PT Pfizer Indonesia Stephen Leung, mengapresiasi kerja sama yang telah dijalin antara pihaknya, BioNTech dan Kementerian Kesehatan RI.

“Perjanjian ini merupakan sebuah langkah penting untuk menghadirkan vaksin COVID-19 untuk melindungi kesehatan masyarakat di Indonesia, memulihkan perekonomian, dan mempercepat kembalinya kehidupan normal bagi masyarakat Indonesia,” katanya

Sementara itu Chief Business and Chief Commercial Officer BioNTech Sean Marett, turut berterimakasih kepada Pemerintah Indonesia atas dukungan dan kepercayaannya terhadap kemampuan pihaknya dalam mengembangkan vaksin yang diyakini dapat mengatasi ancaman pandemi global ini.

“Tujuan kami adalah menyediakan suplai vaksin COVID-19 yang dapat diterima dan efektif bagi banyak orang di seluruh dunia, secepat mungkin,” ucap Marett.

Diterbitkan di Berita
Rita Uli Hutapea - detikNews Jakarta - Di tengah mengganasnya virus Corona di Indonesia, sejumlah warga Jepang akan meninggalkan Indonesia hari ini dengan menggunakan penerbangan khusus.

Seperti diberitakan media Jepang, Nikkei Asia, Rabu (14/7/2021), Menteri Sekretaris Kabinet Jepang Katsunobu Kato mengatakan bahwa pemerintah Jepang akan mendukung penerbangan khusus bagi warga yang ingin pulang dari Indonesia, yang tengah mengalami lonjakan kasus infeksi virus Corona.

"Dari sudut pandang melindungi warga negara Jepang, kami telah memutuskan untuk mengambil tindakan ... sehingga orang-orang Jepang yang ingin kembali dapat kembali ke Jepang sesegera mungkin, dan sebanyak mungkin orang," katanya kepada para wartawan.

Kato mengatakan beberapa warga Jepang di Indonesia akan terbang pulang pada hari Rabu (14/7) ini dengan penerbangan khusus yang diatur oleh maskapai Jepang, yang didukung oleh pemerintah.

"Setelah itu, kami berencana melakukan upaya serupa dalam menanggapi permintaan dari warga Jepang," imbuhnya.

Kato menambahkan, mereka yang kembali dari Indonesia akan diminta untuk mengambil langkah-langkah untuk mencegah penyebaran virus Corona, termasuk karantina 10 hari di fasilitas yang ditunjuk.

Sebelumnya, media Jepang, NHK melaporkan bahwa dari tanggal 26 Juni sampai 12 Juli 2021 ada sembilan warga Jepang di Indonesia yang meninggal dunia akibat terjangkit virus Corona. Keterangan tersebut didapat dari Kedubes Jepang di Indonesia.

Kedubes Jepang menambahkan, beberapa dari yang meninggal tersebut berusia 30-an sampai 40-an tahun.

Indonesia mencatat 47.899 kasus baru COVID-19 pada hari Selasa (13/7), yang merupakan rekor harian. Di hari yang sama kemarin, Indonesia juga melaporkan 864 kematian baru.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa jumlah kasus diperkirakan akan melonjak karena peningkatan pengujian.

 

(ita/ita)

Diterbitkan di Berita

Siti Fatimah - detikFinance Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan dalam waktu dekat RI akan kembali kedatangan vaksin COVID-19. Dia mengatakan, setidaknya ada total 441 juta dosis vaksin yang dikumpulkan Indonesia hingga akhir tahun 2021.

Adapun pada bulan ini pihaknya akan menerima dosis vaksin sebanyak 33 juta dari Amerika Serikat. "Seperti tadi Pak Menko sampaikan, terima kasih kepada teman-teman dari Amerika yang sudah memberikan moderna 4 juta akan datang bertahap, tahap pertamanya akan datang minggu ini," kata Budi dalam konferensi pers PPKM Luar Jawa-Bali, Jumat (9/7/2021).

Kemudian vaksin selanjutnya akan datang dari Jepang sebanyak 2,1 juta dosis. Budi mengatakan, sebagian sudah diterima dan total dosis akan datang di pekan ini.

Lalu ada vaksin dari Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi (GAVI) COVAX sebanyak 3,4 juta dosis. Dengan begitu, kata dia, semakin banyak vaksin yang diterima maka akan mempercepat proses vaksinasi bagi masyarakat.

"Makin banyak vaksin yang datang, kita bisa menyuntikan ini ke rakyat kita dengan lebih cepat," ujarnya.

Pada Juli, Indonesia akan menerima 33 juta dosis vaksin COVID-19, berlanjut Agustus sebanyak 45 juta dosis dan naik hingga puncaknya pada Oktober 2021 sebanyak 85 juta dosis vaksin COVID-19.

"Walaupun data ini berubah even setiap hari karena memang ada ketidakpastian dari sisi suplainya. Setidaknya kalau kita lihat secara akumulasi sampai akhir tahun ini kita bisa menerima 441 juta dosis," jelasnya.

Sekedar diketahui, untuk mencapai herd immunity, Indonesia menargetkan vaksinasi pada 181,5 juta jiwa atau setara dengan 363 juta dosis. Dengan total vaksin tersebut, Budi menyebut seharusnya sudah dapat memenuhi kebutuhan vaksin di Indonesia.

"Seperti teman-teman ingat target vaksinasi 181,5 juta orang atau 363 juta dosis. Harusnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi seluruh target populasi kita," pungkasnya.

(eds/eds)

Diterbitkan di Berita

inharmonia.co - Worldometer.info sore ini, Jumat, 09 Juli 2021, pkl 10.15 GMT (17.15 WIB) mencatat new recovered Indonesia pada peringkat 1 di dunia, dengan jumlah pasien yang baru sembuh sebanyak 28.975 orang.  Prestasi tenaga kesehatan kemarin 21.189 orang sembuh. Jadi ada kenaikan lebih dari 7.500 orang. Prestasi yang luar biasa.

Perlu dicatat, Indonesia menjadi peringakat pertama pada menit itu karena India belum secara penuh memasukkan datanya, bahkan Brazil masih belum memasukkan datanya sama sekali, karena waktu Sao Paulo masih pukul 07.15 pagi. Peringkat pada tanggal 9 Juli 2021 akan dilaporkan pada pukul 24.00 GMT atau pukul 07.00 WIB. (MRE)***

 

 

Diterbitkan di Berita