TEMPO.CO, Jakarta - Very Idham Henyansah alias Ryan Jombang dikabarkan menderita luka berat akibat dipukul oleh Bahar bin Smith di Lapas Gunung Sindur, Bogor.

Kuasa hukum Ryan Jombang, Kasman Sangaji mengatakan kliennya saat ini belum bisa bicara dan masih menjalani perawatan intensif.

“Bibirnya pecah. Mata kirinya bengkak, enggak bisa lihat dan masih muntah darah," ujar Kasman saat dihubungi Tempo, Kamis, 19 Agustus 2021. Ia menyebut kliennya itu dalam keadaan stres saat ini.

Kasman meminta kepada pihak Lapas Gunung Sindur untuk memberi sanksi kepada Bahar bin Smith. "Pihak Lapas sudah menjanjikan akan memberikan sanksi. Kami nunggu sanksi apa yang akan diberikan kepada Habib Bahar," ujar dia.

Kasman menjelaskan perselisihan itu bermula karena belakangan ini  Bahar sering meminjam uang kepada Ryan. Ia tidak mengetahui untuk apa uang tersebut dipakai. Namun uang tersebut ada yang dikembalikan dan tidak.

Ketika Ryan mengunjungi blok tempat mantan pentolan FPI itu, ia melihat uang sebesar Rp 10 juta di atas meja.

Setelah itu Ryan mengambil uang tersebut ke dalam plastik dan membuangnya ke tempat sampah. Esok harinya, Ryan mengganti uang tersebut. Pada saat mengembalikan uang tersebut, Habib Bahar ‘mencoret’ tangan Ryan pakai pisau dengan tulisan ‘pengkhianat’.

“Ryan masih diam lah. Enggak mau ngelawan karena memang dia mau taat aturan, enggak mau ribut,” ujarnya.

Pada hari Senin, 16 Agustus 2021, saat Ryan hendak pergi ke masjid, seorang petugas memanggilnya. Saat itu lah Bahar bin Smith menghalanginya dan mulai menghajar terpidana kasus pembunuhan berantai itu. Kasman mengatakan Ryan hanya pasrah tidak dan tidak mau melawan.

“Habib kok punya dendam begitu amat. Sampai nyiksa orang itu permasalahannya,” ujar dia.

ZEFANYA APRILIA

Diterbitkan di Berita
Dony Indra Ramadhan - detikNews Bandung - Habib Bahar bin Smith dikabarkan melakukan penganiayaan terhadap Very Idham Henyansyah alias Ryan Jombang di Lapas Gunung Sindur. Kepala Lapas Gunung Sindur Mujiarto menjelaskan duduk perkara tersebut.

"Nggak bukan menganiaya. Jadi ada perselisihan di lapas. Itu kan sulit dihindari perselisihan, tapi sudah selesai," ucap Mujiarto saat dikonfirmasi, Rabu (18/8/2021).

Mujiarto mengatakan berdasarkan kabar yang didapat, perselisihan tersebut berkaitan dengan uang. Namun dia tak menjelaskan lebih rinci kaitan hal tersebut.

"Ada masalah tentang uang lah, dan dengan pengacaranya itu sudah selesai loh," kata dia.

Menurut Mujiarto perselisihan itu tak bisa dihindari di dalam lapas. Berdasarkan penelusuran, kata dia, perselisihan tersebut kemungkinan hingga berkelahi.

"Adu mulut, disentil, dipukul lah itu Ryan Jombang, tapi dua pihak itu sudah memahami," tuturnya. Mujiarto juga memastikan Ryan Jombang tak mengalami luka cukup serius. Bahkan dia sudah berbicara langsung dengan Ryan Jombang.

"Nggak, sedikit biasa lah, tapi di lapas itu biasa lah. Jadi saya ngobrol biasa sama dia, nggak kelihatan lukanya, perselisihan sudah selesai lah," ucap dia.

Menurut Mujiarto, kasus tersebut sudah diselesaikan. Bahkan Ryan Jombang juga tidak mempermasalahkn hal itu lagi.

"Sudah kami selesaikan, dalam arti, Ryan juga tidak keberatan. Memang dia yang salah, ada kesalahan lah, biasa di lapas," kata dia.

(dir/mso)

Diterbitkan di Berita