JAKARTA, KOMPAS.TVPemanfaatan tempat tidur di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran terus mengalami penurunan.

Pada Jumat (6/8/2021) siang, tercatat ada 217 pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan dipulangkan dari RSD Wisma Atlet Kemayoran.

“Untuk update hari ini memang turun lagi, sekarang di angka 2002, ini kira kira BOR-nya (Bed Occupancy Rate) itu 25,36%,” kata Koordinator Humas RSD Wisma Atlet Kemayoran, Kolonel Mintoro Sumego, Jumat (6/8/2021).

Kolonel Mintoro Sumego menambahkan, pasien yang masih menjalani perawatan di RSD Wisma Atlet Kemayoran merupakan pasien bergejalan ringan, sedang, hingga berat dengan komorbid.

“Kita masih tetap pasien-pasien yang dirawat di sini adalah dengan gejala ringan maupun sedang dan berat dengan komorbid. Jadi tetap dengan sesuai dengan SOP yang ada,” ujarnya.

“Dengan menurunnya pasien sekarang tower 4 sudah kosong, untuk sementara di-standby-kan (disiapkan). Jadi sekarang yang dipakai adalah tower lima enam dan juga tujuh.”

Meski demikian, Mintoro Sumego menuturkan untuk keterisian ruang ICU di RSD Wisma Atlet Kemayoran masih cukup tinggi, yaitu berada di angka 70 persen.

“ICU sekarang dihuni oleh 70 persen pasien dari 39 tempat tidur yang ada, terus di tower enam dan tujuh juga ada perbaikan ICU intermediat care dan HCU jumlahnya nanti ditingkatkan,” jelas Kolonel Mintoro Sumego.

Tower delapan digunakan bagi mereka yang repatriasi nah begitu hasil swabnya positif maka mereka akan digeser ke wisma atlet.”

Kolonel Mintoro Sumego menuturkan salah satu faktor yang membuat keterisian RSD Wisma Atlet Kemayoran turun adalah adanya penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Selain itu, angka pasien yang sembuh lebih tinggi jika dibandingkan dengan pasien positif baru Covid-19.

“Yang masuk ke sini yaitu 100 sampai 150 pasien perhari, sedangkan untuk pasien yang sembuh itu lebih banyak di angka 300 sampai 400 jadi trennya memang lebih banyak yang sembuh,” jelasnya.

“Kedua mungkin juga karena PPKM ketat pasien bisa saja dirawat di rumah tanpa gejala isolasi mandiri.”

Dalam keterangannya, Kolonel Mintoro Sumego, pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Kemayoran rata-rata dirawat 10-12 hari.

Namun, sambungnya, ada juga pasien Covid-19 yang dirawat hingga 26 hari.

“Obat dan oksigen juga cukup, oksigen kita banyak bantuan, baik oksigen tabung dan kita juga sudah menggunakan liquid oksigen di ruang ICU (Intermediat Care Unit) dan HCU,” jelasnya.

Kemudian, tambahnya, berdasarkan keterangan pasien yang dirawat di RSD Wisma Atlet kebanyakan tertular dari klaster keluarga dan perkantoran.

“Hampir 70 persen tapi di angka 20 persen itu kebanyakan dari keluarga yang sisanya itu dari kantor,” ujarnya.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti | Editor : Gading Persada

Diterbitkan di Berita

Liputan6.com, Jakarta Sebanyak 2.669 pasien terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) masih dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran hingga Minggu ini.

"Pasien berkurang 79 orang," kata kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I Kolonel Marinir Aris Mudian di Jakarta, Minggu (6/6/2021).

Aris menjelaskan, jumlah pasien dalam perawatan pada Sabtu (5/6/2021) sebanyak 2.590 orang. Mereka yang sakit berasal dari wilayah Jakarta.

Aris menjelaskan, para pasien Covid-19 itu dirawat di tower 4, 5, 6 dan 7. Para pasien itu dirawat dengan gejala ringan. Total jumlah tempat tidur di empat tower itu adalah 5.994 unit, sehingga tersisa saat ini ada 3.325 tempat tidur yang kosong.

Untuk rekapitulasi pasien sejak 23 Maret 2020 hingga 6 Juni 2021, sebanyak 87.424 orang pasien terdaftar. Di mana 84.755 orang pasien telah keluar dengan rincian 83.782 orang dinyatakan sembuh, 885 dirujuk ke RS lain dan 88 orang meninggal dunia.

Wisma Atlet Pademangan

Sementara itu, di RS Darurat Wisma Atlet Pademangan pasien rawat inap sebanyak 3.966 orang per Minggu. Angka itu bertambah 97 orang dibandingkan Sabtu (5/6/2021) sebanyak 3.869 orang. Para pasien itu dirawat di tower 8, 9 dan 10.

Diterbitkan di Berita