KBRN, Entikong: Belajar dan mengajar bisa dilakukan di mana saja, oleh siapa saja, dan dengan cara apapun dengan tujuan berbagi ilmu dengan cara yang mengena dan dapat diterima dengan baik.

Begitulah yang dilakukan Satgas Pamtas Republik Indonesia-Malaysia Yonif 643 Wanara Sakti saat memberi wawasan kebangsaan lewat permainan Wisata Matematika Bela Negara (WBMN) di Desa Bantan, Kec. Sekayam, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat.

Berbagi Ilmu Wawasan Kebangsaan Lewat Permainan Wisata Matematika Bela Negara Satgas Pamtas Republik Indonesia-Malaysia Yonif 643 Wanara Sakti Pos Bantan dipimpin Serda Tedy, bersama 5 personil ini  bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, cinta tanah air, dan kekompakan anak-anak di tapal batas negara ini 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns, Letkol Inf Hendro Wicaksono, S.I.P. dalam keterangannya di Pos Kotis Entikong, Sabtu (28/5/2021).

Kegiatan Wisata Matematika Bela Negara tersebut diikuti oleh sekitar 30 orang anak-anak SD sampai dengan SMA warga desa Bantan,  Kec. Sekayam,  Kabupaten Sanggau bertempat di lapangan voli desa Bantan. 

Dansatgas mengatakan pentingnya menanamkan sejak nilai-nilai kebangsaan sejak usia dini agar anak-anak mengerti dan mencintai tanah air ibu pertiwi. Dengan metode permainan Wisata Matematika Bela Negara yang menyenangkan anak-anak jauh lebih mudah mengerti apa diajarkan.

"Diharapkan nantinya, anak-anak ini walaupun dengan segala keterbatasan di wilayah perbatasan bisa menjadi generasi penerus bangsa yang berdisiplin mempunyai nilai-nilai kebangsaan dan berkarakter," ungkap Dansatgas.

Dansatgas menambahkan personel Satgas sebelum berangkat tugas sudah dibekali berbagai pengetahuan sebagai tenaga pendidik yang dipersiapkan tiap-tiap Pos, untuk ikut serta membantu dunia pendidikan dengan mengajar di sekolah maupun luar sekolah di wilayah perbatasan.

"Salah satu peran prajurit di medan tugas perbatasan ini, selain sebagai Garda terdepan menjaga kedaulatan NKRI, juga turut serta dalam memajukan pendidikan di wilayah perbatasan," tutur Dansatgas.

Sementara itu, Martinus, tokoh masyarakat Desa Bantan menyampaikan ungkapan rasa terima kasih atas kepedulian personel Satgas Pantas Yonif Mekanis 643/Wns dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dalam cara permainan yang baru, mudah dan terlebih lagi sangat menyenangkan.

"Meski kegiatan ini tergolong baru, namun saat pelaksanaan anak-anak sangat bersemangat dan bergembira menerima ilmu tentang wawasan kebangsaan yang disajikan dengan permainan baru yang diajarkan bapak TNI, semoga ini menjadi energi positif bagi murid disini untuk meningkatkan semangat mencintai tanah air," pungkas Bapak Martinus.

Diterbitkan di Berita