bensinkita.com

Setelah berhasil mengoperasikan dua kapal tanker minyak raksasa jenis Very Large Crude Carrier (VLCC), Pertamina Pride dan Pertamina Prime, PT Pertamina International Shipping (PIS) kini akan membangun dua unit kapal gas (kargo) guna pengembangan bisnis Pertamina.

Direktur Utama PIS Erry Widastono mengatakan, potensi pasar perkapalan saat ini masih sangat besar. “Dalam waktu dekat kita juga akan bangun dua unit kapal gas dalam rangka pengembangan bisnis Pertamina,” ungkapnya.

Menurut Erry, mekanisme pembayaran dan pengiriman dalam bisnis perkapalan telah mengalami perubahan. yang selama ini dikelola dengan pola CFR (Cost and Freight) di Sebelumnya, eksportir menanggung biaya transportasi barang di kapal sampai dengan pelabuhan tujuan dengan pola CFR (Cost and Freight). Namun saat ini sudah diubah menjadi FOB (Free on Board), yakni pelanggan yang menanggung biaya transportasi.

Untuk itu, menurutnya membutuhkan alat angkut baru.  “Kami selanjutnya juga akan fokus ke pengembangan kapal gas seperti yang dibilang tadi, potensi market Pertamina begitu besar,” ujarnya.

Sebagai perusahaan perkapalan yang berorientasi pada konsumen, lanjut Erry, PIS terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan energi dengan terus melahirkan berbagai terobosan.

Salah satu yang telah dilakukan adalah menghadirkan kapal tanker raksasa, VLCC Pertamina Pride yang berkapasitas 2 juta barel dan dibangun di Galangan Japan Marine United (JMU) sejak 2018.

“VLCC Pertamina Pride ini bertujuan untuk mempermudah alur distribusi energi dan mengamankan pasokan kebutuhan captive crude ke refinery (kilang) Pertamina secara FOB Ras Tanura – Cilacap dengan lebih efisien, sehingga siap menjadi urat nadi distribusi energi untuk negeri,” tuturnya.

Diterbitkan di Berita