alinea.id Presiden Amerika Serikat Joe Biden telah mengirimkan ucapan selamat atas perayaan Hari Ulang Tahun ke-76 Republik Indonesia kepada Presiden Joko Widodo.

"Atas nama AS, saya mengucapkan salam hangat kepada Anda dan rakyat Indonesia yang merayakan HUT Kemerdekaan ke-76 RI pada tanggal 17 Agustus," tutur Biden seperti dikutip dari keterangan resmi Kedutaan Besar AS di Indonesia.

Lebih lanjut, Biden menyatakan bahwa AS sangat menghargai kepemimpinan demokratis Indonesia di kawasan Indo-Pasifik. 

"Kemitraan strategis yang erat di antara kedua negara kita kini semakin penting dibanding sebelumnya," lanjutnya. Biden menyampaikan harapannya agar AS dan Indonesia dapat semakin mempererat hubungan kerja sama mereak.

"Kami menantikan untuk bekerja sama guna mempererat hubungan ekonomi dan hubungan antarrakyat kedua negara, melawan pandemik Covid-19, mendorong pemulihan hijau, serta mempromosikan perdamaian dan stabilitas di seluruh Indo-Pasifik dan kawasan-kawasan lainnya," ungkap Biden.

Diterbitkan di Berita

JAKARTA, KOMPAS.TV- Presiden Joko Widodo mengenakan pakaian adat Pepadun dari Provinsi Lampung pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2021 yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 17 Agustus 2021.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi memang kerap mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia dalam upacara-upacara kenegaraan.

Demikian keterangan tertulis dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Selasa (17/8/2021).

“Pada kesempatan kali ini, Presiden memilih untuk mengenakan pakaian adat Pepadun dari Provinsi Lampung. Pakaian adat yang dipakai Presiden terdiri atas baju lengan panjang berwarna putih yang dipadukan dengan celana panjang berwarna putih juga,” tulis Biro Pers.

“Di luarnya, dibalut dengan sarung tumpal yaitu kain sarung khas Lampung yang dipakai Kepala Negara menutup celana dari pinggang hingga lutut. Penampilan Presiden dilengkapi dengan kain selendang, ikat pinggang, dan tutup kepala yang semuanya berwarna senada merah.”

Sementara itu, Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengenakan busana nasional berwarna gading dilengkapi kain songket. Penampilan sederhana Ibu Iriana tampak dilengkapi dengan jilbab berwarna senada.

Sedangkan, Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Ibu Wury Ma'ruf Amin tampak serasi mengenakan pakaian adat Sunda dari Sukabumi, Jawa Barat. Wapres terlihat cukup elegan dengan setelan jas tertutup (beskap) dan celana panjang warna biru yang dipadukan dengan kain samping batik yang diikatkan di pinggang.

“Selaras dengan Wapres, Ibu Wury juga tampak anggun mengenakan kebaya bersulam warna biru polos dengan bawahan kain jarik putih bermotif batik khas Sunda yang biasa disebut sarung kebat atau sinjang bundle,” tulis Biro Pers.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti | Editor : Iman Firdaus

Diterbitkan di Berita

stella maris Liputan6.com, Jakarta Pada 17 Agustus 2021 adalah tahun kedua Indonesia merayakan kemerdekaannya di tengah pandemi Covid-19. Tahun lalu, HUT RI hanya digelar acara kenegaraan saja, namun tahun ini seluruh masyarakat Indonesia bisa merayakan HUT RI dengan semarak.

Ya, masyarakat dari Sabang sampai Merauke kini bisa mengikuti festival kemerdekaan secara virtual di bulan kemerdekaan. Namun sebelum membahas festivalnya, sebenarnya apa itu Bulan Kemerdekaan? 

"Selama ini kita merayakan kemerdekaan dalam tradisi masyarakat yang selalu ada perlombaan dan pameran. Selama sebulan penuh (pada Agustus) kita mensyukuri, mendalami hikmah perjuangan dan semangat kemerdekaan," kata Menteri Sekretaris Negara RI Pratikno dalam acara peluncuran Bulan Kemerdekaan dan Rumah Digital Indonesia yang juga dihadiri Menteri Komunikasi dan Informatika RI Johnny G Plate dan Staf Khusus Kepresidenan RI yang juga Ketua Bidang Pengembangan Konten Rumah Digital Indonesia (RDI) Putri Tanjung secara virtual pada Jumat (30/7).

 

 

Dalam kesempatan itu, Johnny juga mengatakan bahwa RDI adalah gagasan cerdas dan luar biasa, serta merupakan wujud percepatan Indonesia dalam beradaptasi dengan dunia digital, di tengah keterbatasan pandemi.

"Keterbatasan pandemi tidak menghalangi kita sebagai bangsa untuk tetap menghayati nilai nasionalisme dan patriotisme. Oleh karena itu, kami menyediakan ruang untuk kegembiraan masyarakat dalam menyongsong hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia dengan Rumah Digital Indonesia," kata Johnny.

 
 

Cerita di Balik Rumah Digital Indonesia

 

 

Sosok yang mengembangkan RDI adalah Putri Tanjung. Sebagai kaum milenial, Putri Tanjung mengatakan bahwa semangat kemerdekaan harus tetap bergelora, meski di masa pandemi.

Ya, semarak kemerdekaan RI bisa diikuti seluruh lapisan masyarakat hanya dari rumah saja.

"Rumah Digital Indonesia hadir sebagai wadah partisipasi dan kebersamaan tanpa ada sekat. Semua bisa membuat karya dan mengapresiasi produk UMKM, belajar lebih mengenal Indonesia dengan segala keragaman budaya," kata Putri Tanjung.

Lalu apa saja yang dihadirkan dalam festival RDI ini? Putri Tanjung menjelaskan bahwa banyak kegiatan yang dilakukan offline saat HUT RI, diikuti secara online.

Mulai dari area perlombaan di mana masyarakat bisa mengikuti perlombaan khas 17-an seperti lomba makan kerupuk, balap karung, tarik tambang, hingga panjat pinang secara virtual.

"Saingannya bukan cuma tetangga satu RT tapi semua masyarakat dari berbagai daerah lainnya," katanya.

Lalu ada ruang seni dan budaya, di mana masyarakat bisa menikmati berbagai konten kesenian yang kental dengan nuansa budaya Indonesia dari masyarakat umum, antara lain berupa tarian nuansa nasional dan kedaerahan, pembacaan puisi, pertunjukan teater, drama, monolog, film pendek, hingga penampilan musik.

Juga hadir bazaar virtual produk UMKM unggulan dari 34 provinsi yang terhubung dengan empat marketplace karya anak bangsa dalam Pasar Lokal. Tak ketinggalan ruang literasi digital, Petualangan Nusantara dan Wajah Indonesia, serta Panggung Nasional.

"Rumah Digital Indonesia ini merupakan perwujudan rumah yang inklusif dan kolaboratif dan terwujud dari lintas kementerian," kata Putri Tanjung yang juga menjelaskan bahwa ada ruang untuk saling berdonasi atau membantu sesama.

Nah buat seluruh masyarakat Indonesia yang ingin mengikuti festival ini, Rumah Digital Indonesia bisa diakses mulai 1 Agustus 2021 dan hadir selama bulan kemerdekaan. Masyarakat juga bisa mengirimkan karyanya ke tautan  sampai 20 Agustus 2021.

Nantinya sederetan artis kenamaan juga akan tampil dalam acara pembukaan, seperti Nadine Amizah, Teddy Adhitya, Sivia, Idgitaf, dan masih banyak lagi. Informasi selengkapnya follow akun Instagram @rumahdigitalindonesia.id dan websites-nya di sini.

"Jadilah bagian dari sejarah dengan mengikuti festival virtual kemerdekaan tahun ini," tutup Putri Tanjung.

Diterbitkan di Berita