KABUL, KOMPAS.TV – Beredar rekaman video viral yang memperlihatkan seseorang yang diduga digantung dari helikopter Black Hawk peninggalan militer Amerika Serikat (AS) di langit Kandahar, Afghanistan, Selasa (31/8/2021).

Banyak yang menyatakan bahwa Taliban tengah mengeksekusi seseorang dengan menggantungnya dari helikopter. Sebelumnya, seperti diwartakan New York Post, akun Talib Times mengunggah sebuah video yang menampakkan seseorang tergantung dari sebuah helikopter.

“Angkatan Udara kita,” tulis Talib Times, yang mengaku akun resmi Taliban berbahasa Inggris, Selasa. Dalam video itu, terlihat seseorang digantung di bawah helikopter yang mengudara di langit Kandahar.

Namun, Talib Times tidak menjelaskan apakah seseorang yang tergantung itu masih hidup atau tidak.

 

Rekaman video yang diunggah oleh akun Twitter Talilb Times yang mengaku akun resmi berbahasa Inggris milik Taliban memperlihatkan seseorang yang tampak menggantung pada Selasa (31/8/2021). (Sumber: Twitter)

 

Sejumlah anggota Kongres AS dari Partai Republik, termasuk Senator Ted Cruz dan Dan Crenshaw dari Texas, menyebarkan kabar mengejutkan itu.

Taliban menggantung seseorang dari helikopter di Kandahar,” unggah akun komedi @Holbornlolz yang memiliki 73,7 ribu pengikut.

Cruz menggunakan cuitan itu untuk menuding dan menyalahkan Presiden AS Joe Biden atas ‘bencana’ yang terjadi di Afghanistan. “Gambar mengerikan ini merangkum bencana Afghanistan Joe Biden: Taliban menggantung seorang pria dari helikopter Blackhawk AS. Tragis. Tak terbayangkan,” tulisnya.

Crenshaw juga menggunakan video yang di beberapa bagian tampak buram itu untuk mengkritik kebijakan penarikan seluruh pasukan AS oleh Biden. “Dalam dunia jahanam mana ide menyerahkan sebuah negara pada orang-orang ini adalah ide bagus?!” cuitnya.

Sejumlah akun Twitter populer juga turut menyebarkan kabar itu.

Jurnalis India Sudhir Chaudhary yang memiliki lebih dari 6 juta pengikut, mencuitkan pesan di akun Twitternya, “Taliban menggantung seseorang, diduga seorang penerjemah Amerika, dari sebuah helikopter Blackhawk AS.”

Faktanya, seperti dilansir dari CNN, tak ada seorang pun yang dieksekusi dari helikopter di Kandahar seperti yang ditunjukkan dalam video yang viral itu.

Video lain menunjukkan seseorang yang tergantung di helikopter ternyata mengenakan tali pengaman harness di tubuhnya, dan bukan tali yang melilit lehernya. Dan lelaki itu kelihatan bergerak bebas, bahkan tampak melambaikan tangan.

Belum dapat dikonfirmasi segera apa yang tepatnya tengah dilakukan lelaki yang menggantung di helikopter itu.

Namun, Bilal Sarwary, seorang jurnalis Afghanistan yang berhasil meninggalkan negara itu melalui evakuasi pada akhir Agustus, mencuitkan sebuah pesan di akun Twitternya pada Selasa.

Pilot Afghanistan yang menerbangkan (helikopter) ini adalah seseorang yang saya kenal bertahun-tahun. Ia pernah dilatih di AS dan UAE (Uni Emirat Arab), ia mengonfirmasi pada saya bahwa ia menerbangkan helikopter Blackhawk itu. (Ternyata) pasukan Taliban berupaya memasang bendera Taliban dari udara, tapi tampaknya itu tidak berhasil,” urainya.

Diterbitkan di Berita

KBRN, Jakarta: Pusat Kelaikan Kemhan RI menyerahkan Sertifikat Kelaikudaraan Militer jenis Helikopter BELL-412 EPI SN.37026 Noreg: HA-5225 dan SN.37027 Noreg: HA-5226 kepada PT Dirgantara Indonesia (Persero).

Kapuslaik Laksma TNI Teguh Sugiono, S.E., M.M mengucapkan selamat kepada PT Dirgantara Indonesia (Persero). 

"Sertifikat yang diberikan, kedepannya dapat bermanfaat demi kemajuan PT Dirgantara Indonesia (Persero) sebagai Industri dalam mendukung pertahanan negara," kata Teguh di akun Instagram Kemhan RI yang dilihat rri.co.id, Jumat (26/2/2021).

Dikutip dari Wikipedia, Bell 412 adalah sebuah helikopter serbaguna yang diproduksi oleh Bell Helicopter Textron. Helikopter ini adalah pengembangan dari model Bell 212, perbedaan utamanya terletak pada 4 bilah rotor utama komposit.

Bell 412 yang diproduksi oleh PT Dirgantara Indonesia dinamakan NBell 412. 

Diterbitkan di Berita