KBRN, Jakarta: Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito menekankan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat terhadap pelaku perjalanan orang dalam negeri di masa pandemi, baik darat, laut, dan udara. 

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No.14 Tahun 2021, yang merupakan tindak lanjut penerapan PPKM Darurat pada 3-20 Juli 2021. 

Ganip mengatakan pihaknya akan berkolaborasi bersama kementerian dan lembaga terkait pada proses pemantauan, pengendalian, serta evaluasi. 

"Yang pertama, satgas daerah dibantu otoritas penyelenggaraan transportasi umum melakukan pengendalian dengan membentuk pos pengamanan terpadu," kata Ganip dalam konferensi pers virtual, Jumat (2/7/2021) malam. 

Selanjutnya, Ganip mengimbau otoritas pengelola dan penyelenggaraan transportasi umum untuk melakukan pengawasan selama penyelenggaraan operasional transportasi umum 

"Yang ketiga, kementerian lembaga, TNI polri dan pemerintah daerah berhak melakukan pelarangan perjalanan selama tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan," tegasnya. 

Keempat, instansi berwenang melaksanakan pendisiplinan prokes dan penegakan hukum sesuai peraturan perundang-undangan. 

Kelima, otoritas penyelanggaraan transportasi umum wajib memverifikasi keabsahan surat keterangan negatif RT PCR atau antigen untuk mencegah pemalsuan. 

"Keenam, pemalsuan surat keterangan RT PCR dan rapid tes antigen dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujarnya. 

"Demikian poin poin di dalam Surat Edaran Satgas Nomor 14 tahun 2021 berlaku efektif per 3 Juli 2021 sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian sesuai dengan kebutuhan dan atau dengan perkembangan terakhir di lapangan," pungkasnya.

Diterbitkan di Berita
Adhyasta Dirgantara - detikNews Jakarta - Tenaga Ahli BNPB, Egy Massadiah mengatakan penyerahan jabatan Kepala BNPB oleh Doni Monardo kepada Ganip Warsito bak mengulang peristiwa dua dekade silam.
 
Egy mengatakan Doni pernah menyerahkan tongkat komando batalion ke Ganip di Bali pada 1999-2001.

"Peristiwa berulang. Pada tahun 1999-2001 Letkol Inf. Doni Monardo menjabat Komandan Batalyon 741/Satya Bhakti Wirottama, Singaraja Bali. Tongkat komando batalyon yang ada di Pulau Bali ini dilanjutkan oleh Mayor Inf. Ganip Warsito," papar Egy saat dihubungi detikcom, Selasa (25/5/2021).

"Hari ini tanggal 25 Mei 2021 Letjen TNI Ganip Warsito melanjutkan tongkat komando di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)," sambungnya.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Letjen TNI Ganip Warsito sebagai Kepala BNPB yang baru, menggantikan Doni Monardo. Egy menyebut Doni akan melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) kepada Ganip pukul 14.00 WIB nanti.

"Betul (sertijab). Pukul 14.00 WIB di Aula Soetopo," ujar Egy.

Egy menjelaskan sertijab digelar secara tertutup untuk mencegah terjadinya kerumunan. Dia menegaskan sertijab yang dilakukan tertutup bukan berarti bersifat rahasia.

"Protokol kesehatan, nggak boleh (dihadiri tamu dari luar). Bukan berarti rahasia, tapi protokol kesehatan," katanya.

Sekilas mengenai Letjen Ganip Warsito, dirinya menjabat sebagai Kasum TNI sejak 26 Januari 2021. Sebelum menjadi Kasum TNI, Ganip Warsito menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III. Markas Kogabwilhan III berada di Biak, Papua dengan wilayah meliputi Pulau Maluku dan Pulau Papua.

Saat berpangkat sebagai mayor jenderal, Ganip Warsito pernah menjabat sebagai Pangdam XII/Merdeka pada 2016 sampai 2018. Kemudian Jadi Asops Panglima TNI pada 2019.

(aud/aud)

Diterbitkan di Berita