Jakarta, CNN Indonesia -- Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil meraih akreditasi dari The Association to Advance Collegiate Schools of Business (AACSB) selaku lembaga akreditasi Internasional khusus sekolah bisnis.

Hal itu disampaikan oleh Rektor ITB Reini Wirahadikusumah. Dia menuturkan, hingga saat ini untuk program-program studi yang berada di 12 Fakultas/Sekolah di ITB telah 34 (25 persen) terakreditasi internasional dan 59 (43 persen) mendapatkan predikat unggul dari BAN-PT.

"Alhamdulillah hari ini AACSB menambah jumlah program studi yang terakreditasi internasional untuk ITB sebagai suatu institusi pendidikan yang menyelenggarakan program pendidikan bisnis, khususnya di SBM," ujar Reini melalui keterangan resmi yang diterima, Rabu (17/11).

Institut Teknologi Bandung

Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB) meraih akreditasi dari lembaga akreditasi Internasional khusus sekolah bisnis, Rabu (17/11). (Foto: Institut Teknologi Bandung)

 

Adapun akreditasi tersebut diumumkan secara resmi oleh AACSB pada Selasa (16/11). Artinya, SBM ITB menjadi salah satu dari sedikit sekolah bisnis yang berhasil memperoleh akreditasi dari AACSB, hanya sekitar 5 persen.

Reini menambahkan, pihaknya akan menindaklanjuti arahan dari para reviewers AACSB. Misalnya, mensinergikan berbagai kekuatan kompetensi dan keilmuan dengan mendorong pembentukan beberapa program studi di tingkat magister yang multi-disiplin.

"Sehingga SBM dan fakultas atau sekolah lain akan lebih meningkatkan relevansinya. Sinergi di berbagai aktivitas sivitas akademika ITB akan didukung oleh sistem manajemen kampus terintegrasi yang sedang kami upayakan sampai dengan beberapa tahun ke depan," paparnya.

Sementara itu, Dekan SBM ITB Utomo Sarjono Putro mengatakan, pencapaian tersebut merupakan kerja keras dari para dosen, staf, dewan sekolah, mitra industri, mitra universitas, mahasiswa, serta alumni yang berdedikasi.

"Kami bangga dan merupakan kehormatan SBM ITB telah menerima akreditasi dari AACSB. SBM ITB berharap bisa berkolaborasi bersama sekolah bisnis lain di dunia untuk berinovasi dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat Indonesia dan global," katanya.

Seperti diketahui, AACSB merupakan lembaga akreditasi bagi sekolah bisnis yang berdiri sejak 1916. AACSB menghubungkan para mahasiswa, pengajar dan pelaku bisnis seluruh dunia. 

AACSB yang berada di 100 negara menerapkan standar tinggi dalam memberikan akreditasi bagi sekolah bisnis sehingga hanya sedikit sekolah yang memperoleh akreditasi.

Sebanyak 890 institusi di 58 negara telah mendapat akreditasi dari AACSB. AACSB memberikan akreditasi bagi sekolah bisnis yang terbukti sangat unggul pada semua hal, termasuk pengajaran, penelitian, pengembangan kurikulum dan proses belajar mahasiswa.

Selain itu, akreditasi diberikan kepada sekolah bisnis yang fokus mewujudkan misinya, menciptakan inovasi dan memberikan dampak bagi banyak pihak. "Hanya sekolah bisnis yang memiliki sumber daya cukup dan berkomitmen memberikan edukasi terbaik bagi mahasiswa yang bisa meraih akreditasi dari AACSB."

(rea)

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20211117171653-25-722561/sbm-itb-raih-akreditasi-dari-lembaga-akreditasi-internasional-aacsb

 

Diterbitkan di Berita

KOMPAS.com - Dari 3.762 prodi di seluruh Indonesia yang terakreditasi nasional (BAN-PT) dengan peringkat A, hanya sekitar 10,5 persen terekognisi internasional.

Akreditasi internasional dilakukan lembaga akreditasi dari negara lain atas permintaan perguruan tinggi atau program studi untuk melakukan kaji ulang dan evaluasi terhadap kriteria/standar mutu program studi.

Melansir laman Institut Teknologi Bandung (ITB), ada tiga dimensi yang berhubungan dengan akreditasi internasional, yaitu standardisasi outcomes yang berhubungan dengan keunggulan proses pembelajaran, sistem, dan mekanisme penjaminan mutu prodi dan rekognisi internasional yang dapat digunakan untuk branding prodi.

Di era globalisasi, standardisasi outcomes (kemampuan lulusan) jadi penting agar lulusan dapat bersaing dengan lulusan prodi sejenis dari negara lain, baik untuk pekerjaan di dalam negeri maupun di luar negeri.

Outcomes based education adalah suatu keniscayaan agar prodi dapat menghasilkan lulusan yang dapat berkompetisi secara global dan prodi dapat membangun sistem penjaminan mutu yang terstruktur dan terukur.

Di atas semua itu, tentunya keberadaan prodi harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bangsa, dan negara, khususnya dalam rangka menyediakan sumber daya manusia unggul dan bermutu.

Berikut adalah daftar program studi di ITB yang terakreditasi internasional, merangkum laman ITB, Jumat (27/8/2021):

Accreditation Board for Engineering and Technology (ABET)

  1. S-1 Teknik Elektro, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB (2009-Present)
  2. S-1 Teknik Kelautan, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB (2009-Present)
  3. S-1 Teknik Fisika, Fakultas Teknologi Industri ITB (2010-Present) S-1 Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri ITB (2010-Present)
  4. S-1 Teknik Informatika, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB (2012-Present)
  5. S-1 Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri ITB (2012-Present) S-1 Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB (2012-Present)
  6. S-1 Teknik Sipil, Fakultas Teknologi Sipil dan Lingkungan ITB (2013-Present)
  7. S-1 Teknik Perminyakan, Fakultas Teknik Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB (2013-Present)
  8. S-1 Teknik Pertambangan opsi Tambang Umum, Fakultas Teknik Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB (2015-Present)
  9. S-1 Manajemen Rekayasa, Fakultas Teknologi Industri ITB (2015-Present)
  10. S-1 Teknik Telekomunikasi, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB (2016-Present)
  11. S-1 Teknik Tenaga Listrik, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB (2016-Present)
  12. S-1 Sistem dan Teknologi Informasi, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB (2020-Present)

ASIIN e. V.

  1. S-1 Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ITB (2015-2021)
  2. S-1 Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ITB (2015-2021)
  3. S-1 Astronomi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ITB (2015-2021)
  4. S-1 Biologi, Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati ITB (2020-2022)
  5. S-1 Mikrobiologi, Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati ITB (2020-2022)
  6. S-1 Sains dan Teknologi Farmasi, Sekolah Farmasi ITB (2020-2022)
  7. S-1 Farmasi Klinik dan Komunitas, Sekolah Farmasi ITB (2020-2022)
  8. S-1 Teknik Mesin, Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB (2016-2021)
  9. S-1 Teknik Dirgantara, Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB (2016-2021)
  10. S-1 Teknik Material, Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB (2016-2021)
  11. S-1 Teknik Geofisika, Fakultas Teknik Perminyakan dan Pertambangan ITB (2016-2022)
  12. S-1 Teknik Geologi, Fakultas Teknologi dan Ilmu Kebumian ITB (2019-2024)
  13. S-1 Teknik Geodesi dan Geomatika, Fakultas Teknologi dan Ilmu Kebumian ITB (2019-2024)
  14. S-1 Perencanaan Wilayah dan Kota, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan ITB (2019-2024)

Japan Accreditation Board for Engineering Education (JABEE)

  1. S-1 Teknik Metallurgi, Fakultas Teknik Perminyakan dan Pertambangan ITB (2016)

KAAB

  1. S-1 Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan ITB (2016-Present),
  2. S-2 Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan ITB (2016-Present)

Royal Society of Chemistry (RSC)

  1. S-1 Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ITB (2018), ABEST21
  2. S-1 Manajemen, Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB (2018)
  3. S-1 Kewirausahaan, Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB (2018)
  4. S-2 Sains Manajemen, Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB (2018)
  5. S-2 Administrasi Bisnis, (kampus Bandung), Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB (2018)
  6. S-2 Administrasi Bisnis, (kampus Jakarta), Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB (2018)
  7. S-3 Sains Manajemen, Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB (2018)

Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE)

  1. S-1 Rekayasa Hayati, Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati ITB (2018-2023)
  2. S-1 Rekayasa Pertanian, Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati ITB (2020-2026)



Penulis : Ayunda Pininta Kasih


Diterbitkan di Berita