Sempat Mundur dari BGN karena Sakit, Nanik S Deyang Kini Jadi Presiden Becak Listrik

PRESIDEN BECAK LISTRIK --Nama Nanik S Deyang kembali muncul dalam aktivitas publik. Setelah sebelumnya mundur dari Badan Gizi Nasional (BGN) dengan alasan sakit dan ingin menjalani pengobatan, Nanik kini kembali aktif menjalankan kegiatan di bidang transportasi rakyat.  PRESIDEN BECAK LISTRIK --Nama Nanik S Deyang kembali muncul dalam aktivitas publik. Setelah sebelumnya mundur dari Badan Gizi Nasional (BGN) dengan alasan sakit dan ingin menjalani pengobatan, Nanik kini kembali aktif menjalankan kegiatan di bidang transportasi rakyat. 
Selasa, 15 September 2026 22:24
(0 pemilihan)

WARTAKOTALIVECOM, Jakarta -- Nama Nanik S Deyang kembali muncul dalam aktivitas publik. Setelah sebelumnya mundur dari Badan Gizi Nasional (BGN) dengan alasan sakit dan ingin menjalani pengobatan, Nanik kini kembali aktif menjalankan kegiatan di bidang transportasi rakyat.

Nanik S Deyang kini dikenal sebagai Presiden Becak Listrik Indonesia. Dalam kapasitas tersebut, ia turut terlibat dalam pendistribusian becak listrik ke berbagai daerah di Indonesia.

Kembalinya Nanik ke ruang publik terbilang menarik. Sebab, pada Juni 2026, ia diketahui mengundurkan diri dari BGN dengan alasan kesehatan. Saat itu, Nanik menyampaikan keinginannya untuk fokus berobat.

Namun setelah kondisi kesehatannya membaik, Nanik kembali menjalankan aktivitasnya. Kali ini, perhatian Nanik tertuju pada pengembangan dan distribusi becak listrik sebagai salah satu moda transportasi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Nanik juga mengingatkan para penerima becak listrik agar memanfaatkan kendaraan tersebut sebagaimana mestinya. Ia meminta becak listrik yang telah diterima tidak diperjualbelikan.

Pesan tersebut menjadi penting karena becak listrik yang dibagikan merupakan bagian dari program yang menyasar masyarakat di berbagai daerah.

Hingga kini, lebih dari 12.000 unit becak listrik telah didistribusikan ke berbagai wilayah. Jumlah tersebut masih akan bertambah karena target pengadaan becak listrik pada 2026 mencapai 70.000 unit.

Dengan target puluhan ribu unit, program becak listrik tersebut menjadi salah satu agenda yang cukup besar dalam pengembangan transportasi berbasis kendaraan listrik untuk masyarakat.

Kehadiran Nanik dalam program itu sekaligus menandai babak baru setelah sebelumnya ia berada di jajaran BGN.

Namanya sempat menjadi perhatian ketika ia memilih meninggalkan lembaga tersebut dengan alasan kesehatan.

Kini, setelah dinyatakan kembali beraktivitas, Nanik justru terlihat sibuk dengan urusan becak listrik.

Perubahan aktivitas tersebut pun menjadi sorotan tersendiri.

Dari lembaga yang menangani program gizi nasional, Nanik kini tampil sebagai sosok yang terlibat dalam pengembangan transportasi rakyat berbasis listrik.

Dengan target pengadaan 70.000 unit sepanjang 2026, perjalanan program becak listrik masih panjang. Tantangannya bukan hanya memastikan kendaraan tersebut terdistribusi, tetapi juga memastikan bantuan itu benar-benar digunakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Nanik pun mengingatkan para penerima agar tidak menjadikan becak listrik sebagai barang untuk diperjualbelikan. Kendaraan tersebut diharapkan tetap dimanfaatkan sesuai tujuan awal pemberiannya.

Kembalinya Nanik S Deyang setelah sempat mundur dari BGN karena alasan kesehatan akhirnya membawa cerita baru.

Jika sebelumnya ia dikenal melalui kiprahnya di BGN, kini namanya kembali terdengar lewat program becak listrik yang ditargetkan mencapai puluhan ribu unit pada tahun ini.

 

Sumber: https://wartakota.tribunnews.com/nasional/901213/sempat-mundur-dari-bgn-karena-sakit-nanik-s-deyang-kini-jadi-presiden-becak-listrik

 

Baca 77 kali Terakhir diubah pada Selasa, 15 September 2026 22:28
Bagikan: