Menteri PU Tegur ASN di Proyek Sekolah Rakyat: “Tak Suka Presiden, Silakan Mundur”

Selasa, 21 April 2026 15:55
(0 pemilihan)

INDOPOLITIKA – Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, melontarkan pernyataan keras kepada aparatur sipil negara (ASN) saat meninjau proyek Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, 11 April 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo secara terbuka meminta ASN yang tidak menyukai Presiden Prabowo Subianto untuk mundur dari jabatannya.

“Kalau enggak suka dengan Pak Presiden Prabowo Subianto, keluar dari ASN! Berhenti jadi ASN! Jangan buat begini,” tegas Dody di lokasi proyek. 

Pernyataan itu muncul sebagai respons atas kekecewaannya terhadap pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang dinilai tidak berjalan optimal di lapangan.

Menurut Dody, Sekolah Rakyat merupakan program prioritas pemerintah yang dirancang untuk menekan angka kemiskinan ekstrem. Karena itu, ia menilai tidak ada ruang untuk kelalaian atau pekerjaan yang setengah hati dalam pelaksanaannya.

Ia mengaku geram karena alasan yang disampaikan oleh pelaksana proyek justru semakin memperlihatkan lemahnya keseriusan dalam menjalankan program tersebut.

Meski demikian, Dody kemudian menyampaikan permintaan maaf atas pernyataannya yang dinilai emosional. Ia menegaskan bahwa kemarahannya semata-mata dilandasi keinginan agar program prioritas presiden tersebut berjalan sesuai target.

Pemerintah, kata dia, tetap berkomitmen menyelesaikan proyek Sekolah Rakyat tepat waktu, dengan target rampung pada 20 Juni 2026 agar kegiatan belajar mengajar dapat dimulai pada 1 Juli mendatang.

Pernyataan Menteri PU ini langsung memicu perhatian publik karena menyentuh relasi antara profesionalisme ASN dan loyalitas terhadap kepala negara. Di satu sisi, pemerintah menuntut kinerja maksimal dalam menjalankan program strategis nasional.

Namun di sisi lain, muncul pertanyaan apakah ekspresi kritik atau ketidaksukaan terhadap presiden dapat dijadikan ukuran dalam menilai profesionalitas aparatur negara.

Kasus ini sekaligus menyoroti dinamika internal birokrasi dalam menghadapi tekanan percepatan program prioritas. Sekolah Rakyat sebagai salah satu proyek unggulan pemerintah kini tidak hanya diuji dari sisi teknis pembangunan, tetapi juga dari bagaimana koordinasi, disiplin, dan etos kerja aparatur dijalankan di lapangan. (Red)

 

Sumber: https://indopolitika.com/menteri-pu-tegur-asn-di-proyek-sekolah-rakyat-tak-suka-presiden-silakan-mundur/

 

Baca 67 kali
Bagikan: